6 Pelajaran dari Kemenangan Italia: Mancini Istimewa, Ini Tim Bakal Juara!
Richard Andreas | 17 Juni 2021 07:00
Bola.net - Italia berpesta tiga gol ke gawang Swiss (3-0) dalam duel matchday 1 Grup A Euro 2020, Kamis (17/6/2021). Hasil ini mengantar pasukan Roberto Mancini ke babak 16 besar.
Meski skor tampak memuaskan, kemenangan Italia kali ini tidak datang dengan mudah. Swiss memberikan perlawanan tangguh, hanya karena taktik jitu Mancini pertandingan jadi tampak mudah.
Manuel Locatelli memborong dua gol (26', 53') untuk membuka keunggulan Italia dan Ciro Immobile menuntaskannya dengan mencetak gol penutup di menit ke-89.
Meski masih tersisa satu pertandingan, Italia dipastikan lolos ke putaran berikutnya karena selisih poin yang cukup lebar.
Setidaknya ada 6 pelajaran penting yang tersisa dari pertandingan ini. Apa saja? Scroll ke bawah yuk, Bolaneters!
Kian matang, kini calon juara

Italia sebenarnya tidak dipandang sebagai calon juara ketika Euro pertama bergulir. Namun, kini setelah dua pertandingan, status itu jelas meningkat.
Permainan Azzurri begitu rapi, bahkan bisa dibilang luar biasa. Saat ini sepak bola yang disuguhkan Italia adalah salah satu yang terbaik di Eropa.
Mereka sangat dominan, ofensif, tapi tahu caranya bertahan dengan baik. Tidak ada lagi tim Italia yang pasif dan menunggu serangan balik.
Mancini istimewa

Sosok penting di balik kebangkitan Italia, Roberto Mancini. Jelas pengalaman dan gagasan Mancini telah mengembangkan Italia sampai sekuat ini.
Dia mulai mengelola Italia usah mengalami kemunduran hebat. Tiga tahun lalu, Italia gagal melangkah ke putaran final Piala Dunia 2018. Kegagalan ini mencoreng nama besar mereka.
Tak lama setelah itu, Mancini ditunjuk sebagai pelatih. Dia membuang gaya lama Italia dan mengembangkan tim yang sekuat sekarang.
6 gol dalam 2 laga

Di laga pertama, Italia menghajar Turki dengan skor telak 3-0. Kini di laga kedua, Jorginho dkk. kembali menang telak dengan skor 3-0.
6 gol dalam dua pertandingan tidak datang dengan tiba-tiba. Ini bukti kekuatan Italia sekarang, serangan dan kecepatan mereka luar biasa.
Menariknya, tugas mencetak gol dibagi rata antara semua pemain. Italia tidak bergantung pada satu atau dua pemain saja.
Clean sheet lagi

Italia sudah dikenal dengan pertahanan tangguh selama belasan tahun. Tentunya keunggulan ini tidak hilang begitu saja.
Memang benar sekarang gaya main mereka sedikit berubah di bawah Mancini, tapi bukan berarti pertahanan dilupakan begitu saja.
Saat ini Italia masih jadi salah satu tim terbaik dalam menjaga gawang untuk tidak kebobolan. Sudah dua pertandingan mereka Donnarumma dkk. meraih clean sheet.
Pertunjukan Locatelli

Meski tidak bergantung pada satu pemain saja, tentunya tetap ada beberapa pemain spesial dalam skuad Italia sekarang. Salah satunya adalah gelandang Sassuolo, Manuel Locatelli.
Keberadaannya dalam tim Italia sempat diragukan, tapi Locatelli membuktikan diri dengan sangat baik. Dia berduet dengan Jorginho dan Barella di lini tengah.
Locatelli adalah gelandang komplet. Dia punya fisik tinggi-besar, bisa bermain cerdas sebagai deep-lying playmaker, tapi juga bisa bergerak cepat ke depan jika dibutuhkan.
Kedua golnya ke gawang Swiss hari ini datang dengan larinya dari lini kedua.
Tim pertama lolos

Kemenangan atas Swiss sedikit meringankan langkah Italia. Hasil ini dipastikan mengantar mereka ke fase gugur.
Italia jadi tim pertama yang melangkah ke babak 16 besar Euro 2020. Masih ada satu laga sisa, artinya mereka tinggal berjuang mempertahankan status juara grup.
Sumber: Bola
Baca ini juga ya!
- Penaltinya Melambung di Laga Turki vs Wales, Bale Disindir Netizen: Ini Bukan Golf Ya
- Kunci Permainan Inggris Ada di Double Pivot Rice-Phillips!
- Statistik Luar Biasa Manuel Locatelli di Laga Italia vs Swiss, Awas Harga Naik!
- Harry Maguire Harus Main Sebelum Inggris ke Fase Gugur Euro 2020!
- Euro 2020: Giorgio Chiellini Lewati Rekor Paolo Maldini dan Alessandro Del Piero
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal Tak Terbendung, Inter Terpuruk di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:24
-
Arsenal Kalahkan Inter Milan di San Siro, Mikel Merino: Mantap betul!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:16
-
Siapa Mampu Hentikan Arsenal di Liga Champions Musim Ini?
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:10
-
Manchester City Kalah Lagi, Erling Haaland: Maaf, Ini karena Salah Saya!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:05
LATEST UPDATE
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






