Serius Pelajari Lorenzo, Zarco Bisa Gantikan Rossi
Anindhya Danartikanya | 17 Juni 2017 12:15
Bola.net - - Pelatih balap Maverick Vinales di Movistar Yamaha MotoGP, Wilco Zeelenberg meyakini bahwa debutan Monster Yamaha Tech 3, Johann Zarco berpeluang menggantikan Valentino Rossi suatu saat nanti, yakni saat The Doctor memutuskan gantung helm. Hal ini disampaikan Zeelenberg dalam wawancaranya dengan Sport Rider.
Kontrak Rossi dengan Yamaha akan habis pada akhir 2018, dan belum dipastikan apakah Rossi akan tetap membalap atau pensiun pada 2019. Meski begitu, Yamaha memiliki 'tabungan' dalam diri Zarco, yang tampil menggebrak awal musim ini, di mana puncaknya juara dunia Moto2 2015-2016 ini finis kedua dan naik podium di Le Mans, Prancis.
Sejak tahun lalu, saya sudah terkesan oleh Johann. Saya sudah memprediksi ia akan berada di lima besar. Inilah yang saya perkirakan. Kinerjanya semakin baik dari dugaan kita semua, dan berdasarkan hal ini, kami sangat senang ia bergabung dengan Keluarga Yamaha dan saya berharap ia terus seperti ini, ujar Zeelenberg.
Pria asal Belanda yang menjabat sebagai pelatih balap Jorge Lorenzo di Yamaha pada 2010-2016 ini pun menyatakan Zarco tampil gemilang bukan hanya karena skill mumpuni, tapi juga karena rider Prancis ini sangat tekun mempelajari seluruh detail data Lorenzo di Yamaha tahun lalu. Belum lagi Zarco juga mengendarai YZR-M1 versi 2016, motor yang juga dikendarai Lorenzo.
Tim pabrikan punya motor yang berbeda dibanding tahun lalu, dan pembalapnya juga berbeda (Vinales). Tapi Johann, saat melihatnya berkendara, saya melihat Jorge. Ia sangat smooth dan ia mencoba mengganti gigi di tempat yang benar-benar sama dengan Jorge. Johann sungguh-sungguh mempelajari data Jorge. Hal ini sangat membantunya, ujar Zeelenberg.
Eks rider GP250 ini pun yakin Zarco bisa menggantikan Rossi suatu saat nanti, meski tahun ini usianya telah mencapai 27 tahun, tak begitu muda untuk ukuran rookie MotoGP. Jika terus begini, jelas ia bisa menjadi rider pabrikan. Memang tak ada jaminan akan terwujud, tapi jika ia konsisten naik podium atau dekat dengan podium sebagai rider non-pabrikan, maka sangat memungkinkan, pungkasnya.
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


















