Zarco: Lorenzo Paling Sempurna untuk Yamaha
Anindhya Danartikanya | 26 Februari 2018 13:00
Bola.net - - Berulang kali memastikan akan mengendarai YZR-M1 dengan sasis 2016, rider Monster Yamaha Tech 3, Johann Zarco pun mengaku menjadikan Jorge Lorenzo sebagai referensi utamanya di MotoGP musim ini. Pasalnya, sasis 2016 adalah sasis yang dipakai Lorenzo pada tahun terakhirnya di Yamaha.
Pada tahun 2016, Lorenzo sukses merebut 10 podium yang empat di antaranya merupakan kemenangan. Ia juga duduk di peringkat ketiga pada klasemen pembalap. Sasis 2016 sejatinya sudah dipakai Zarco sejak tahun lalu, namun ia yakin masih belum maksimal 'belajar' dari Lorenzo yang kini pindah ke Ducati.
Saya masih meyakini pendekatan ini. Jorge sangat cepat di Yamaha, bahkan ia cepat bersama Ducati di Malaysia. Hal ini membuktikan bahwa bukan motornya saja yang bagus, tapi juga ridernya. Dengan Yamaha, ia sangat sering berada di level performa yang tinggi, ujar juara dunia Moto2 2015-2016 ini kepada Speedweek.
Sejauh ini, sasis 2016 memang terbukti ampuh bagi Zarco. Tahun lalu, ia merebut tiga podium, mengacak-acak peta persaingan papan atas, menduduki peringkat enam dan merebut gelar debutan terbaik. Selama uji coba pascamusim 2017 dan pramusim tahun ini, ia juga tampil lebih kompetitif dibanding Movistar Yamaha.
Gaya balap Jorge adalah cara yang tepat untuk melaju cepat. Dialah yang sempurna. Saya akan selalu mencoba menguasai gaya balapnya. Jorge selalu mampu mengeluarkan potensi Yamaha. Jika ia tengah dalam kondisi terbaik, rival tak punya kesempatan untuk mengalahkannya, pungkas Zarco.
Rider Prancis ini pun akan kembali turun lintasan dalam uji coba pramusim ketiga di Sirkuit Losail, Qatar pada 1-3 Maret. Seri pembuka musim ini bakal digelar di tempat yang sama pada 16-18 Maret mendatang.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Mengapa Lautaro Martinez Tidak Mendapatkan Kartu Kuning Kedua?
Piala Dunia 13 Juli 2026, 00:53
-
Kilas Balik Semifinal Piala Dunia: Kisah-kisah Unik yang Sulit Dilupakan
Piala Dunia 12 Juli 2026, 23:32
-
Ini Adalah DNA Argentina
Piala Dunia 12 Juli 2026, 22:56
-
Ditekuk Inggris, Ayah Erling Haaland Klaim Norwegia Dicurangi Wasit
Piala Dunia 12 Juli 2026, 21:55
-
Argentina di Jalur Juara Dunia: Kekuatan, Celah, dan Peluang Meraih Gelar
Piala Dunia 12 Juli 2026, 20:41
-
Kartu Merah Breel Embolo Saat Lawan Argentina, VAR Dinilai Melewati Batas
Piala Dunia 12 Juli 2026, 20:04
-
Alasan Sebenarnya Declan Rice Diganti Saat Jeda
Piala Dunia 12 Juli 2026, 19:26
-
Erling Haaland dan Piala Dunia yang Mengubah Dirinya
Piala Dunia 12 Juli 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













