Anggaran Piala Dunia 2026 Dipangkas Habis-habisan, Ada Apa?
Afdholud Dzikry | 13 Maret 2026 15:55
Bola.net - FIFA secara mengejutkan memangkas anggaran operasional Piala Dunia 2026 lebih dari 100 juta dolar AS. Kebijakan efisiensi ini mulai memengaruhi persiapan turnamen di kawasan Amerika Utara.
Instruksi penghematan datang langsung dari kantor pusat FIFA di Swiss kepada kantor cabang di Miami. Sejak itu, sejumlah departemen diminta menekan pengeluaran agar arus kas organisasi tetap terjaga.
Padahal sebelumnya, Presiden FIFA Gianni Infantino menyatakan bahwa turnamen ini berpotensi menghasilkan pendapatan hingga 11 miliar dolar AS. Namun, tekanan justru mulai terasa pada sektor operasional yang paling penting.
Situasi ini memicu polemik karena pemangkasan anggaran menyentuh aspek krusial seperti keamanan dan logistik. Akibatnya, publik mulai mempertanyakan kesiapan FIFA dalam menggelar turnamen terbesar di dunia sepak bola.
Dampak Efisiensi ke Sektor Krusial

Pemotongan anggaran yang nilainya melampaui Rp1,6 triliun itu berdampak pada berbagai bidang operasional di Amerika Serikat. Sektor keamanan, transportasi, hingga aksesibilitas bagi suporter menjadi yang paling terdampak.
FIFA menyatakan bahwa evaluasi anggaran merupakan langkah yang wajar menjelang turnamen besar. Organisasi tersebut beralasan bahwa efisiensi diperlukan agar lebih banyak dana dapat dialokasikan untuk pengembangan sepak bola global.
"FIFA terus meninjau efisiensi anggaran untuk memastikan biaya tetap terkendali," ujar juru bicara FIFA kepada The Athletic.
"Hal ini tidak seharusnya mengejutkan karena evaluasi anggaran memang selalu dilakukan sebelum setiap turnamen," tambahnya.
Beban Berat bagi Kota Tuan Rumah
Di sisi lain, kebijakan penghematan FIFA berbanding terbalik dengan beban yang harus ditanggung kota-kota tuan rumah. Sejumlah pemerintah kota di Amerika Serikat mulai mengeluhkan besarnya biaya keamanan yang harus mereka tanggung.
Berdasarkan perjanjian awal, FIFA memegang penuh pendapatan dari tiket, hak siar, hingga parkir stadion. Sementara itu, pemerintah lokal wajib menjamin keamanan pengunjung menggunakan dana pajak publik.
Ketegangan muncul ketika FIFA menolak bertanggung jawab atas keamanan di luar perimeter stadion. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran terhadap potensi masalah logistik saat jutaan suporter datang.
Ketidakpastian dukungan dana dari pemerintah federal juga memperumit situasi. Kota seperti Boston bahkan masih mencari tambahan anggaran untuk menutup kebutuhan keamanan.
Fans Hadapi Harga Selangit
Di tengah kebijakan efisiensi tersebut, para penggemar justru harus membayar lebih mahal untuk menonton pertandingan. Harga tiket Piala Dunia 2026 diperkirakan menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah turnamen.
Tiket standar fase grup saja dapat mencapai sekitar 700 dolar AS atau sekitar Rp11 juta. Sementara itu, tiket kategori bawah untuk laga final diperkirakan bisa menembus Rp140 juta.
Keluhan juga muncul terkait tarif parkir stadion yang dinilai terlalu tinggi. Di area MetLife Stadium, biaya parkir dilaporkan mencapai 225 dolar AS, termasuk bagi penyandang disabilitas.
Selain itu, kebijakan harga dinamis yang diterapkan FIFA turut memicu kritik. Banyak pihak menilai organisasi tersebut terlalu agresif dalam memaksimalkan keuntungan di pasar sepak bola Amerika Utara.
Disadur dari: Bola.com (Aning Jati; 11/3/2026)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
Piala Dunia 18 Agustus 2026, 09:27
-
Cristiano Ronaldo Ungkap Rencana Pensiun: Ini Mungkin Tahun Terakhir Saya
Bola Dunia Lainnya 17 Agustus 2026, 07:19
LATEST UPDATE
-
Opening Ceremony Asian Games 2026: Dewa Ayu dan Daniel Bawa Budaya Bali-Batak Toba
Olahraga Lain-Lain 19 September 2026, 18:05
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Gagal Pertahankan Keunggulan, Garudayaksa Curi Satu Poin
Bola Indonesia 19 September 2026, 17:33
-
Hasil PSM Makassar vs Persita: Saling Kejar Gol, Laga Berakhir 2-2
Bola Indonesia 19 September 2026, 17:26
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs PSS Sleman 20 September 2026
Bola Indonesia 19 September 2026, 17:12
-
Link Live Streaming Bhayangkara FC vs Isenmulang di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 19 September 2026, 17:02
-
Link Live Streaming Persija vs Java United di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 19 September 2026, 17:00
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Persib 20 September 2026
Bola Indonesia 19 September 2026, 16:18
-
Prediksi Susunan Pemain Brighton vs Arsenal: Saka dan Odegaard Kembali Starter
Liga Inggris 19 September 2026, 16:00
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs Bali United 20 September 2026
Bola Indonesia 19 September 2026, 15:15
-
Link Live Streaming PSM vs Persita di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 19 September 2026, 15:12
-
Link Live Streaming Persebaya vs Garudayaksa di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 19 September 2026, 15:04
-
Prediksi Marseille vs PSG 21 September 2026
Liga Eropa Lain 19 September 2026, 14:14
-
Prediksi Milan vs Lecce 21 September 2026
Liga Italia 19 September 2026, 13:05
-
Prediksi Juventus vs Atalanta 20 September 2026
Liga Italia 19 September 2026, 12:06
-
Prediksi Fulham vs Man Utd 20 September 2026
Liga Inggris 19 September 2026, 11:17
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



