Blanc: Menez Punya Bakat Istimewa
Editor Bolanet | 16 Juni 2012 05:42
- Laurent Blanc punya alasan khusus ketika memilih Jeremy Menez dan Gael Clichy untuk tampil sejak awal ketika melawan Ukraina. Blanc berencana untuk mengeksploitasi kebiasaan yang sering melupakan pertahanan di sisi sayap.
Strategi pelatih ini berjalan sukses, Menez bahkan berhasil mencetak gol pembuka bagi Les Bleus. Blanc menyempatkan diri memuji pemain Paris Saint-Germain itu.
Kami ingin bermain di depan, di daerah pertahanan Ukraina serta tetap agresif. Kami mencoba memaksimalkan sisi sayap karena kami tahu bahwa, ketika kehilangan bola, Ukraina cenderung berkumpul di tengah lapangan, beber Blanc.
Menez adalah pemain yang masih butuh suntikan rasa percaya diri. Namun dia punya bakat istimewa yaitu bisa bermain di belakang pertahanan lawan.
Jeremy adalah pemain yang cepat dan dia bisa memanfaatkan potensinya itu. Dia mamang masih butuh pengalaman di level internasional, tapi malam ini dia pasti dapat semangat ekstra.
Kami tahu bahwa Ukraina akan menyisakan banyak ruang buat kami. Mereka berusaha untuk bermain terbuka. Itu adalah filosofi dari pelatih mereka, Oleg Blokhin. Namun mereka memberikan banyak ruang buat kami. (fifa/hsw)
Strategi pelatih ini berjalan sukses, Menez bahkan berhasil mencetak gol pembuka bagi Les Bleus. Blanc menyempatkan diri memuji pemain Paris Saint-Germain itu.
Kami ingin bermain di depan, di daerah pertahanan Ukraina serta tetap agresif. Kami mencoba memaksimalkan sisi sayap karena kami tahu bahwa, ketika kehilangan bola, Ukraina cenderung berkumpul di tengah lapangan, beber Blanc.
Menez adalah pemain yang masih butuh suntikan rasa percaya diri. Namun dia punya bakat istimewa yaitu bisa bermain di belakang pertahanan lawan.
Jeremy adalah pemain yang cepat dan dia bisa memanfaatkan potensinya itu. Dia mamang masih butuh pengalaman di level internasional, tapi malam ini dia pasti dapat semangat ekstra.
Kami tahu bahwa Ukraina akan menyisakan banyak ruang buat kami. Mereka berusaha untuk bermain terbuka. Itu adalah filosofi dari pelatih mereka, Oleg Blokhin. Namun mereka memberikan banyak ruang buat kami. (fifa/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Andai Finalnya Spanyol vs Inggris
Piala Dunia 15 Juli 2026, 08:14
-
Spanyol Tampil Dominan, Lini Serang Prancis Kehabisan Ruang
Piala Dunia 15 Juli 2026, 07:52
-
Kylian Mbappe 0 Shot on Target
Piala Dunia 15 Juli 2026, 07:47
-
Kreativitas Dani Olmo, Kekuatan Fabian Ruiz, dan Kecerdasan Rodri
Piala Dunia 15 Juli 2026, 07:37
-
Rodri Sang Penguasa Lini Tengah
Piala Dunia 15 Juli 2026, 07:29
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
-
Italia Siap Buat Pengecualian Anggaran demi Datangkan Pep Guardiola
Piala Dunia 22 Juli 2026, 05:26
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










