Tak Cemas Soal Gelar, Joan Mir Sudah Prediksi Bakal Minim Podium
Anindhya Danartikanya | 5 Mei 2021 12:00
Bola.net - Pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir, mengaku sama sekali tak mencemaskan kansnya mempertahankan gelar dunia di MotoGP 2021 walau hanya meraih satu podium di empat balapan pertama. Kepada Autosport, Selasa (4/5/2021), ia malah mengaku yakin tren performanya saat ini jauh lebih baik dibandingkan awal musim 2020.
Seperti diketahui, pada empat seri pertama musim lalu, Mir dua kali gagal finis, sekali naik podium, dan sekali finis kelima. Sementara pada empat seri pertama musim ini, ia finis keempat, ketujuh, kedua, dan kelima. Atas alasan ini, ia justru menilai awal musimnya berjalan baik.
Rider Spanyol ini juga yakin bahwa kansnya merebut gelar belum perlu dikhawatirkan, toh Suzuki juga terbukti kompetitif di semua trek sejauh ini. Mir juga menyatakan dirinya belum terlalu memperhatikan peringkatnya di klasemen pembalap. Menurutnya, ia tinggal bekerja keras untuk mempertahankan tren positif di seri-seri berikutnya.
Tak Terlalu Perhatikan Klasemen

"Saya tak cemas sama sekali soal gelar dunia, karena saya memang tak melihat klasemen. Kini saya hanya ingin mengerahkan 100% diri saya di tiap balapan, meraih poin sebanyak mungkin setiap Minggu, karena kami lihat banyak rider yang lebih kuat dari kami. Saya sudah mengira awal musim yang seperti ini," ujar Mir.
Mir juga menyatakan bahwa dirinya tak mau membebani diri sendiri untuk berubah menjadi pembalap yang dominan dan meraih kemenangan di setiap balapan, meski ia memang baru meraih satu kemenangan dalam kariernya di MotoGP, yakni di Seri Eropa pada 2020 lalu.
"Tahun lalu, saya bisa merebut gelar ketika jauh lebih lamban di Jerez, di mana saya rugi lebih banyak. Tapi kini saya ikut memperebutkan podium di Qatar, naik podium di Portimao. Jadi, saya merasa sedang menjalani musim yang baik. Memangnya apa sih yang orang harapkan dari kami? Memenangkan semuanya?" ungkapnya.
Kendala di Jerez Sudah Biasa
Mir juga sama sekali tak cemas hanya finis kelima dalam balapan di Jerez, Spanyol, Minggu (2/5/2021) lalu. Ia tetap puas karena tahu dirinya sudah bekerja keras. "Saya rasa kami bekerja dengan baik. Target kami mengerahkan segalanya di setiap balapan, dan dalam balapan di Jerez kali ini, hasil maksimalnya adalah finis kelima," tuturnya.
Di lain sisi, rider yang juga juara dunia Moto3 2017 ini juga menyatakan Suzuki sedikit terhalang di Jerez akibat top speed GSX-RR yang kurang dibanding motor lain, yang membuatnya harus susah payah mengejar ketertinggalan dengan mengerem secara agresif dan lebih lambat.
"Apa yang terjadi di Jerez, terjadi pada semua orang. Namun, Yamaha dan Suzuki lebih terkendala karena tak punya tenaga mesin untuk menyalip. Jadi, kami harus mengerem motor di belakang pembalap lain, seolah-olah mereka adalah tembok. Ini bikin frustrasi, tapi bukan pertama kalinya terjadi, apalagi jika cuacanya panas," tutupnya.
Sumber: Autosport
Video: Ketika Valentino Rossi dan Lewis Hamilton Tukar Kendaraan Balap
Baca Juga:
Kembali Kompetitif, Takaaki Nakagami Nangis Usai Gagal Podium di MotoGP Jerez
Nggak Kompak: 4 Rider Pakai Motor Berbeda-beda, Honda Akhirnya Ngaku Ada Masalah
Operasi Lengan Sukses, Fabio Quartararo Optimistis Tatap MotoGP Le Mans
Ramai-Ramai Cedera, 5 Pembalap MotoGP Ini Kesakitan Sepulang dari Jerez
Cedera Bahu Alex Rins Kambuh Lagi Usai Kecelakaan di MotoGP Jerez
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34

















