Stefan Bradl Sebut Ejekan Jorge Lorenzo pada Rival di Medsos 'Bodoh'
Anindhya Danartikanya | 10 Mei 2021 10:18
Bola.net - Satu lagi tokoh MotoGP yang merasa bahwa perundungan siber merupakan tindakan tak terpuji. Test rider Honda, Stefan Bradl, kali ini buka suara, dan lebih menyoroti tindakan Jorge Lorenzo yang pada awal Maret lalu memicu perang verbal di Instagram dan Twitter dengan Cal Crutchlow, Jack Miller, dan Aleix Espargaro.
Permasalahan itu dipicu oleh Lorenzo, yang mengejek Crutchlow dengan kalimat 'sudah kubilang' pada foto kecelakaan di uji coba pramusim Qatar. Pada November 2020, Crutchlow memang mengambil alih peran Lorenzo sebagai test rider Yamaha, dan Lorenzo mencibirnya alih-alih menyatakan kekecewaan pada Yamaha.
Sampai saat ini, Crutchlow masih bungkam soal komentar Lorenzo itu, namun rider asal Inggris ini mendapatkan pembelaan dari sang sahabat, Jack Miller, yang membalas komentar sang lima kali juara dunia itu di Instagram. "Bagaimana kalau kau belajar dewasa saja? Serius, berhentilah bertingkah kekanakan!" tulis Miller.
Bukannya kapok dan berintrospeksi, Lorenzo malah membalas Miller dengan menyuruhnya mematikan ponsel. "Bagaimana kalau kau matikan saja ponselmu, berhenti melakukan stoppie, dan mulai memenangi balapan? Kau sudah 26 tahun. Fokus pada apa yang penting dan jangan buang-buang talentamu," tulisnya.
Bodoh Jika Dilakukan Secara Publik

Tak hanya Miller, Espargaro yang uniknya pernah bernaung di manajemen yang sama dengan Lorenzo, juga blak-blakan membela Crutchlow usai BT Sport mengunggah tangkapan layar percakapan Lorenzo dan Miller. "Aku lebih pilih jadi manusia yang baik ketimbang jadi juara! Aku menyayangimu, Cal!" tulis Espargaro.
Lorenzo malah mencibir balik Espargaro. "Bukankah lebih baik jadi keduanya? Kuyakinkan kau bahwa itu sensasi yang menakjubkan dan semoga suatu hari nanti kau bisa mencobanya!" tulis Lorenzo, yang kemudian mengunggah statistik karier Espargaro dan menertawakannya karena rider Spanyol itu belum sekalipun menang.
Lewat Motorsport Total, Jumat (7/5/2021), Bradl pun mengaku gerah melihat kelakuan Lorenzo ini. Juara dunia Moto2 2011 tersebut merasa kecewa karena Lorenzo tak punya rasa hormat kepada para rivalnya. Bradl, yang uniknya pernah bekerja sama dengan Lorenzo di Honda pada 2019, tak segan-segan menyebut aksi itu sebagai tindakan bodoh.
"Sungguh bodoh melakukan sesuatu macam itu secara publik. Saya tak bisa memahami Jorge. Ia tentu menikmati kehidupan media sosial. Saya tahu apa yang ia lakukan karena saya mengikutinya di Instagram. Apa yang ia lakukan memang menyenangkan dan menarik. Namun, saya takkan melakukannya dengan cara itu," ungkapnya.
Diagungkan Bagai Raja atau Diseret ke Lumpur

Ironisnya, tingkah Lorenzo ini bertepatan dengan momen para rider MotoGP sedang kompak melawan cyber-bullying atau perundungan siber. Seperti diketahui, Miller mundur total dari media sosial usai diserang warganet, sementara Maverick Vinales mundur dari Twitter. Keduanya dapat dukungan moral dari para rider lain, termasuk Bradl.
"Saya menangani akun saya sendiri, tapi saya tahu banyak rider tak lagi melakukannya sendiri dan menyerahkannya kepada orang-orang yang lebih profesional. Ini masuk akal, karena kehidupan di media sosial harus ditangani dengan sensitif. Anda bisa diagung-agungkan seperti raja, terbang di awan-awan, atau diseret menuju lumpur," tutur Bradl.
"Namun, saya sadar media sosial dibutuhkan generasi masa kini. Saya rasa media sosial bisa dipakai dengan cara terbaik oleh orang-orang yang pikirannya masuk akal. Rasa hormat bisa hilang jika Anda komentar seenaknya, baik komentar positif atau negatif. Kadang rasa hormat pada para rival memang dibutuhkan," pungkas rider Jerman ini.
Kini, akun-akun media sosial Miller masih aktif, namun ditangani sepenuhnya oleh timnya yang ada di Australia. Sementara itu, Vinales masih aktif di Instagram dan Tiktok. Rider Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, juga vokal menyuarakan ketidaksukaannya pada perundungan siber, mengimbau para haters untuk mengubah cara penyampaian opini mereka.
Sumber: Motorsport Total
Video: Ketika Valentino Rossi dan Lewis Hamilton Tukar Kendaraan Balap
Baca Juga:
- Bantah Pecco Bagnaia, Luca Marini: VR46 Bebas Arm Pump? Nggak Benar Tuh!
- Klasemen Sementara Formula 1 2021 Usai Seri Spanyol
- Hasil Balap Formula 1 GP Spanyol: Hamilton Menang, Lagi-Lagi Kalahkan Verstappen
- Lika-Liku Jack Miller Merantau ke Eropa Demi Cari Sukses di MotoGP
- Pecco Bagnaia Sebut Fabio Quartararo Terkuat: Dia Rival Utama Saya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
-
Lawan Arsenal, Inter Kebobolan Tiga Gol Terlalu Mudah
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:36
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:34

-
Mikel Arteta Benarkan Wonderkid Arsenal Ini Segera Cabut dari Emirates Stadium
Liga Inggris 21 Januari 2026, 11:28
-
Malam Gemilang Vinicius Junior, Bungkam Siulan Bernabeu
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:17
-
Ingin Cetak Sejarah Baru, Vinicius Junior Pastikan akan Bertahan di Real Madrid!
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:07
-
Bangkit dari Cemoohan Madridista, Kamu Luar Biasa Vini Jr!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:48
-
Selebrasi Unik Jude Bellingham: Gestur Minum di Bernabeu, Respons Kritik Fans?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:47
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






