Raul Fernandez Mengaku 'Dihasut' agar Ragu Gabung KTM di MotoGP 2022
Anindhya Danartikanya | 25 November 2021 10:47
Bola.net - Runner up Moto2 2021, Raul Fernandez, mengaku dirinya sempat dipengaruhi oleh orang-orang yang ingin menjegal kariernya agar ragu bergabung Tech 3 KTM Factory Racing di MotoGP 2022. Hal ini ia nyatakan dalam wawancara dengan Motorsport Espana di sela uji coba pascamusim Jerez, Spanyol, pada Kamis (18/11/2021).
Fernandez diketahui menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun dengan KTM pada akhir 2019 lalu, dan ia pun turun di Moto3 bersama Red Bull KTM Ajo pada 2020. Usai mengoleksi 4 podium, 2 kemenangan, 6 pole, dan duduk di peringkat 4, ia membela tim yang sama pada 2021 namun naik ke Moto2, di mana ia tampil menggila.
Meski berstatus debutan, Fernandez meraih 12 podium, 8 kemenangan, dan 7 pole. Kemenangannya melibas rekor jumlah kemenangan debutan yang tadinya dipegang Marc Marquez (7) pada 2011. Melihat performa Fernandez yang mentereng ini, Yamaha pun merayunya untuk membela tim satelit mereka di MotoGP 2022.
Yamaha bahkan sudah berniat membeli kontrak Fernandez dari KTM senilai EUR 500.000. Namun, transaksi itu ditolak begitu saja oleh KTM di sela Seri Austria pada Agustus lalu dengan cara mengumumkan Fernandez sebagai pembalap Tech 3 di MotoGP 2022. Kala itu Fernandez naik pitam karena pengumuman itu dirilis tanpa izinnya.
Tak Merasa Tanda Tangan Kontrak, Tapi Bahagia

Fernandez juga tak menutupi rasa kesalnya pada KTM, karena ia lebih memilih membela tim satelit Yamaha. Rider Spanyol ini hanya bisa pasrah menjalani kontraknya yang masih tersisa dengan KTM pada 2022. Meski begitu, beberapa bulan belakangan, Fernandez justru berubah pikiran dan mengaku merasa bahagia.
Ia tampak senang, terutama usai menjajal RC16 untuk pertama kali dalam uji coba Misano pada September, meski tak merasa pernah tanda tangan kontrak MotoGP dengan KTM. "Saya tak tahu. Saya tak tahu apa kontrak itu sudah saya tanda tangani, dan saya tak mau tahu. Tapi yang jelas saya sangat bahagia," ujarnya.
Fernandez pun mensinyalir ada pihak-pihak yang tak menginginkannya bergabung dengan KTM di MotoGP, hingga ia sempat terpengaruh agar merapat ke Yamaha. Seperti yang diketahui, usai musim Moto2 berakhir, Fernandez menuduh Red Bull KTM Ajo menganaktirikan dirinya dan lebih memihak kepada Remy Gardner.
Fernandez mengaku dirinya, sebagai debutan, tak mendapatkan dukungan moral yang mumpuni dari petinggi tim tersebut. Ia juga menyebut Gardner mampu meraih gelar dunia musim ini karena jalannya dimuluskan oleh tim, sementara Fernandez merasa tak mendapatkan tuntunan dari tim hingga gagal jadi juara dunia.
Senang Bertahan di Struktur KTM

"Ada beberapa momen yang sangat sulit pada masa-masa saya di Moto2, karena orang-orang yang tak percaya pada saya membuat saya sangat meragukan KTM. Namun, pada akhirnya kami akan membela KTM dengan arah yang sama, berjuang bersama, dan saya sangat termotivasi," ungkap kakak dari rider Moto3, Adrian Fernandez, ini.
Fernandez bahkan belakangan blak-blakan menyebut bahwa bertahan di struktur KTM adalah langkah tepat karena selama ini ia berkembang di bawah bendera pabrikan Austria tersebut sejak turun di Red Bull Rookies Cup, FIM CEV Repsol Moto3, dan bahkan Moto3.
"KTM telah membentuk keluarga yang hebat, dan saya ingin bertahan dengan mereka selama bertahun-tahun. Tumbuh dewasa dengan mereka sejak Rookies Cup dan kemudian turun di MotoGP sangatlah menyenangkan," ungkap pembalap berusia 21 tahun ini.
Uniknya, musim depan ia akan kembali bertandem dengan Gardner. Kedua pembalap ini pun diharapkan bisa tampil baik dan menjadi masa depan KTM. Namun, atmosfer garasi Tech 3 mereka layak diamati mengingat keduanya juga akan memperebutkan kursi di tim pabrikan Red Bull KTM Factory Racing pada 2023 nanti.
Sumber: Motorsport Espana
Baca Juga:
MotoGP Resmi Bakal Pakai Bahan Bakar 100% Non-Fosil pada 2027
Bersitegang dengan Remy Gardner, Raul Fernandez Sebut KTM Ajo Tak Beri Perlakuan Adil
Joan Mir: Marc Marquez Pasti Bisa Bangkit dari 2 Cedera Beratnya
Bukan Sepang: Lorenzo Anggap Rossi Gagal Juarai MotoGP 2015 Gara-Gara Konflik di Argentina
Belum Nyaman, Maverick Vinales Tetap Senang Akhirnya Pindah ke Aprilia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
LATEST UPDATE
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

