Ini Lima Gol Terbaik Maradona di Piala Dunia Pilihan FIFA
Serafin Unus Pasi | 26 November 2020 18:22
Bola.net - Sepanjang kariernya di lapangan hijau, Diego Armando Maradona tak hanya menjadi andalan bagi timnya. Si Tangan Tuhan juga menjadi andalan bagi Timnas Argentina.
Dalam kariernya, Maradona tercatat 91 kali bermain membela Tim Tango. Dalam nyaris dari seratus penampilan tersebut, ia mencetak 34 gol.
Dari 34 gol tersebut, ada delapan gol yang ia cetak pada ajang Piala Dunia. Total, ia sempat tampil 21 kali dalam empat gelaran ajang sepak bola paling akbar di dunia tersebut.
Dari delapan gol Maradona pada gelaran Piala Dunia, FIFA memilih lima gol terbaik. Cuplikan gol-gol ini diunggah melalui akun Youtube resmi mereka, FIFATV.
Gol Maradona mana sajakah yang masuk dalam pilihan FIFA tersebut? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
1986 - Argentina vs Italia
Argentina bertemu dengan Italia pada fase Grup A Piala Dunia 1986. Pertandingan ini dihelat di Estadio Cuauhtémoc, Puebla, 5 Juni 1986.
Pada pertandingan ini, Argentina bermain imbang 1-1 dengan Italia. Mereka tertinggal lebih dahulu melalui eksekusi Alessandro Altobelli pada menit enam. Namun, Maradona sukses menyamakan kedudukan pada 34.
Maradona mencetak gol ini dengan sangat cantik. Usai menerima umpan terobosan dari gelandang Argentina, tanpa mengontrol bola terlebih dulu, Maradona langsung melepas sepakan ke gawang yang mengecoh bek Gaetano Scirea dan kiper Giovanni Galli.
1982 - Argentina vs Hungaria
Argentina bertemu dengan Hungaria pada Grup 3 Piala Dunia 1982. Pertandingan ini dihelat di Estadio José Rico Pérez, Alicante, 18 Juni 1982.
Dalam pertandingan ini, Argentina menang dengan skor 4-1. Dua gol pada laga ini dicetak Maradona. Sementara, dua gol lain dicetal Osvaldo Ardiles dan Daniel Bertoni.
Yang menjadi gol pilihan FIFA adalah gol pertama Maradona pada laga ini. Menerima umpan terobosan Mario Kempes, Maradona langsung melesat ke sisi kanan pertahanan Hungaria. Begitu masuk kotak penalti, ia melepas sepakan dengan kaki kirinya. Derasnya laju bola membuat kiper Hungaria, Ferenc Mészáros tak bisa mengantisipasinya.
1994 - Argentina vs Yunani
Argentina bertemu dengan Yunani pada Grup D Piala Dunia 1994. Pertandingan ini dihelat di Foxboro Stadium, Foxborough, 21 Juni 1994.
Pada laga ini, Argentina menang empat gol tanpa balas. Tiga gol Gabriel Batistuta dan satu gol Maradona membawa Tim Tango meraih poin penuh pada laga tersebut.
Gol Maradona pada laga ini tercipta melalui proses yang sangat spesial. Tak hanya mengandalkan liukan Maradona dalam menusuk pertahanan lawan, gol ini merupakan buah kerja sama rapi para penggawa Argentina. Memanfaatkan umpan Fernando Redondo, Maradona merobek gawang Yunani yang dikawal Antonis Minou.
Bagi Maradona, gol ini sangat berkesan. Pasalnya, ini gol terakhirnya bagi Timnas Argentina.
1986 Argentina vs Belgia
Argentina menghadapi Belgia pada Semifinal Piala Dunia 1986. Pertandingan ini dihelat di Estadio Azteca, Mexico City, 25 Juni 1986.
Dalam pertandingan ini, Argentina menang dua gol tanpa balas. Maradona memborong dua gol kemenangan Tango pada laga ini.
Yang menjadi gol pilihan FIFA adalah gol kedua Maradona, yang dicetaknya pada menit ke-63. Menerima umpan terobosan Mario Kempes, Maradona langsung melesat ke kotak penalti Belgia. Tanpa kesulitan, Maradona menaklukkan empat pemain bertahan Belgia dan melepas sepakan keras ke gawang Jean-Marie Pfaff.
1986 Argentina vs Inggris
Argentina menghadapi Inggris pada Perempat Final Piala Dunia 1986. Pertandingan ini dihelat di Estadio Azteca, Mexico City, 22 Juni 1986.
Dalam pertandingan ini, Argentina menang 2-1 dari Inggris. Maradona memborong dua gol kemenangan Argentina. Sementara, gol semata wayang Inggris dicetak Gary Lineker.
Gol terbaik Maradona pilihan FIFA pada laga ini tentu bukan gol Tangan Tuhan yang ia cetak pada menit 51. Gol terpilih adalah gol kedua Maradona ke gawang Inggris.
Gol ini merupakan pameran kemampuan individu Maradona. Ia menari melewati Peter Beardsley, Peter Reid, Terry Butcher, dan Terry Fenwick. Kemudian, ia sukses mengecoh Peter Shilton dan menyorong bola ke gawang yang sudah kosong.
Maradona sendiri mengaku gol tersebut bukanlah sebuah kesengajaan. Mulanya, ia berencana mengoper bola kepada Jorge Valdano.
"Namun, ketika saya masuk pertahanan Inggris, mereka mengepung saya. Saya pun tak memiliki ruang. Jadi, saya meneruskan permainan dan menuntaskan peluang ini sendiri," ucapnya.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





