Syahrin Loyo di Tiga Seri, Bos KTM-Tech 3 Kecewa Berat
Anindhya Danartikanya | 24 April 2019 16:00
Bola.net - - Pimpinan Red Bull KTM Tech 3, Herve Poncharal kecewa berat pada pebalapnya, dalam tiga seri pertama MotoGP musim ini. Kepada Crash.net, Poncharal mengaku pihaknya masih belum bisa menemukan penyebab utama merosotnya performa Syahrin dibanding musim lalu.
Syahrin cukup konsisten bertarung di posisi 10 besar saat masih mengendarai Yamaha, namun kesulitan beradaptasi di atas RC16 tahun ini. Ia hanya mampu finis ke-20 di Qatar, ke-16 di Argentina dan ke-18 di Austin. Poncharal pun mengaku sedih melihat inkonsistensi Syahrin saat ini.
"Hafizh adalah kekecewaan besar, padahal kami tahu potensinya. Kadang ia melaju 2 detik lebih cepat dari lap atau latihan sebelumnya, jadi performanya sungguh naik turun. Kami tak mengerti bagaimana ia bisa punya perbedaan catatan waktu yang begitu besar," ungkapnya.
Beda Jauh dengan Oliveira

Poncharal pun membandingkan performa rider Malaysia tersebut dengan tandemnya yang berstatus debutan, Miguel Oliveira. Syahrin bahkan finis 27 detik di belakangnya di Qatar, 10 detik di Argentina dan 23,4 detik di Austin. Oliveira bahkan langsung berhasil bertarung di posisi poin, dan merepotkan Pol Espargaro.
"Kami percaya Hafizh bisa menjalani balapan dengan kuat, tapi saat menjalani start lebih baik dari Miguel, ia tetap menghilang lap demi lap. Saya benci jadi yang terbuncit, tapi ia memang yang terbuncit dan ini tidak bagus. Marginnya pada akhir balapan sungguh besar, kami bisa lihat tak ada siapa pun di depannya dan motivasinya menurun," ungkap Poncharal.
Pria Prancis ini pun menyebut banyak tugas yang masih harus dipahami Syahrin, dan menegaskan bahwa konsistensinya jauh lebih diperlukan ketimbang kecepatan. "Ini memang masih awal musim, masih seri ketiga, tapi kami benar-benar ingin melihat Hafizh menunjukkan progres dan peningkatan, plus mempersempit margin dari rekan setimnya," lanjutnya.
Ingin Bangkit di Jerez
Syahrin sendiri mengaku tak paham mengapa performanya terus menurun tajam, namun rider 24 tahun ini berharap bisa bangkit ketika MotoGP kembali ke Eropa, yakni di Circuito de Jerez - Angel Nieto pada 3-5 Mei mendatang.
"Jujur saja saya kecewa, karena kami menjajal berbagai pilihan ban berbeda, tapi tampaknya bukan pilihan yang tepat. Sejak awal, saya merasakan penurunan performa yang drastis, tak bisa mengerem dengan baik. Saya hanya coba mempertahankan ritme, tapi energi saya tersedot. Saya tak tahu mengapa ini terjadi, tapi saya harap bisa bangkit di Jerez," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Moto3 Junior 2026 2026
Otomotif 12 Juni 2026, 16:46
-
Jadwal Lengkap Momoven Moto4 European Cup 2026
Otomotif 12 Juni 2026, 16:45
LATEST UPDATE
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34













