Prihatin Soal Jorge Martin, Casey Stoner: Marc Marquez Harusnya Cari Motor Pabrikan di Tim Selain Ducati
Anindhya Danartikanya | 13 November 2024 14:32
Bola.net - MotoGP Legend, Casey Stoner, merasa Ducati memperlakukan Jorge Martin dengan tidak adil gara-gara mendepaknya dan lebih memilih Marc Marquez untuk diletakkan di tim pabrikan pada MotoGP 2025. Menurutnya, seharusnya Marquez bisa mencari motor pabrikan di tim lain.
Kursi kedua di Ducati Lenovo Team memang jadi barang panas musim ini. Ducati tadinya punya tiga pilihan, yakni mempertahankan Enea Bastianini atau memilih salah satu di antara Martin atau Marquez. Martin sempat diunggulkan, karena ia memimpin klasemen pembalap sejak awal musim.
Nyatanya, Ducati justru memilih Marquez, yang musim ini membela Gresini Racing. Akibat keputusan Ducati ini, Martin hengkang dan menerima tawaran Aprilia sebagai pengganti Aleix Espargaro pada 2025. Akibat keputusan ini pula, Ducati kehilangan Bastianini, Marco Bezzecchi, dan Prima Pramac Racing.
Pertanyakan Cara Kerja Ducati

'Bestia' hengkang dan memilih pindah ke Red Bull KTM Tech 3, dan 'Bez' mengikuti Martin ke Aprilia. Sementara itu, Pramac merasa sakit hati karena kerja keras mereka membimbing Martin disia-siakan oleh Ducati, sehingga memilih pindah ke Yamaha. Lewat La Gazzetta dello Sport, Stoner menyebut Ducati telah melakukan kesalahan.
"Saya tak yakin ini adil. Sayang, begitulah cara Ducati bekerja. Itu alasan mereka kehilangan banyak rider. Banyak yang bertanya-tanya mengapa para rider ini harus meninggalkan motor terbaik. Namun, Anda tak hanya balapan untuk uang, Anda juga balapan untuk renjana dan senang-senang," ujar Stoner seperti yang dikutip DAZN, Senin (11/11/2024).
Juara dunia MotoGP 2007 dan 2011 ini mengaku memahami Ducati tergiur menggaet seorang delapan kali juara dunia seperti Marquez. Namun, fakta bahwa Martin tampil lebih tangguh selama dua musim terakhir tak seharusnya diabaikan. Stoner bahkan menyebut seharusnya Marquez lah yang mengalah kepada Martin.
Sebut Jorge Martin Paling Menonjol di Antara 22 Rider MotoGP
"Atas banyak alasan, saya bisa memahami keputusan itu. Namun, ini tak berarti adil. Ketika Anda punya rider yang mengerahkan segalanya dan mencolok di antara 22 pembalap tetapi kemudian seseorang datang untuk mengambil alih tempatnya, saya rasa itu tak adil. Marc bisa saja dapat motor pabrikan di tim lain," lanjut Stoner.
"Saya tak merasa adil harus memilih Marc ketimbang Martin atau Bastianini, terutama Jorge, yang telah menunjukkan kemampuannya dan selalu mengalami kemajuan. Dia layak jadi juara dunia," pungkas pembalap yang pensiun dini dalam usia 27 tahun pada akhir 2012 ini.
Akibat keputusan memilih Marquez ketimbang Martin, Ducati hanya akan menurunkan 3 tim dan 6 pembalap pada 2025. Ducati Lenovo Team akan digawangi Pecco Bagnaia dan Marquez, sementara Pertamina Enduro VR46 diisi Fabio di Giannantonio dan Franco Morbidelli. Gresini Racing bakal menaungi Alex Marquez dan Fermin Aldeguer.
Sumber: La Gazzetta dello Sport, DAZN
Baca Juga:
5 Pembalap Tim Satelit yang Sukses Jadi Juara Dunia MotoGP, Akankah Jorge Martin Menyusul?
Aleix Espargaro Cemaskan Jorge Martin di Aprilia Usai Lama Terbiasa Naik Ducati
KTM Resmi Perpanjang Kontrak Dani Pedrosa sebagai Test Rider di MotoGP 2025
Seperti Pedro Acosta: KTM Tekad Pagari David Alonso Agar Tak Direbut Pabrikan Lain di MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rodri Sebut Barcelona Bukan Favorit Juara Liga Champions
Liga Spanyol 15 September 2026, 11:09
-
Anthony Gordon Peringatkan Rival, Barcelona Sulit Dihentikan
Liga Spanyol 15 September 2026, 09:59
-
Jose Mourinho Ingin Vinicius Junior Kembali ke Performa Terbaik
Liga Spanyol 15 September 2026, 08:49
-
Pelajaran dari Comeback Inter Milan: Mental Juang Bisa Jadi Kekuatan Utama
Liga Italia 15 September 2026, 08:14
-
Marcus Thuram Puas dengan Respons Inter Milan Usai Comeback Lawan Udinese
Liga Italia 15 September 2026, 07:39
LATEST UPDATE
-
Gabriel Jesus Dukung Lamine Yamal Menangkan Ballon d'Or 2026: Dia Sangat Layak untuk Itu!
Liga Spanyol 15 September 2026, 19:30
-
Rodri Akhirnya Ungkap Alasan Pilih Barcelona Ketimbang Real Madrid: Kuncinya di Pelatih!
Liga Spanyol 15 September 2026, 19:15
-
Ipswich Town Pede Bisa Singkirkan Arsenal dari Carabao Cup
Liga Inggris 15 September 2026, 18:59
-
Lawan Ipswich Town, Arsenal Bakal Berikan Kesempatan Bermain untuk Bocah 16 Tahun Ini?
Liga Inggris 15 September 2026, 18:47
-
Main di Anfield, Liverpool Pede Singkirkan Tottenham dari Carabao Cup
Liga Inggris 15 September 2026, 18:32
-
Jay Idzes Cedera Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Bagaimana Kondisinya?
Tim Nasional 15 September 2026, 18:32
-
Lawan Tottenham, Andoni Iraola Isyaratkan Bakal Rotasi Pemain Liverpool
Liga Inggris 15 September 2026, 18:20
-
Pesona Dimitar Mitkov Bersama Madura United: 4 Gol dan Puncaki Top Skor BRI Super League
Bola Indonesia 15 September 2026, 17:47
-
Arema FC Lengkapi 11 Pemain Asing: Penyerang Muda Nigeria Jadi Rekrutan Terakhir
Bola Indonesia 15 September 2026, 17:15
-
Arema FC Imbau Suporter Persik Kediri Tak Hadir di Kanjuruhan, Ini Alasannya
Bola Indonesia 15 September 2026, 16:48
-
Dari Aceh hingga NTT, YPP Emtek Media Hadirkan Harapan bagi Warga Terdampak Bencana
Lain Lain 15 September 2026, 16:35
-
Elche Punya Rencana Khusus Hadapi Real Madrid: Bukan Parkir Bus, tapi Kuasai Bola
Liga Spanyol 15 September 2026, 16:12
-
Rodri Buka-bukan Ungkap Alasan Tolak Real Madrid dan Pilih Barcelona: Bukan Keputusan Mudah
Liga Spanyol 15 September 2026, 15:45
-
KONI Dukung PB ESI di Bawah Herindra, Bidik Prestasi Dunia dan Perkuat Game Lokal
Olahraga Lain-Lain 15 September 2026, 15:27
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

