Sean Gelael Tembus 15 Besar di Red Bull Ring
Editor Bolanet | 3 Juni 2013 17:15
- Setelah menempati podium tiga di Formula 3 Inggris di Silverstone pekan lalu, Sean Gelael kembali tampil kompetitif di FIA Formula 3 Eropa di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, 1-2 Juni lalu. Pebalap nasional ini berhasil menembus posisi 15 besar.
Di lintasan yang dikelilingi pegunungan berlapis salju itu, debutan F3 ini lagi-lagi dihadang cuaca buruk ketika melakukan latihan bebas dan babak kualifikasi, apalagi Red Bull Ring merupakan sirkuit yang belum pernah dijajal Sean.
Rasanya seperti bencana kecil. Segalanya tak berjalan lancar karena cuaca Eropa kurang bersahabat. Saya pun kesulitan mengumpulkan pengalaman guna mengimbangi para pebalap yang sudah berpengalaman, ujar Sean.
Tapi Sean tidak menyerah. Pada Race 1, ia dan tim Double R Racing Dallara-Mercedes berada dalam posisi empat besar. Sayang, ia mendapat penalti dari pengawas balap, karena masuk pit saat balapan masih berjalan satu putaran dan melaju terlalu pelan. Ia pun finis di posisi ke-22.
Pada Race 2, Sean kembali menunjukkan bakat besarnya dengan menyodok beberapa pebalap di depan. Kiprah Sean yang cukup gesit ini membuahkan hasil bagus dan finis di urutan ke-15. Pada Race 3, Sean hanya finis di posisi ke-20.
Kami melakukan beberapa perbaikan dalam lomba ini, kata Sean. Rasanya menjengkelkan dapat penalti pada Race 1, tetapi saya menemukan ritme balap yang baik dan dapat melaju lebih cepat pada Race 2. Kendaraan saya semakin baik.
Seri FIA F3 Eropa akan berlanjut di Sirkuit Norisring, Nuremberg, pada 13-14 Juli mendatang. (ant/kny)
Di lintasan yang dikelilingi pegunungan berlapis salju itu, debutan F3 ini lagi-lagi dihadang cuaca buruk ketika melakukan latihan bebas dan babak kualifikasi, apalagi Red Bull Ring merupakan sirkuit yang belum pernah dijajal Sean.
Rasanya seperti bencana kecil. Segalanya tak berjalan lancar karena cuaca Eropa kurang bersahabat. Saya pun kesulitan mengumpulkan pengalaman guna mengimbangi para pebalap yang sudah berpengalaman, ujar Sean.
Tapi Sean tidak menyerah. Pada Race 1, ia dan tim Double R Racing Dallara-Mercedes berada dalam posisi empat besar. Sayang, ia mendapat penalti dari pengawas balap, karena masuk pit saat balapan masih berjalan satu putaran dan melaju terlalu pelan. Ia pun finis di posisi ke-22.
Pada Race 2, Sean kembali menunjukkan bakat besarnya dengan menyodok beberapa pebalap di depan. Kiprah Sean yang cukup gesit ini membuahkan hasil bagus dan finis di urutan ke-15. Pada Race 3, Sean hanya finis di posisi ke-20.
Kami melakukan beberapa perbaikan dalam lomba ini, kata Sean. Rasanya menjengkelkan dapat penalti pada Race 1, tetapi saya menemukan ritme balap yang baik dan dapat melaju lebih cepat pada Race 2. Kendaraan saya semakin baik.
Seri FIA F3 Eropa akan berlanjut di Sirkuit Norisring, Nuremberg, pada 13-14 Juli mendatang. (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
HDC Seri Samarinda Diramaikan 127 Pembalap
Otomotif 10 November 2019, 10:11
-
Uji Coba Pirelli, Sean Gelael Penuhi Ekspektasi Toro Rosso
Otomotif 2 Agustus 2018, 14:30
-
Ducati: MotoGP Harus Segera Balapan di Indonesia!
Otomotif 13 Maret 2018, 15:30
-
Trial Game Aspahlt Beda Dengan Balap Supermoto
Otomotif 15 Desember 2017, 19:20
-
Sepak Terjang Indonesia di Balap Motor Internasional
Otomotif 20 November 2017, 13:05
LATEST UPDATE
-
Magis Liam Rosenior! Ada Trik Pochettino dalam Misi Kebangkitan Chelsea
Liga Inggris 7 Maret 2026, 04:44
-
Kylian Mbappe Akhirnya Punya SIM, Tertangkap Nyetir Mobil Mini di Paris
Bolatainment 7 Maret 2026, 00:17
-
Prediksi Milan vs Inter 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 23:13
-
Prediksi Genoa vs Roma 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 22:45















