Yamaha Bantah Mundur dari MotoGP: Ada Tujuan Lebih Besar dari Sekadar Balapan
Anindhya Danartikanya | 14 Agustus 2023 12:52
Bola.net - Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, menyatakan rumor Yamaha akan hengkang dari MotoGP merupakan hal yang tak masuk akal. Menurutnya, komitmen Yamaha berlaga di kelas tertinggi Grand Prix tak cuma untuk balapan, melainkan ada misi-misi lain yang tak kalah penting.
Sama-sama terpuruk musim ini, Yamaha dan Honda memang belakangan ini digosipkan akan mengikuti jejak Suzuki untuk mundur dari MotoGP. Langkah serupa pernah dilakukan Suzuki juga pada akhir 2011, di mana mereka vakum demi mengembangkan motor yang lebih baik sebelum kembali pada 2015.
Saat ini, Yamaha ingin segera mendapatkan tim satelit baru untuk musim 2025, demi menggenjot pengembangan motor YZR-M1 yang terseok-seok bahkan di tangan Fabio Quartararo sekalipun. Lewat GPOne, Sabtu (12/8/2023), Jarvis yakin pihaknya harus membuktikan M1 punya potensi yang baik.
Tak Cuma Promosikan Motor Supersport

"Kami bicara dengan semua orang setiap saat. Kami percaya bisa memiliki tim kedua. Itu memungkinkan, tapi saya juga yakin kami harus membuktikan level kompetitif motor kami terlebih dahulu. Itu juga masuk dalam program kami dalam menawarkan kondisi kompetitif setelah 2025," ujar Jarvis.
Pria Inggris ini juga menyatakan bahwa MotoGP tak hanya jadi wadah Yamaha untuk mengangkat nama mereka di pasar penjualan motor dunia. Menurutnya, MotoGP juga penting sebagai 'laboratorium' teknologi-teknologi terbaru, serta menjadi referensi utama untuk melatih insinyur muda.
"Saya bisa jamin mundurnya Yamaha benar-benar tak masuk akal. Memang benar motor-motor supersport tak lagi menjual, tapi kami di sini tak hanya untuk mempromosikan R1. Ada pula penelitian teknologi, spirit bersaing, dan pelatihan insinyur muda. Ada gambaran yang jauh lebih luas," ungkapnya.
Yamaha dan Honda Harus Berpikir Terbuka

Jarvis juga mengaku yakin bahwa, seperti Yamaha, Honda juga takkan mau mundur begitu saja dari MotoGP. Ia yakin dua pabrikan motor raksasa di dunia ini harus sama-sama berpikir terbuka demi bangkit dari keterpurukan.
"Tak ada keraguan di Yamaha, dan tak ada keyakinan yang kurang. Kami, dan mungkin Honda juga, harus mengubah pendekatan kami dan bekerja lebih cepat, lebih reaktif dan agresif, serta melihat ke luar Jepang," pungkas Jarvis.
Yamaha sendiri sudah menggaet Luca Marimorini, mantan insinyur Ferrari dan Toyota di Formula 1. Honda pun berencana untuk menggelar kerja sama antara insinyur F1 dan insinyur MotoGP di Honda Racing Corporation (HRC).
Sumber: GPOne
Baca juga:
Daftar Pembalap Formula 1 2024: Bagaimana Masa Depan Lewis Hamilton?
Yamaha Santai Tanggapi Keluhan Soal 'Ducati Cup': Mereka Lebih Maju dan Murah Hati
Haruki Noguchi Kecelakaan Parah di ARRC Mandalika, Tim Optimistis Bisa Pulih
Jadwal Lengkap MotoGP Austria di Sirkuit Red Bull Ring, 18-20 Agustus 2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
-
Hasil Udinese vs Roma: Mengamuk di Babak Pertama, Giallorossi Menang Telak 5-2
Liga Italia 1 November 2026, 05:43
-
Hasil Man City vs Brighton: The Citizens Tumbang 0-1 di Etihad
Liga Inggris 1 November 2026, 05:33
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




