10 Pelatih Termahal di Piala Dunia 2026, Siapa Gajinya Paling Besar?
Aga Deta | 4 Juni 2026 12:14
Bola.net - Piala Dunia 2026 menghadirkan para pemain terbaik dari berbagai penjuru dunia. Namun, sorotan tidak hanya tertuju kepada bintang di lapangan, melainkan juga para pelatih yang memimpin tim nasional.
Kesuksesan di level internasional menjadi target utama setiap federasi sepak bola. Demi mewujudkan ambisi tersebut, banyak negara rela mengeluarkan dana besar untuk membayar pelatih berpengalaman.
Beberapa nama dalam daftar ini merupakan mantan pelatih klub elite Eropa. Rekam jejak mereka di kompetisi papan atas membuat nilai kontraknya terus melambung.
Menariknya, tidak semua pelatih favorit juara masuk jajaran teratas. Pelatih Spanyol Luis de la Fuente bahkan tidak termasuk dalam daftar 10 besar meski timnya menjadi kandidat kuat juara.
Berikut daftar 10 pelatih dengan gaji tertinggi di Piala Dunia 2026. Angka yang diterima menunjukkan besarnya investasi federasi untuk mengejar prestasi di panggung terbesar sepak bola dunia.
10. Ronald Koeman (Belanda) - 2,61 Juta Pounds Per Tahun

Ronald Koeman kembali dipercaya menangani Belanda untuk periode keduanya. Federasi sepak bola Belanda masih menaruh keyakinan besar kepada salah satu legenda terbesar negara tersebut.
Pengalaman melatih Barcelona menjadi modal penting bagi Koeman. Ia terbiasa bekerja di bawah tekanan tinggi dan tuntutan permainan menyerang yang identik dengan filosofi sepak bola Belanda.
Meski tidak selalu menjalani periode yang mulus bersama Oranje, posisinya tetap aman. Gaji sebesar 2,61 juta pounds per tahun menjadi bukti kepercayaan yang masih diberikan kepadanya.
9. Marcelo Bielsa (Uruguay) - 2,61 Juta Pounds Per Tahun

Marcelo Bielsa kembali tampil di Piala Dunia setelah sebelumnya memimpin Argentina pada 2002 dan Chile pada 2010. Pelatih berjuluk El Loco itu berharap mampu meraih hasil lebih baik dibanding pengalaman sebelumnya.
Awal kiprahnya bersama Uruguay berjalan menjanjikan. Ia sukses membawa tim meraih kemenangan penting atas Argentina dan Brasil pada fase kualifikasi.
Meski demikian, persiapan Uruguay menjelang turnamen memunculkan tanda tanya. Keputusan tidak menggelar laga uji coba sebelum menghadapi Arab Saudi menjadi perhatian banyak pengamat.
8. Lionel Scaloni (Argentina) - 2,61 Juta Pounds Per Tahun

Lionel Scaloni berhasil mengantarkan Argentina menjadi juara dunia. Namun pencapaian tersebut ternyata belum membuatnya masuk kelompok pelatih dengan bayaran tertinggi.
Ketika pertama kali ditunjuk, kondisi finansial federasi Argentina tidak terlalu kuat. Situasi itu membuat Scaloni mendapatkan kesempatan yang kemudian berkembang menjadi kisah sukses besar.
Keputusan tersebut terbukti sangat tepat bagi Argentina. Kini Scaloni kembali memimpin tim dengan harapan mempertahankan gelar juara dunia pada edisi 2026.
7. Didier Deschamps (Prancis) - 3,31 Juta Pounds Per Tahun

Didier Deschamps menjadi salah satu pelatih tersukses dalam sejarah sepak bola Prancis. Ia pernah membawa Les Bleus menjuarai Piala Dunia 2018 dan mencapai final pada 2022.
Turnamen 2026 diperkirakan menjadi kompetisi terakhirnya bersama tim nasional. Deschamps telah mengabdi lebih dari satu dekade di kursi pelatih Prancis.
Nama Zinedine Zidane terus disebut sebagai kandidat penerusnya. Pergantian generasi di kursi pelatih tampaknya hanya tinggal menunggu waktu.
6. Roberto Martinez (Portugal) - 3,5 Juta Pounds Per Tahun

Roberto Martinez mendapat kesempatan menangani generasi emas Portugal setelah sebelumnya melatih Belgia. Ia langsung memberikan hasil dengan membawa Portugal menjuarai UEFA Nations League 2025.
Portugal memiliki banyak pemain berkualitas di hampir semua lini. Kekuatan tersebut membuat ekspektasi terhadap Martinez semakin tinggi menjelang Piala Dunia.
Gaji sebesar 3,5 juta pounds per tahun mencerminkan besarnya tuntutan yang harus dipenuhi. Target utama tentu membawa Portugal bersaing dalam perebutan gelar juara dunia.
5. Fabio Cannavaro (Uzbekistan) - 3,5 juta Juta Pounds Per Tahun

Fabio Cannavaro menjadi nama yang cukup mengejutkan dalam daftar ini. Legenda Italia tersebut menerima bayaran yang setara dengan Roberto Martinez bersama Portugal.
Karier kepelatihannya membawanya berkelana ke berbagai negara. Ia pernah menangani tim di Arab Saudi, China, Kroasia, Italia, hingga akhirnya menerima tawaran Uzbekistan.
Menariknya, Cannavaro tidak berperan dalam proses lolosnya Uzbekistan ke Piala Dunia. Federasi memilih menunjuknya karena pengalaman internasional yang dianggap mampu meningkatkan daya saing tim.
4. Julian Nagelsmann (Jerman) - 4,2 Juta Pounds Per Tahun

Julian Nagelsmann menjadi salah satu pelatih muda paling dihormati di sepak bola modern. Meski masih berusia 30-an tahun, reputasinya sudah berada di level elite.
Sebelum menangani Jerman, Nagelsmann sukses membangun nama bersama Hoffenheim, RB Leipzig, dan Bayern Munchen. Pendekatan taktis inovatif menjadi ciri khasnya.
Federasi Jerman bergerak cepat mengamankan jasanya sebelum Euro 2024. Kontraknya saat ini masih berlaku hingga Euro 2028.
3. Mauricio Pochettino (Amerika Serikat) - 4,53 Juta Pounds Per Tahun

Amerika Serikat memilih langkah ambisius dengan menunjuk Mauricio Pochettino. Pelatih asal Argentina itu menjadi sosok yang diharapkan mampu mengangkat level tim nasional tuan rumah.
Pengalamannya melatih klub-klub besar Eropa menjadi alasan utama perekrutan tersebut. Pochettino pernah menangani Tottenham Hotspur, Paris Saint-Germain, dan Chelsea.
Gaji sebesar 4,53 juta pounds per tahun menjadikannya pelatih dengan bayaran tertinggi dalam sejarah sepak bola Amerika Serikat. Tekanan untuk membawa tim melangkah jauh pun semakin besar.
2. Thomas Tuchel (Inggris) - 5,06 Juta Pounds Per Tahun

Federasi Inggris memutuskan berinvestasi besar setelah era Gareth Southgate berakhir. Thomas Tuchel dipilih karena rekam jejaknya yang sangat kuat di kompetisi sistem gugur.
Pelatih asal Jerman itu pernah mencapai dua final Liga Champions dan memenangkan satu di antaranya. Pengalaman tersebut dianggap sangat cocok dengan kebutuhan Inggris di turnamen besar.
Tuchel juga pernah melatih PSG, Chelsea, dan Bayern Munchen. Karena itu, dibutuhkan kontrak bernilai tinggi untuk membujuknya beralih ke sepak bola internasional.
1. Carlo Ancelotti (Brasil) - 8,28 Juta Pounds Per Tahun

Carlo Ancelotti menjadi pelatih dengan bayaran tertinggi di Piala Dunia 2026. Brasil memberikan gaji sebesar 8,28 juta pounds per tahun kepada pelatih legendaris asal Italia tersebut.
Ancelotti memiliki rekam jejak luar biasa dengan lima gelar Liga Champions. Ia juga menjadi satu-satunya pelatih yang pernah menjuarai liga di lima kompetisi elite Eropa.
Federasi Brasil berharap pengalaman dan ketenangannya mampu membawa Selecao kembali ke puncak dunia. Kepercayaan itu juga terlihat dari kontrak jangka panjang yang telah diperpanjang hingga Piala Dunia 2030.
Sumber: Planet Football
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 15 September 2026, 05:01
-
Hasil Inter vs Udinese: Comeback Gila! Tertinggal 0-2, Nerazzurri Menang 5-3
Liga Italia 15 September 2026, 03:45
-
Elliot Anderson Puji Bintang MU Ini: Dia Pemain Top!
Liga Inggris 15 September 2026, 00:13
-
Juventus Ngidam Super-sub Arsenal Ini?
Liga Italia 14 September 2026, 23:42
-
Kalah di Derby Manchester, MU Janji Bakal Lekas Bangkit!
Liga Inggris 14 September 2026, 23:30
LATEST UPDATE
-
Elche Punya Rencana Khusus Hadapi Real Madrid: Bukan Parkir Bus, tapi Kuasai Bola
Liga Spanyol 15 September 2026, 16:12
-
Rodri Buka-bukan Ungkap Alasan Tolak Real Madrid dan Pilih Barcelona: Bukan Keputusan Mudah
Liga Spanyol 15 September 2026, 15:45
-
KONI Dukung PB ESI di Bawah Herindra, Bidik Prestasi Dunia dan Perkuat Game Lokal
Olahraga Lain-Lain 15 September 2026, 15:27
-
Prediksi FC Seoul vs Persib 16 September 2026
Bola Indonesia 15 September 2026, 15:24
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs Dewa United 16 September 2026
Bola Indonesia 15 September 2026, 15:14
-
Serie A tak Lagi 'Boring': Belum Muncul Skor 0-0 hingga Pekan ke-4 Musim 2026/2027
Liga Italia 15 September 2026, 14:48
-
Harry Kane Tembus 150 Gol di Bayern Munchen, Lebih Cepat dari Robert Lewandowski!
Bundesliga 15 September 2026, 14:15
-
Kabar Mengejutkan FC Seoul: Turunkan Tim SMA untuk Hadapi Persib di ACL Two?
Bola Indonesia 15 September 2026, 13:48
-
Cristian Chivu Bela Josep Martinez, Tegaskan Kiper Inter Milan Bukan Masalah
Liga Italia 15 September 2026, 13:29
-
Prediksi Barcelona vs Racing Santander 17 September 2026
Liga Eropa UEFA 15 September 2026, 13:13
-
Lamine Yamal atau Kylian Mbappe: Siapa yang Lebih Layak Memenangkan Ballon d'Or?
Liga Spanyol 15 September 2026, 12:54
-
EMTEK Media Dapat Kepercayaan untuk Kelola Izin Nonton Bareng FIFA ASEAN Cup 2026
Bola Indonesia 15 September 2026, 12:45
-
Gabriel Jesus Siap Bersaing dengan Raphinha di Barcelona
Liga Spanyol 15 September 2026, 12:19
-
Prediksi Man Utd vs Brighton 17 September 2026
Liga Inggris 15 September 2026, 12:08
-
Mikel Arteta Tegaskan Arsenal Siap Hadapi Jadwal Padat
Liga Inggris 15 September 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
