Suzuki Tetap Kompetitif di MotoGP: Ditinggal Davide Brivio? Oke-oke Aja Tuh!
Anindhya Danartikanya | 1 April 2021 11:59
Bola.net - Project Leader sekaligus Direktur Tim Suzuki Ecstar, Shinichi Sahara, mengaku terheran-heran melihat kekompakan dan hasil balap timnya tetap oke-oke saja di MotoGP Qatar akhir pekan lalu, usai syok melihat kepergian sang manajer tim, Davide Brivio, ke Formula 1 untuk jadi Direktur Balap Alpine F1 Team musim ini.
Lewat GPOne, Rabu (31/3/2021), Sahara tak memungkiri dirinya sempat cemas timnya jadi terpecah belah dan kehilangan konsentrasi di lintasan usai ditinggalkan Brivio, yakni sosok yang mengkurasi skuad Suzuki Ecstar dengan orang-orang terbaik di bidangnya. Nyatanya, tim ini tetap kompak dan performa Joan Mir dan Alex Rins tetap apik.
GSX-RR memang masih lemah dalam lap tunggal seperti tahun lalu, hingga time attack Suzuki selalu gagal di sesi kualifikasi. Di Seri Qatar lalu, Rins dan Mir bahkan hanya start dari posisi 9 dan 10. Namun, seperti biasa, mereka mampu gaspol dalam balapan. Mir dan Rins finis keempat dan keenam, usai sengit memperebutkan podium.
Kompak Tutupi Ketidakhadiran Davide Brivio

"Hal teraneh dari ini semua adalah tak hal aneh terjadi. Saya pikir, tanpa Davide kami bakal kesulitan, akan ada kebingungan. Nyatanya tak terjadi. Saya sangat mengapresiasi kinerja Davide, dia yang menyatukan tim ini menuju level yang tinggi, tapi semua anggota tim kami mampu menutupi absennya dengan sangat baik," ujar Sahara.
Di lain sisi, pria asal Jepang ini mengaku tugasnya makin menumpuk usai ditinggalkan Brivio ke F1. Selain harus terus memantau pengembangan motor yang dilakukan di markas yang ada di Hamamatsu, kini ia juga wajib hadir di setiap balapan demi mendampingi tim dan mengatur logistik skuadnya sepanjang akhir pekan.
"Selama beberapa tahun terakhir, saya hanya datang di satu dari tiga balapan. Kini saya harus selalu ada bersama tim untuk staf manajemen. Jadi, saya harus melakukan beberapa tugas untuk orang-orang Jepang dari jauh, mengendalikan pengembangan, dan saya rasa ini lebih mudah dilakukan dari sirkuit," kisah Sahara.
Bisa Dukung Mentalitas Bidik Gelar Dunia Lagi

Sahara juga menyatakan, tanpa Brivio, timnya tetap kompak dan beratmosfer kekeluargaan, yang sukses bikin iri tim-tim lain. Baru-baru ini, seluruh anggotanya bahkan kompak memutuskan tinggal di Qatar selama lima pekan sejak uji coba pramusim, demi menghindari infeksi Covid-19. Sahara jadi optimistis atmosfer ini memberi pengaruh positif pada target merebut gelar dunia lagi.
"Atmosfer di garasi kami tetap sama, jika tidak lebih baik. Mungkin ini karena setelah kepergian Davide orang-orang jadi merasa harus lebih kompak, demi meningkatkan kooperasi. Semua orang bilang kepada saya bahwa tim kami lebih mirip keluarga, tapi saya hanya pernah kerja bareng Suzuki, jadi bagi saya ini hal normal!" ungkapnya.
"Target kami adalah jadi juara dunia lagi, dan mengakhiri musim di peringkat 1 dan 2 bersama para rider kami. Ini bakal jadi hasil yang ideal. Namun, saya coba melupakannya karena ingin fokus pada balapan demi balapan. Jika kami dapat hasil balap yang baik, hasil lainnya juga akan mengikuti secara otomatis," tutup Sahara.
Sumber: GPOne
Video: Maverick Vinales Sukses Menangi MotoGP Qatar 2021
Baca Juga:
Ulang Tahun Ke-25, LCR Honda Ternyata Dibentuk Akibat 'Dipaksa' Valentino Rossi
Terpuruk di Seri Qatar, Jack Miller Ogah Tinggal Diam Jelang MotoGP Doha
Ubah Strategi, Pecco Bagnaia Tekad Balas Dendam di MotoGP Doha
Fabio Quartararo Nantikan Kesempatan Kedua untuk Menang di MotoGP Doha
Makin Pede, Maverick Vinales Tekad Ulang Kemenangan di MotoGP Doha
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
LATEST UPDATE
-
Prediksi Inter vs Udinese 15 September 2026
Liga Italia 13 September 2026, 01:18
-
Prediksi Brest vs PSG 14 September 2026
Liga Eropa Lain 13 September 2026, 00:08
-
Man of the Match Chelsea vs Hull City: Joao Pedro
Liga Inggris 12 September 2026, 23:39
-
Man of the Match Liverpool vs Fulham: Jeremy Jacquet
Liga Inggris 12 September 2026, 23:33
-
Prediksi Sassuolo vs Juventus 14 September 2026
Liga Italia 12 September 2026, 23:17
-
Hasil Chelsea vs Hull City: Berbagi Poin di Stamford Bridge
Liga Inggris 12 September 2026, 23:16
-
Hasil Liverpool vs Fulham: The Reds Tertahan Tanpa Gol
Liga Inggris 12 September 2026, 23:10
-
Link Live Streaming Madrid vs Rayo 13 September 2026
Liga Spanyol 12 September 2026, 23:02
-
Link Live Streaming Sunderland vs Arsenal 13 September 2026
Liga Inggris 12 September 2026, 23:00
-
Prediksi Elversberg vs Bayern 13 September 2026
Bundesliga 12 September 2026, 22:06
-
Hasil BRI Super League: Bali United dan Borneo FC Raih Kemenangan
Bola Indonesia 12 September 2026, 21:29
-
Prediksi Man Utd vs Man City 13 September 2026
Liga Inggris 12 September 2026, 21:09
-
Prediksi Levante vs Barcelona 13 September 2026
Liga Spanyol 12 September 2026, 20:13
-
Link Live Streaming Lazio vs Milan 12 September 2026
Liga Italia 12 September 2026, 20:00
-
Link Live Streaming Liverpool vs Fulham 12 September 2026
Liga Inggris 12 September 2026, 18:02
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33


