Quartararo Akui Stres Dibanding-bandingkan dengan Marquez
Anindhya Danartikanya | 24 Juli 2019 10:15
Bola.net - Debutan Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo sempat stres saat orang-orang menyebutnya 'The Next Marc Marquez', yakni saat ia mulai berkarier di Grand Prix pada 2015. Meski begitu, masa-masa berat ini justru membuatnya dapat pelajaran berharga di MotoGP.
Quartararo menggemparkan dunia balap motor usai menjuarai CEV Moto3 2013-2014, prestasi yang membuatnya diperbolehkan masuk ke Moto3 2015 saat belum genap 16 tahun. Prestasi ini pula yang membuat orang-orang mematok ekspektasi tinggi padanya.
Membela Estrella Galicia 0,0, Quartararo langsung meraih 2 pole dan 2 podium, namun absen 6 seri akibat cedera engkel. Setahun setelahnya, ia pindah ke Leopard Racing, dan justru paceklik podium. Hasil terbaiknya hanyalah finis keempat di Austria dan Malaysia.
Tubuh tinggi juga membuatnya naik ke Moto2 lebih dini. Dalam usia 18 tahun, ia susah payah adaptasi. Namun ia terus bekerja keras, hingga meraih kemenangan di Catalunya tahun lalu. Performa gemilang sepanjang 2018 membuatnya dilirik Yamaha.
Pikul Beban Terlalu Besar

Naik ke MotoGP justru membuat Quartararo tampil eksplosif. Dalam 9 seri pertama musim ini, ia merebut 3 pole, serta 2 podium yang ia raih dalam kondisi cedera arm pump. "Kini saya sudah punya pandangan jelas soal apa yang saya lakukan," ujarnya via Motor Sport Magazine.
"Saat dibandingkan dengan Marc, saya masih 16 tahun. Beban saya terlalu besar, jadi saya stres. Setelahnya saya mengalami cedera engkel dan absen 6 balapan, lalu pada tahun berikutnya bersama Leopard saya menjalani musim yang berat," lanjutnya.
Buruk untuk Hasil, Baik untuk Pengalaman
El Diablo pun menyatakan masa-masa sulit ini memberinya banyak pengalaman, dan kemampuan melihat sisi positif lebih jeli ketika mengalami momen-momen negatif.
"Tahun-tahun berat ini memberi banyak pengalaman. Situasi itu berdampak buruk pada hasil, tapi sangat baik untuk pengalaman. Tiap momen baik di Leopard adalah kesuksesan besar, karena 95% dari semua momen sangatlah negatif," kisahnya.
Senang Dikelilingi Tim yang Baik
Kini, Quartararo pun seolah menemukan 'rumah' di Petronas Yamaha SRT. Selain mendapatkan motor dengan kualitas baik dan cocok dengan gaya balapnya, ia juga dikelilingi kru yang sudah seperti keluarganya sendiri.
"Semua ini mengajarkan saya bisa belajar dari momen negatif dan mengambil hal positif. Tahun ini tim kami sangat senang. Saya sangat menikmati semua momen, begitu juga mereka. Sangat menyenangkan punya atmosfer yang baik dalam tim kami," tutupnya.
Quartararo akan kembali turun lintasan di MotoGP Ceko pada 2-4 Agustus mendatang. Saat ini ia tengah duduk di peringkat kedelapan pada klasemen pebalap dengan 67 poin, hanya tertinggal 13 poin dari Valentino Rossi.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
-
Ducati Tak Gentar Aprilia Siapkan Team Order untuk Jorge Martin di MotoGP Australia 2026
Otomotif 23 Oktober 2026, 16:09
-
Pembalap Aprilia Bantah Ada Rapat Bahas Team Order untuk Jorge Martin: Hanya Minum Kopi
Otomotif 22 Oktober 2026, 23:46
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







