Sarapan, Mogok, dan Laga Batal: Kekacauan Guinea Khatulistiwa di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Gia Yuda Pradana | 10 Oktober 2025 09:44
Bola.net - Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Afrika memunculkan kisah tak masuk akal. Pertandingan antara Timnas Guinea Khatulistiwa dan Timnas Malawi yang seharusnya digelar Kamis kemarin batal dimainkan karena tim tamu tidak hadir di stadion. Kejadian ini membuat laga otomatis dibatalkan dan menimbulkan pertanyaan besar mengenai profesionalisme dan kesiapan federasi sepak bola Guinea Khatulistiwa.
Sebelum laga, sempat terjadi ketegangan antara para pemain dengan federasi dan pemerintah. Persoalan tersebut dikabarkan telah diselesaikan, tetapi justru muncul masalah baru yang membuat para pemain menolak berangkat ke lokasi pertandingan. Kekacauan itu berakar pada buruknya manajemen perjalanan yang membuat pemain merasa diperlakukan tidak layak.
Kegagalan tampil ini menjadi pukulan telak bagi Guinea Khatulistiwa, yang tengah berjuang memperbaiki posisi di klasemen kualifikasi. Federasi kini harus menghadapi kemungkinan sanksi tambahan dari FIFA karena ketidakhadiran tersebut.
Perjalanan yang Berantakan, Laga pun Gagal
Masalah bermula dari rencana perjalanan yang berubah secara mendadak. Para pemain awalnya dijadwalkan terbang ke Malawi pada pagi hari agar bisa beristirahat sebelum bertanding. Akan tetapi, para pemain diberitahu setelah sarapan bahwa penerbangan mereka dipindahkan ke sore hari tanpa alasan yang jelas. Kondisi itu membuat tim diperkirakan baru tiba di lokasi pertandingan menjelang kick-off.
Lebih parah lagi, para pemain dikabarkan akan langsung menuju stadion tanpa waktu istirahat, bahkan berganti pakaian di pesawat. Situasi tersebut dianggap tidak masuk akal dan membahayakan kebugaran mereka. Akhirnya, para pemain memutuskan untuk tidak berangkat sama sekali, membuat laga dibatalkan hanya beberapa jam sebelum dimulai.
Insiden ini mencerminkan betapa lemahnya koordinasi antara federasi dan tim nasional. Dalam ajang sebesar kualifikasi Piala Dunia, kelalaian seperti ini seharusnya tidak terjadi, apalagi di level internasional.
Sanksi, Kekacauan, dan Masa Depan yang Suram
Kegagalan tampil melawan Malawi hanyalah satu dari serangkaian masalah yang menimpa Guinea Khatulistiwa. Sebelumnya, mereka sudah dijatuhi hukuman oleh FIFA karena menurunkan pemain ilegal, Emilio Nsue, dalam dua kemenangan 1-0 atas Namibia dan Liberia. Hasil tersebut kemudian dianulir dan diubah menjadi kekalahan 0-3 bagi Guinea Khatulistiwa.
Selain mengubah hasil pertandingan, FIFA juga menjatuhkan larangan enam bulan bagi Nsue untuk bermain di level internasional. Hukuman ini memperburuk situasi tim yang kini harus menata ulang strategi di tengah tekanan publik dan sorotan dunia sepak bola Afrika.
Guinea Khatulistiwa masih memiliki jadwal melawan Liberia pada Senin mendatang dan berjanji akan memainkan laga tersebut. Akan tetapi, dengan berbagai kekacauan yang terjadi dalam waktu singkat, publik meragukan apakah mereka benar-benar siap kembali fokus pada sepak bola — atau justru masih terjebak dalam konflik internal yang tak kunjung selesai.
Sumber: SPORTbible
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Suporter Terbaik di Dunia: Dukungan Tanpa Batas Pemain ke-12 Timnas Indonesia
- Dua Gol Cepat Arab Saudi Hancurkan Irama Permainan Timnas Indonesia
- Timnas Indonesia: Ketangguhan Paes, Ketenangan Diks, Semangat Romeny
- Timnas Indonesia di Ujung Jurang: Jalur Curam Menuju Piala Dunia 2026
- Firas Al-Buraikan yang Gagal Dijinakkan dan Harapan Menipis Timnas Indonesia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan dan Pentingnya Fleksibilitas Taktik
Liga Italia 12 Januari 2026, 21:56
-
2 Fondasi Utama AC Milan Mulai Goyah
Liga Italia 12 Januari 2026, 21:44
-
Trofi Juara yang Terasa Indah buat Barcelona
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 20:49
-
Raphinha, Pembeda di Panggung Besar
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 20:41
-
Sedikit Rasa Pahit dari Kemenangan Manis Barcelona
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 20:30
LATEST UPDATE
-
Hasil Juventus vs Cremonese: Menggila di Turin, Bianconeri Bungkam Tim Tamu 5-0
Liga Italia 13 Januari 2026, 04:58
-
Hasil Liverpool vs Barnsley: Wirtz dan Ekitike Segel Kemenangan di Anfield
Liga Inggris 13 Januari 2026, 04:53
-
Hasil Lengkap Drawing FA Cup Putaran Keempat: Arsenal dan Chelsea Dapat Lawan Enteng
Liga Inggris 13 Januari 2026, 04:16
-
Resmi: Alvaro Arbeloa Ditunjuk Gantikan Xabi Alonso di Real Madrid
Liga Spanyol 13 Januari 2026, 03:47
-
Prediksi Newcastle vs Man City 14 Januari 2026
Liga Inggris 13 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Roma vs Torino 14 Januari 2026
Liga Italia 13 Januari 2026, 03:00
-
Rekap Hasil Piala Asia U-23: Kejutan Besar, Vietnam U-23 Kalahkan Arab Saudi
Asia 13 Januari 2026, 02:48
-
3 Rekrutan Baru AC Milan Musim 2025/2026 yang Masih Dipertanyakan
Liga Italia 13 Januari 2026, 02:32
LATEST EDITORIAL
-
Warisan Terakhir Ruben Amorim: 4 Nama Target yang Masih Bisa Direkrut MU
Editorial 12 Januari 2026, 15:17
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55


