Statistik, Chile Juara Piala Dunia 2014
Editor Bolanet | 6 Juni 2014 11:17
- Bukan tuan rumah , Argentina, Belanda, , Jerman, Inggris maupun Italia yang bakal menjuarai Piala Dunia 2014, melainkan . Itulah prediksi Rachel Riley, presenter televisi sekaligus ahli matematika asal Inggris, dengan hitung-hitungan statistiknya.
Dilansir Express, wanita kelahiran 11 Januari 1986 yang merupakan lulusan Oxbridge tersebut menggunakan data dan statistik dari gelaran-gelaran Piala Dunia sebelumnya. Dari situ, dia menemukan pola serta indikator yang menunjukkan bahwa Alexis Sanchez dan kawan-kawanlah yang akan meraih gelar juara dunia perdana mereka di Brasil 2014.
Dari semua variabel yang dipakai oleh Rachel Riley, beberapa yang paling penting adalah rasio gol, para pencetak gol, rasio kemenangan, iklim serta kondisi geografis. Tren performa juara-juara dunia sebelumnya di babak kualifikasi juga menjadi faktor penting dalam studi Rachel Riley.
Sejak Piala Dunia 1986 Meksiko, lima dari tujuh juaranya ternyata hanya memiliki rasio kemenangan antara 50% sampai 66% di babak kualifikasi. Hal itu mengindikasikan bahwa performa hebat di babak kualifikasi tak menjamin sebuah tim bisa gemilang di putaran utama. Kunci suksesnya adalah menemukan performa terbaik di saat yang tepat.
Selain itu, tujuh juara dunia sebelumnya cuma mencetak rata-rata 2,1 gol per laga di babak kualifikasi.
Ketergantungan terhadap satu pemain tertentu untuk mencetak gol pun bisa sangat merugikan tim di putaran utama. Dari data yang ada, para top scorer tim-tim juara Piala Dunia sebelumnya mencatatkan rasio 4,85 gol di babak kualifikasi.
Tim-tim dari Afrika, Amerika Utara dan Tengah, Asia serta Oseania tak dimasukkan dalam hitungan karena belum pernah ada wakil benua-benua itu yang berjaya di Piala Dunia. Fakta bahwa wakil Eropa selalu gagal di Amerika Selatan juga jadi salah satu bahan pertimbangan utama.
Peluang tuan rumah Brasil sendiri, menurut studi Rachel Riley, sedikit terpangkas 'berkat' status mereka sebagai favorit turnamen, yang selama ini selalu terbukti jadi kutukan bagi tim-tim mana pun begitu masuk putaran utama.
Dari perhitungan berdasarkan data dan statistik, analisis matematika saya menunjukkan bahwa Chile sangat berpotensi menciptakan kejutan dengan menjadi juara di Brasil, kata Rachel Riley.
Chile mungkin tak terlalu diperhitungkan. Namun, dari statistik, mereka adalah kuda hitam tahun ini. Meski berada di grup sulit (bersama juara bertahan Spanyol, Belanda dan Australia), mereka punya tim yang berkualitas. Saya yakin Chile bisa melangkah terus, bahkan sampai jadi juara, pungkasnya. [initial]
(exp/gia)
Dilansir Express, wanita kelahiran 11 Januari 1986 yang merupakan lulusan Oxbridge tersebut menggunakan data dan statistik dari gelaran-gelaran Piala Dunia sebelumnya. Dari situ, dia menemukan pola serta indikator yang menunjukkan bahwa Alexis Sanchez dan kawan-kawanlah yang akan meraih gelar juara dunia perdana mereka di Brasil 2014.
Dari semua variabel yang dipakai oleh Rachel Riley, beberapa yang paling penting adalah rasio gol, para pencetak gol, rasio kemenangan, iklim serta kondisi geografis. Tren performa juara-juara dunia sebelumnya di babak kualifikasi juga menjadi faktor penting dalam studi Rachel Riley.
Sejak Piala Dunia 1986 Meksiko, lima dari tujuh juaranya ternyata hanya memiliki rasio kemenangan antara 50% sampai 66% di babak kualifikasi. Hal itu mengindikasikan bahwa performa hebat di babak kualifikasi tak menjamin sebuah tim bisa gemilang di putaran utama. Kunci suksesnya adalah menemukan performa terbaik di saat yang tepat.
Selain itu, tujuh juara dunia sebelumnya cuma mencetak rata-rata 2,1 gol per laga di babak kualifikasi.
Ketergantungan terhadap satu pemain tertentu untuk mencetak gol pun bisa sangat merugikan tim di putaran utama. Dari data yang ada, para top scorer tim-tim juara Piala Dunia sebelumnya mencatatkan rasio 4,85 gol di babak kualifikasi.
Tim-tim dari Afrika, Amerika Utara dan Tengah, Asia serta Oseania tak dimasukkan dalam hitungan karena belum pernah ada wakil benua-benua itu yang berjaya di Piala Dunia. Fakta bahwa wakil Eropa selalu gagal di Amerika Selatan juga jadi salah satu bahan pertimbangan utama.
Peluang tuan rumah Brasil sendiri, menurut studi Rachel Riley, sedikit terpangkas 'berkat' status mereka sebagai favorit turnamen, yang selama ini selalu terbukti jadi kutukan bagi tim-tim mana pun begitu masuk putaran utama.
Dari perhitungan berdasarkan data dan statistik, analisis matematika saya menunjukkan bahwa Chile sangat berpotensi menciptakan kejutan dengan menjadi juara di Brasil, kata Rachel Riley.
Chile mungkin tak terlalu diperhitungkan. Namun, dari statistik, mereka adalah kuda hitam tahun ini. Meski berada di grup sulit (bersama juara bertahan Spanyol, Belanda dan Australia), mereka punya tim yang berkualitas. Saya yakin Chile bisa melangkah terus, bahkan sampai jadi juara, pungkasnya. [initial]
Klik Juga:
EDITORIAL: Jiwa Kesatria Romulo dan Falcao
Skuat Final Chile Untuk Piala Dunia 2014
Poster Bintang & Julukan Tim Piala Dunia 2014
Slogan 32 Tim Piala Dunia 2014
Floatball, Perahu Bola Spesial Piala Dunia 2014
Antusiasme Warga Honduras Sambut Brasil 2014
Pemain Trinidad 'Sembah' Messi
Fabiola Martinez, Calon Perebut Takhta Larissa Riquelme
WAGs XI Piala Dunia 2014
Piala Dunia Lingerie di Amsterdam
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
Tim Nasional 5 Juni 2026, 19:01
-
Nonton Live Streaming FIFA Matchday 2026: Indonesia vs Oman
Tim Nasional 5 Juni 2026, 18:15
-
Link Live Streaming FIFA Matchday: Timnas Indonesia vs Oman
Tim Nasional 5 Juni 2026, 18:01
-
Prediksi Argentina vs Honduras 7 Juni 2026
Piala Dunia 5 Juni 2026, 17:30
-
Prediksi Curacao vs Aruba 7 Juni 2026
Piala Dunia 5 Juni 2026, 17:01
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














