Harry Kane Samai Rekor Cristiano Ronaldo, Kvaratskhelia Ukir Sejarah Baru di Liga Champions
Afdholud Dzikry | 8 Mei 2026 14:43
Bola.net - Harry Kane resmi menuliskan tinta emas dalam buku sejarah Liga Champions meski Bayern Munchen harus tersingkir. Penyerang asal Inggris tersebut berhasil menyamai rekor gol legendaris yang sebelumnya dipegang oleh Cristiano Ronaldo.
Ketajaman Kane terbukti sangat konsisten sepanjang fase krusial kompetisi kasta tertinggi Eropa ini. Ia sukses mencetak gol dalam enam pertandingan fase gugur secara berturut-turut pada musim ini.
Namun, rekor Kane tersebut dibayangi oleh pencapaian yang jauh lebih impresif dari bintang Georgia, Khvicha Kvaratskhelia. Pemain sayap lincah tersebut mencatatkan rekor kontribusi gol yang lebih panjang dibandingkan sang kapten timnas Inggris.
Persaingan rekor individu ini menjadi bumbu penyedap yang sangat menarik menjelang partai puncak. PSG dijadwalkan akan menantang Arsenal dalam laga final yang bakal diselenggarakan di Budapest, Hungaria.
Rekor Gol Beruntun Harry Kane

Rentetan gol Harry Kane dimulai sejak babak 16 besar saat Bayern menghadapi Atalanta. Penyerang berjuluk "The Hurricane" itu langsung mencetak dua gol dan membawa timnya lolos dengan meyakinkan.
Ketajamannya berlanjut di perempat final ketika Bayern bertemu Real Madrid. Kane kembali mencetak gol dalam dua leg melawan raksasa Spanyol tersebut.
Ia juga mencatatkan nama di papan skor saat menghadapi PSG pada semifinal leg kedua. Meski demikian, gol itu tidak cukup untuk menyelamatkan Bayern dari kegagalan menuju partai puncak.
Walau tersingkir, Kane tetap menorehkan pencapaian besar dengan menyamai rekor Ronaldo. Enam laga fase gugur beruntun dengan gol menjadi bukti konsistensinya di pertandingan penting.
Kvaratskhelia Lampaui Capaian Kane

Di tengah sorotan terhadap Kane, Kvicha Kvaratskhelia justru tampil lebih impresif dalam urusan kontribusi gol. Pemain yang dijuluki Kvaradona itu selalu terlibat dalam gol pada tujuh laga fase gugur terakhir PSG.
Catatan tersebut dimulai saat ia mencetak gol ke gawang Monaco di babak 16 besar. Setelah itu, Kvaratskhelia terus tampil menentukan saat menghadapi Chelsea dan Liverpool.
Ia mencetak brace pada semifinal leg pertama sebelum memberikan asis penting di leg kedua. Kemampuannya menciptakan peluang di laga besar membuat namanya mulai masuk dalam pembicaraan kandidat Ballon d'Or.
Kvaratskhelia tidak hanya tajam sebagai pencetak gol. Ia juga menjadi motor serangan PSG dengan kreativitas dan visi bermain yang konsisten sepanjang fase gugur.
Menuju Final Impian di Budapest

Final Liga Champions musim ini akan mempertemukan PSG dan Arsenal di Budapest. Duel tersebut diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim sama-sama tampil konsisten sejak fase awal turnamen.
Kvaratskhelia kini berpeluang memperpanjang rekor kontribusi golnya menjadi delapan pertandingan beruntun. Jika berhasil melakukannya di final, catatan itu akan menjadi salah satu rekor paling sulit dipatahkan di Liga Champions.
Performa Kane dan Kvaratskhelia menunjukkan tingginya kualitas persaingan musim ini. Kane mungkin gagal membawa Bayern ke final, tetapi rekornya tetap menempatkan namanya sejajar dengan Cristiano Ronaldo.
Kini perhatian publik tertuju pada Kvaratskhelia. Banyak yang menanti apakah Kvaradona mampu menutup musim dengan trofi Liga Champions untuk PSG.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juara atau Tidak, Arsenal Harus Pertahankan Mikel Arteta
Liga Inggris 7 Mei 2026, 23:32
LATEST UPDATE
-
Prediksi Wolfsburg vs Bayern 9 Mei 2026
Bundesliga 8 Mei 2026, 16:07
-
Prediksi Man City vs Brentford 9 Mei 2026
Liga Inggris 8 Mei 2026, 15:22
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Atletico Madrid
Editorial 5 Mei 2026, 21:55


















