Jude Bellingham Tak Panik usai Inggris Ditahan Ghana
Aga Deta | 24 Juni 2026 14:30
Bola.net - Jude Bellingham menilai hasil imbang tanpa gol pada laga Inggris vs Ghana bisa menjadi bekal penting bagi timnya di Piala Dunia 2026. Gelandang berusia 22 tahun itu menegaskan The Three Lions tidak perlu panik menghadapi hasil tersebut.
Inggris ditahan Ghana 0-0 pada matchday kedua Grup L Piala Dunia 2026 di Boston Stadium, Foxborough. Hasil itu membuat pasukan Thomas Tuchel mengoleksi empat poin dari dua pertandingan.
Sepanjang laga, Inggris mendominasi permainan dengan penguasaan bola mencapai 78,8 persen. Mereka juga melepaskan 19 tembakan, tetapi gagal menemukan gol kemenangan.
Meski gagal memastikan tiket ke babak 32 besar lebih cepat, Inggris masih berada dalam posisi yang menguntungkan. Kemenangan atas Panama pada laga terakhir fase grup akan memastikan mereka melaju ke fase gugur.
Pengalaman Menghadapi Gaya Bermain yang Berbeda

Bellingham menilai pertandingan melawan Ghana memberikan pengalaman berharga bagi Inggris. Menurutnya, turnamen seperti Piala Dunia mempertemukan tim dengan karakter permainan yang berbeda-beda.
Ghana disebut memberikan ancaman yang tidak biasa dibanding lawan-lawan yang sering dihadapi Inggris di Eropa. Karena itu, laga tersebut menjadi ujian penting bagi timnya.
"Kami tidak hanya akan menghadapi tim-tim dari Eropa atau yang biasa kami hadapi. Sangat luar biasa bisa menghadapi lebih awal tim kuat dari Afrika yang memberikan ancaman yang benar-benar berbeda, dan kami melihatnya hari ini," ujar Bellingham.
"Sulit untuk membongkar pertahanan mereka. Mereka luar biasa dalam serangan balik dan selalu membuat kami sedikit waspada ketika sedang menyerang," lanjut Bellingham.
Hasil Imbang yang Tetap Memberikan Pelajaran

Inggris sebenarnya tampil dominan sepanjang pertandingan. Namun mereka kesulitan mengubah penguasaan bola dan peluang menjadi gol.
Bellingham mengakui timnya frustrasi dengan hasil akhir pertandingan. Meski begitu, ia tetap memberikan apresiasi kepada Ghana yang tampil disiplin sepanjang laga.
"Bagian indah dari Piala Dunia adalah Anda bisa menghadapi tim, pemain, dan gaya bermain yang biasanya tidak Anda temui. Pengalaman ini pasti akan sangat berguna untuk perjalanan kami di sisa turnamen," kata Bellingham.
"Sangat membuat frustrasi. Rasanya seperti yang selalu terjadi kepada kami di turnamen, tampil bagus dan menang pada laga pertama, lalu pertandingan kedua sedikit membuat frustrasi karena cara lawan bertahan dan bermain," tambah Bellingham.
Tidak Ada Kepanikan di Ruang Ganti

Peluang terbaik Inggris datang menjelang akhir laga melalui Harry Kane. Namun kapten Inggris itu gagal memaksimalkan kesempatan emas yang didapatkannya.
Meski gagal meraih kemenangan, Bellingham memastikan suasana ruang ganti tetap tenang. Ia meminta rekan-rekannya untuk tetap menjaga energi positif menjelang laga berikutnya.
"Saya hanya mengatakan kepadanya agar tidak menghabiskan semua peluang itu sekarang. Tidak ada kekhawatiran, tidak ada stres, dan tidak ada drama sama sekali di ruang ganti. Kami memiliki empat poin dan itu menempatkan kami dalam posisi yang baik," ucap Bellingham.
"Sebagai salah satu pemain yang lebih berpengalaman, pesan saya adalah tetap positif dan menjaga suasana baik yang sudah kami bangun. Ini bukan akhir dari segalanya," tegas Bellingham.
Fokus Menatap Laga Kontra Panama

Inggris kini mengalihkan fokus ke pertandingan terakhir Grup L melawan Panama. Laga tersebut akan menjadi penentu langkah mereka menuju babak 32 besar.
Bellingham berharap tim dan media tidak bereaksi berlebihan terhadap hasil imbang melawan Ghana. Ia menegaskan Inggris akan melakukan evaluasi sebelum menghadapi Panama.
"Ini adalah salah satu hal yang memang bisa terjadi. Penting bagi kami dan juga bagi kalian semua untuk tidak terlalu negatif atau terlalu membesar-besarkan situasi ini," ungkap Bellingham.
"Kami akan mempersiapkan diri, mempelajari rekaman pertandingan untuk melihat bagian yang bisa kami perbaiki, lalu bersiap menghadapi Panama," pungkas Bellingham.
Sumber: Flashscore
Klasemen Piala Dunia 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jude Bellingham Lolos dari Kartu Merah
Piala Dunia 24 Juni 2026, 16:33
-
Masih Menggila, Lionel Messi Diyakini Bisa Tampil di Piala Dunia 2030
Piala Dunia 24 Juni 2026, 16:00
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Turki vs Amerika Serikat 26 Juni 2026
Piala Dunia 24 Juni 2026, 15:41
-
Ditahan Ghana, Eberechi Eze Minta Inggris Abaikan Kritik
Liga Inggris 24 Juni 2026, 15:30
LATEST UPDATE
-
Warisan Cristiano Ronaldo Kian Besar Berkat Gol di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 24 Juni 2026, 17:00
-
Austria Bisa Diuntungkan Jika Kalah dari Aljazair, Kok Bisa?
Piala Dunia 24 Juni 2026, 16:42
-
Jude Bellingham Lolos dari Kartu Merah
Piala Dunia 24 Juni 2026, 16:33
-
Masih Menggila, Lionel Messi Diyakini Bisa Tampil di Piala Dunia 2030
Piala Dunia 24 Juni 2026, 16:00
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Turki vs Amerika Serikat 26 Juni 2026
Piala Dunia 24 Juni 2026, 15:41
-
Ditahan Ghana, Eberechi Eze Minta Inggris Abaikan Kritik
Liga Inggris 24 Juni 2026, 15:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Paraguay vs Australia 26 Juni 2026
Piala Dunia 24 Juni 2026, 15:20
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Tunisia vs Belanda 26 Juni 2026
Piala Dunia 24 Juni 2026, 15:07
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41



