Takaaki Nakagami, Rider MotoGP yang Sempat Diminta Turun di F1
Anindhya Danartikanya | 6 September 2019 14:45
Bola.net - Pebalap LCR Honda Idemitsu, Takaaki Nakagami, mengaku sempat nyaris tak mendapatkan izin orang tuanya untuk menjadi pebalap motor. Lewat MotoGP Podcast, Nakagami mengaku kedua orang tuanya lebih menyukai balap mobil dan sempat mengira ia tak punya bakat di arena balap motor.
Nakagami, yang merupakan salah satu lulusan Red Bull MotoGP Academy, menjalani debut Grand Prix pada 2008 di kelas 125cc, yang ia geluti selama dua musim. Pada 2010, ia pun naik ke Moto2 dan turun di sana selama enam musim. Di kelas tersebut, pebalap Jepang ini sukses meraih 15 podium, dua kemenangan, dan lima pole.
Tahun lalu, ia pun dapat kesempatan naik ke MotoGP, menjadi rider Jepang pertama yang turun di kelas tertinggi sejak Hiroshi Aoyama pada 2014. Uniknya, meski sempat membelikan pocket bike untuk sang anak, orang tua Nakagami justru ragu anaknya bisa menjadi pebalap motor, dan ingin ia menjadi pebalap F1.
Sempat Tak Nikmati Latihan di Atas Motor

"Orang tua saya membeli motor kecil saat saya masih empat tahun, tapi tak fokus pada roda dua. Mereka lebih suka roda empat, jadi mereka ingin saya jadi pebalap F1. Tapi saat itu hanya ada sedikit opsi untuk mobil. Saya berlatih di area parkir yang sangat kecil, hanya untuk senang-senang. Sedikit-sedikit saya mulai menikmati," ujarnya.
Nakagami, yang kini berusia 27 tahun, mengaku tak terlalu nyaman dan bahkan takut saat pertama kali mengendarai motornya. Ia juga sempat ogah-ogahan ketika kedua orang tuanya membawanya ke sebuah sirkuit kecil untuk berlatih lebih serius. Uniknya, meski ragu dan takut, Nakagami mau-mau saja terus berlatih.
"Suatu saat, orang tua saya bilang, 'Hari ini kita pergi ke trek kecil', dan saat saya melihat sirkuit untuk pertama kali, saya sempat ragu, karena saya tak menikmatinya. Tapi orang tua saya berkata, 'lakukan ini' dan saya menurut, tipikal anak kecil. Tapi saya lamban, dan orang tua saya berkata bahwa saya memang sangat lamban!" kisahnya.
Sempat Diragukan Orang Tua
Nakagami mengaku tahun perdananya di kejuaraan balap Jepang sangat berat, karena ia kerap menjadi yang terbuncit. Hal ini sempat membuat kedua orang tuanya meragukan talenta rider kelahiran Chiba tersebut. Meski begitu, Nakagami tetap meminta kepercayaan mereka agar diberi waktu untuk terus berlatih.
"Usai balapan pertama, orang tua saya berkata, 'Oke, mungkin kita harus akhiri ini semua'. Mereka pikir saya tak punya talenta, dan tak punya banyak peluang. Tapi setelahnya saya ingin menjalani lebih banyak lap dan lebih sering latihan. Saya memang butuh waktu, tapi 6-7 bulan setelahnya saya meraih kemenangan perdana," tutupnya.
Pada musim keduanya di MotoGP, Nakagami memang belum meraih podium, namun ia makin konsisten bertarung di posisi 10 besar, dan hasil terbaiknya adalah finis kelima di Mugello, Italia. Ia akan kembali turun lintasan di Misano, San Marino pada 13-15 September mendatang.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
LATEST UPDATE
-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Kelemahan AC Milan Adalah Kekuatan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:56
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23













