Thomas Muller Putuskan untuk Tidak Pensiun dari Timnas Jerman
Editor Bolanet | 10 Januari 2023 02:26
Bola.net - Timnas Jerman babak belur selama kampanye Piala Dunia 2022 di Qatar November-Desember kemarin. Meski tidak berdaya di turnamen tersebut, Thomas Muller telah memutuskan tetap bermain untuk Der Panzer dan menepis rumor kabar bahwa dirinya pamit dari panggung internasional.
Jerman hanya mampu menempati posisi ketiga pada klasemen akhir Grup E Piala Dunia 2022 dengan mengoleksi empat poin. Mereka kalah bersaing dengan Jepang dan Spanyol yang menjadi wakil teratas grup tersebut ke babak selanjutnya.
Dalam sesi pemusatan latihan Bayern Munchen di Doha, Qatar, pemain berusia 33 tahun mengungkapkan kepada media tentang masa depannya bersama timnas Jerman. Muller sempat beri pernyataan mengambang perihal apakah tetap mengenakan seragam Der Panzer atau tidak usai tersingkir dari Piala Dunia.
"Selama saya menjadi pesepakbola profesional, saya akan selalu tersedia untuk tim nasional. Kami memiliki tim yang hebat dan tujuan besar. Tujuan saya adalah berada di lapangan dan menikmatinya," ucap Muller dilansir dari laman AFP.
Simak komentar lebih lanjut Thomas Muller di bawah ini.
Sempat Emosional
Kemudian, Muller juga mencurahkan sedikit perasaannya perihal Jerman gagal total di Piala Dunia 2022. Dengan kandasnya Der Panzer di babak grup, mereka mengulang torehan di Piala Dunia 2018 yang juga terhenti di fase tersebut.
Muller mengaku sedih saat itu dan sempat berbincang kepada pelatih Hansi Flick soal masa depannya bersama timnas Jerman. Ia juga emosional setelah pertandingan terakhir babak grup Der Panzer melawan Kosta Rika.
"Saya emosional setelah pertandingan, itu adalah momen yang menyedihkan. Saya memikirkannya dan bertukar pikiran dengan Hansi Flick [soal pensiun dari timnas]," katanya.
Kenang Pahitnya Berlaga di Piala Dunia
Lalu, dirinya juga merasakan apa yang dirasakan oleh penggemar timnas Jerman yang kecewa atas kiprah Der Panzer selama kampanye Piala Dunia 2022.
Namun, Muller menjadikan kegagalan tersebut bukan halangan melainkan sebagai motivasi untuk mendorong dirinya ke masa depan yang lebih baik.
"Tentu saja Anda harus menghadapi kritik. Kami mencoba memprosesnya. Itu sangat menyakitkan," katanya.
"Anda harus mengubah rasa frustrasi dan rasa sakit menjadi energi positif. Pada akhirnya kami bermain sepak bola, jadi kami harus melihat ke depan," tambahnya.
Siap Jika Dibutuhkan
Muller, yang telah memainkan 121 pertandingan kompetitif bersama Jerman dan merupakan bagian dari tim yang memenangkan Piala Dunia 2014, mengatakan dia berharap dapat membantu tim kembali ke puncak sepak bola internasional.
"Pelatih harus memutuskan kapan, jika dan bagaimana. Tujuannya adalah untuk kembali sukses. Hansi memiliki banyak opsi dalam serangan. Saya sangat santai, tetapi pasti akan ada di sana ketika pelatih membutuhkan saya," katanya.
Sumber: AFP
Penulis: Yoga Radyan
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nicolas Jackson Bakal Kembali ke Chelsea, Bayern Munchen Tolak Transfer Permanen
Liga Inggris 27 Februari 2026, 14:36
-
Kapan Drawing 16 Besar Liga Champions 2025/2026 Digelar? Ini Jadwal Lengkapnya
Liga Champions 26 Februari 2026, 17:31
LATEST UPDATE
-
Patrice Evra Sebut Sosok Manajer Ideal untuk Manchester United
Liga Inggris 10 Maret 2026, 00:19
-
Xavi Ungkap Alasan Tak Akan Pernah Kembali ke Barcelona
Liga Spanyol 9 Maret 2026, 20:33
-
Prediksi Jumlah Trofi yang Bisa Diraih Arsenal Musim Ini
Liga Inggris 9 Maret 2026, 18:30













