Resmi, Italia Mulai Babak Baru Bersama Gattuso di Kursi Pelatih
Dimas Ardi Prasetya | 15 Juni 2025 22:31
Bola.net - Timnas Italia resmi memasuki era baru setelah Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) mengumumkan penunjukan Gennaro Gattuso sebagai pelatih kepala per 15 Juni 2025. Langkah ini menjadi penanda transisi penting setelah berakhirnya kerja sama dengan Luciano Spalletti.
Setelah beberapa hasil yang kurang memuaskan, khususnya di gelaran Kualifikasi Piala Dunia 2026, FIGC melakukan evaluasi mendalam terhadap arah tim nasional. Hasil evaluasi itu mendorong federasi untuk mencari figur baru yang mampu membawa pembaruan dalam skuat Azzurri.
Federasi tidak membuang waktu dan segera melakukan penjajakan terhadap sejumlah kandidat potensial. Dalam proses seleksi itu, timnas Italia dinilai membutuhkan sosok dengan visi kuat dan karakter kepemimpinan yang kokoh.
Dari sederet nama yang dipertimbangkan, termasuk pelatih berpengalaman baik dari dalam maupun luar negeri, perhatian akhirnya berpusat pada satu tokoh yang punya ikatan emosional kuat dengan Italia. Gennaro Gattuso muncul sebagai pilihan utama.
Gattuso Resmi Ditunjuk, FIGC Siap Bangun Ulang Timnas

Setelah melewati tahap diskusi internal, FIGC secara resmi menunjuk Gennaro Gattuso sebagai pelatih baru timnas. Sosoknya dinilai mampu menjawab tantangan berat yang tengah dihadapi Azzurri saat ini.
Gattuso dikenal sebagai figur yang karismatik dan memiliki kedekatan historis dengan warna biru Italia. Sebagai bagian dari tim yang menjuarai Piala Dunia 2006, ia membawa semangat kebangsaan yang dianggap penting untuk membangkitkan kembali kejayaan tim.
Negosiasi antara Gattuso dan FIGC berjalan cepat dan disertai kesepahaman dalam visi membangun kembali identitas tim. Federasi menjadwalkan seremoni perkenalan Gattuso pada 19 Juni mendatang, bertempat di Hotel Parco dei Principi, Roma. Acara tersebut akan menjadi tonggak awal kolaborasi antara pelatih baru dan federasi.
Dukungan Penuh FIGC untuk Gattuso, Gravina Angkat Suara
Presiden FIGC, Gabriele Gravina, menyampaikan keyakinannya terhadap penunjukan Gattuso. Ia menganggap mantan gelandang itu sebagai pilihan tepat untuk menghadapi agenda besar tim nasional ke depan.
“Gattuso adalah simbol sepak bola Italia. Kaus biru bagaikan kulit kedua baginya. Motivasi, profesionalisme, dan pengalamannya akan menjadi hal mendasar untuk menghadapi komitmen Tim Nasional yang akan datang dengan sebaik-baiknya," ujar Gravina seperti dikutip dari laman figc.it.
“Menyadari pentingnya tujuan yang ingin kita capai, saya berterima kasih kepadanya atas ketersediaan dan dedikasi totalnya dalam menerima tantangan ini, berbagi proyek FIGC untuk pengembangan sepak bola kita secara menyeluruh, di mana kaus biru memainkan peran sentral yang strategis,” imbuh Gravina.
Rekam Jejak Gattuso Sebelum ke Timnas Italia
Sebelum kembali ke timnas sebagai pelatih, Gattuso telah melalui perjalanan cukup panjang dalam dunia kepelatihan. Ia memulai dari klub-klub kecil seperti Sion dan Pisa sebelum naik level ke klub-klub besar.
Gattuso sempat melatih AC Milan, Napoli, Valencia, dan Marseille, mencatatkan berbagai pengalaman penting di level atas. Terakhir, ia menangani Hajduk Split sebelum menerima tawaran melatih Italia.
Gattuso sendiri dikenal suka memainkan formasi 4-3-3 dan gaya mainnya kerap dibandingkan dengan Maurizio Sarri. Meski belum meraih banyak gelar prestisius, Gattuso tetap dihormati berkat etos kerja dan loyalitasnya di dunia sepak bola.
(sumber: figc.it)
Baca Juga:
- Gennaro Gattuso Sepakat Latih Timnas Italia
- Gantikan Spalletti, Gennaro Gattuso Jadi Pelatih Baru Timnas Italia?
- Penyesalan Roberto Mancini: Keputusan Keliru Tinggalkan Timnas Italia
- Sebenarnya, Mengapa Serie A dan Sepakbola Italia itu Tertinggal?
- Italia Gagal Lolos ke Piala Dunia itu Rasanya Lebih Sakit Daripada Diputusin Pacar
- Kekacauan Timnas Italia dan Sentilan dari Arrigo Sacchi untuk Ranieri
- FIGC Bergerak Cepat! Gattuso Jadi Unggulan Gantikan Spalletti di Timnas Italia
- Ditawari Jadi Pelatih Timnas Italia, Claudio Ranieri: Maaf, Gak Dulu!
- Perpisahan Sunyi Luciano Spalletti dan Gli Azzurri
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
-
Prediksi Real Madrid vs Monaco Rabu 21 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 18:26
-
Apa yang Salah dengan Eberechi Eze di Arsenal?
Liga Inggris 19 Januari 2026, 17:29
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 17:14
LATEST UPDATE
-
Vinicius Dicemooh Fans Real Madrid, Kylian Mbappe tak Terima
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 01:15
-
Prediksi Bodo/Glimt vs Man City 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Kairat vs Club Brugge 20 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 22:30
-
Bara Api di Old Trafford: Tensi Tinggi Roy Keane dengan Istri Michael Carrick
Liga Inggris 19 Januari 2026, 22:24
-
Cristiano Ronaldo Menang Telak di Meja Hijau: Juventus Harus Bayar Rp165 Miliar
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:54
-
Update Saga Mike Maignan: Ada Kabar Positif dari AC Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:53
-
Daftar Pebulu Tangkis Indonesia dan Hasil Drawing Indonesia Masters 2026
Bulu Tangkis 19 Januari 2026, 20:30
-
Jadwal Persib Bandung di BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 20:22
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 20:10
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26






