Valentino Rossi Sebut Setim dengan Marc Marquez Pengaruhi Mental Pecco Bagnaia, Jadi Hilang Arah
Anindhya Danartikanya | 13 Maret 2026 14:18
Bola.net - MotoGP Legend, Valentino Rossi, meyakini bahwa anak didiknya, Pecco Bagnaia, hilang arah sepanjang musim 2025. Menurutnya, selain tersandung masalah ban belakang, mental Bagnaia terpengaruh oleh kedatangan Marc Marquez sebagai tandemnya di Ducati Lenovo Team.
Pada awal 2025, Bagnaia menjadi salah satu rider yang difavoritkan juara. Namun, sejak pertengahan musim, performanya naik-turun. Dari sisi teknis, rider Italia ini mengaku mendapati kendala ban belakang yang aus secara signifikan pada paruh kedua balapan.
Bagnaia pun mengakhiri musim di peringkat kelima, yakni posisi terburuk yang ia tempati sejak bergabung ke tim pabrikan Ducati. Sebab, pembalap berusia 29 tahun ini menjadi juara pada 2022 dan 2023 serta menjadi runner up pada 2021 dan 2024.
Rossi pun mengungkapkan keresahannya ini dalam sesi makan malam dengan para pembalap yang masuk daftar MotoGP Hall of Fame. Dalam video yang dirilis ke publik pada Rabu (11/3/2026), 'The Doctor' pun curhat kepada Jorge Lorenzo, Dani Pedrosa, dan Giacomo Agostini.
Penurunan Performa dari Musim 2024

"Sayangnya Pecco agak kehilangan arah. Pengereman dan mmasuk tikungan, di mana dia sangat kuat musim lalu (2024), kini dia justru kesulitan. Dia selalu seperti ini. Tubuhnya dan motornya tidak sepenuhnya selaras," ujar Rossi.
Pedrosa, yang duduk di sebelah Rossi, juga mengaku heran melihat performa Bagnaia sepanjang 2025. "Namun, ini aneh karena terkadang dia bisa melakukannya. Tergantung bagaimana kondisi bannya," ungkapnya.
Namun, Rossi yakin penurunan performa Bagnaia sepanjang 2025 juga disebabkan kedatangan pembalap sekaliber Marquez sebagai tandemnya di Ducati. "Kurasa ketika Marquez tiba di garasinya dan melaju secepat itu, secara psikologis itu tidak mudah," tuturnya.
Meski begitu, Lorenzo yakin Bagnaia merupakan rider yang bisa tampil baik hanya ketika motornya 'sempurna' sesuai keinginannya. "Dia agak mirip denganku, yang butuh segalanya di tempat yang tepat. Saat ada sesuatu yang tidak ia suka, dia kesulitan," ujarnya.
Giacomo Agostini Yakin Ini Kendala Mental
Rossi pun sepakat dengan opini Lorenzo. "Ya, dia pembalap yang sangat presisi. Dia memiliki gaya berkendara yang sangat mulus. Namun, tahukah kau apa masalah terbesarnya? Ban belakangnya cepat aus. Pada lap-lap terakhir, Pecco lebih lambat," ungkapnya.
"Musim lalu (2024), dia sangat kuat pada lap-lap terakhir. Musim lalu (2024), Pecco adalah pembalap yang tiba di lap-lap terakhir dengan kondisi ban yang lebih baik. Dan pada lap-lap terakhir, dia lebih cepat daripada yang lain," lanjut sang sembilan kali juara dunia.
Agostini, yang menyimak percakapan Rossi, Lorenzo, dan Pedrosa, menyahut dan meyakini bahwa kondisi psikis Bagnaia adalah kendala terbesarnya. "Namun, kurasa, Vale, ini masalah mental," kata 15 kali juara dunia asal Italia ini.
"Kau lihat ada lebih banyak pembalap yang melaju lebih cepat, seperti (Franco) Morbidelli, (Fabio) di Giannantonio... Alex Marquez, juga (Fermin) Aldeguer. Kurasa Pecco punya kendala mental, dia sedikit kehilangan semangat. Isi kepala adalah segalanya," tutup 'Ago'.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
Valentino Rossi Pamer Kehebatan Marco Bezzecchi ke Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa: Muridku yang Paling Fokus!
Hasil Latihan Formula 1 GP China 2026: George Russell dan Kimi Antonelli Memimpin
Valentino Rossi Tegas Tak Mau Tes Motor MotoGP: Saya Nggak Kangen!
Lewis Hamilton Optimistis Ferrari Bisa Picu Duel Sengit dengan Mercedes di Formula 1 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

