'Yamaha Berhak Putuskan Masa Depan Maverick Vinales'
Anindhya Danartikanya | 8 November 2019 15:40
Bola.net - Manajer pribadi Maverick Vinales, Paco Sanchez, menyatakan bahwa kliennya tersebut tak pernah punya pikiran untuk meninggalkan Yamaha pada akhir 2020 nanti, meski belakangan ini sangat santer dikabarkan tengah didekati oleh Ducati Team. Hal ini disampaikan Sanchez kepada Diario AS, Jumat (8/11/2019).
Gosip ini sejatinya sudah berembus di paddock MotoGP sejak Assen, Belanda, pada Juni lalu, namun semakin santer dibicarakan usai Yamaha diisukan ingin menandemkan Fabio Quartararo dengan Valentino Rossi pada 2021 mendatang. Sanchez pun mengaku bahwa dirinya sangat jeli mengamati pergerakan 'pasar'.
"Saya bicara dengan semua orang sejak lama. Tentu ada obrolan, tapi belum ada negosiasi. Tahun ini, jalannya 'pasar' lebih lamban dari sebelumnya. Saya rasa itu karena pabrikan ingin lihat apa yang akan dilakukan para rider muda, apa yang dilakukan para rider Moto2, dan apa yang dilakukan Marc Marquez," ujarnya.
Tak Pernah Lirik Tim Lain
Di lain sisi, Sanchez menyatakan Top Gun justru tak punya niatan untuk meninggalkan pabrikan Garpu Tala, apalagi belakangan ini YZR-M1 mengalami kemajuan performa, mengantarnya meraih kemenangan di Assen, dan juga Sepang, Malaysia. Meski begitu Sanchez yakin Yamaha lah yang ambil keputusan final.
"Maverick tak pernah berpaling dari Yamaha, dan ia tak pernah terpikir meninggalkan Yamaha. Tapi jelas segala keputusan ada di tangan Yamaha. Mereka berhak mempertimbangkan rider lain. Maverick sendiri tak pernah meremehkan Yamaha atau memikirkan opsi lain," ungkap Sanchez.
Bakal Prioritaskan Yamaha
Sanchez yang juga manajer pribadi rider Suzuki Ecstar, Joan Mir, mengaku akan berusaha memberikan opsi baik sebanyak mungkin kepada Vinales mengenai 2021, namun akan memprioritaskan Yamaha.
"Tugas saya adalah memberinya opsi terbaik, menyerahkan semuanya di atas meja, dan saya harap salah satunya dari Yamaha. Setelahnya, ia bisa memilih mana yang paling ia suka. Tapi jelas ia tak pernah mengabaikan Yamaha," tutup Sanchez.
Menjelang MotoGP Valencia, Spanyol, pada 15-17 November, Vinales merupakan rider Yamaha terbaik, duduk di peringkat ketiga pada klasemen pebalap dengan 201 poin, unggul 29 poin atas rider Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, di peringkat keenam.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













