Italia Sukses Lewati Lubang Jarum, Luciano Spalletti: Ukraina Sangat Merepotkan!
Editor Bolanet | 21 November 2023 07:35
Bola.net - Arsitek timnas Italia, Luciano Spalletti, mengakui bahwa Ukraina telah membuat pasukannya kerepotan di pertandingan semalam. Namun, terlepas hasil imbang yang diraih, ia menggaris bawahi lolos ke putaran final Euro 2024 adalah hal yang patut disyukuri.
Gli Azzurri mendapatkan satu poin berharga dalam pertandingan menentukan pada babak kualifikasi Euro 2024 Grup C. Bertanding di BayArena, Selasa (21/11/2023) dini hari WIB, kedua tim bermain sama kuat dengan skor 0-0.
Sang juara bertahan tahu bahwa satu poin akan cukup untuk membawa mereka ke Jerman pada musim panas mendatang, namun hal itu hampir saja urung terlaksana andai aksi Mykhaylo Mudryk yang dilanggar Bryan Cristante di kotak terlarang membuahkan hadiah penalti.
"Ukraina menunjukkan bahwa mereka adalah tim yang lengkap dan mereka membuat kami kesulitan," ujar Spalletti kepada Rai Sport.
Simak komentar lanjutan sang pelatih di bawah ini.
Soroti Gagal Maksimalkan Peluang
Italia, yang akan membuat penampilan kedelapan mereka secara beruntun di Euro, memiliki penguasaan bola dan menciptakan lebih banyak kesempatan, namun Ukraina tetap tenang saat mereka berusaha untuk melakukan serangan balik.
"Tidak ada yang bisa dianggap remeh secara umum. Kami memiliki permainan yang bagus, babak pertama memiliki banyak peluang untuk mengamankan hasil," kata Spalletti.
"Ketika kami tidak melakukan itu, pertandingan menjadi lebih mengandalkan fisik dan pada tahap itu, ini bukan lagi tentang sepak bola."
Bersyukur Bisa Lolos
Ukraina masih belum terkalahkan di kandang sendiri di grup kualifikasi ini, meskipun karena perang mereka terpaksa memainkan semua pertandingan kandang mereka di tempat netral, seperti di Leverkusen malam ini.
Saat peluit akhir dibunyikan, Spalletti menyempatkan diri untuk memeluk seluruh pemain secara individu, serta para anggota stafnya dan FIGC seperti Gigi Buffon.
"Saya tahu situasi ini dengan sangat baik. Saya lahir dan dibesarkan dalam situasi seperti ini, inilah profesi saya," imbuh Spalletti.
"Saya memberikan penghormatan kepada semua rekan kerja saya, Presiden, rombongan Federasi, karena kami semua sangat peduli dengan hasil ini dan sudah selayaknya kami memiliki momen untuk menepuk dada."
Ujian Baru Dimulai
Pelatih sebelumnya, Roberto Mancini yang gagal membawa Italia lolos ke Piala Dunia 2022 dan kemudian tiba-tiba mengundurkan diri pada bulan Agustus, sehingga ada upaya untuk menunjuk mantan pelatih Napoli, Spalletti, dengan hanya beberapa hari sebelum kualifikasi krusial melawan Makedonia Utara dan Ukraina pada bulan September.
"Mempertimbangkan apa yang terjadi di masa lalu dengan turnamen-turnamen lain, kami benar-benar harus lolos dan tidak mudah untuk bermain sepak bola ketika Anda bisa merasakan tekanan yang menghantui Anda.
"Tidak mudah untuk masuk dan langsung membuat pilihan yang tepat. Beberapa hal baru saya pelajari setelah menerima pekerjaan ini dan sekarang saya pikir saya tahu lebih banyak. Saya datang ke sini untuk lolos, bukan untuk mencari alasan seandainya kami gagal.
"Sekarang pekerjaan yang sesungguhnya dimulai, sekarang saya memiliki kesempatan untuk benar-benar mulai bekerja.
"Ketika saya menerima peran ini, saya tahu bahwa kualifikasi adalah hal yang wajib [untuk dilalui]," pungkasnya.
Sumber: Rai Sport
Penulis: Yoga Radyan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Dipaksa Mengubur Asa Datangkan Bruno Fernandes dari Manchester United
Liga Italia 20 Agustus 2026, 10:18
-
Guglielmo Vicario Jadi Kiper Juventus, Impian Seumur Hidup pun Terwujud
Liga Italia 19 Agustus 2026, 08:24
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Pengaruh Miralem Pjanic di Balik Kepindahan Kerim Alajbegovic ke Juventus
Liga Italia 14 Agustus 2026, 11:17
-
Luciano Spalletti Ungkap Kunci Juventus Kalahkan Chelsea
Liga Italia 6 Agustus 2026, 10:00
LATEST UPDATE
-
Bruno Fernandes Disebut Memalukan dalam Insiden Kartu Merah Phil Foden
Liga Italia 15 September 2026, 10:34
-
Prediksi Sunderland vs AZ Alkmaar 17 September 2026
Liga Eropa UEFA 15 September 2026, 10:04
-
Anthony Gordon Peringatkan Rival, Barcelona Sulit Dihentikan
Liga Spanyol 15 September 2026, 09:59
-
Wasit VAR Derby Manchester Dihukum Usai Kontroversi Gol Erling Haaland
Liga Inggris 15 September 2026, 09:24
-
Prediksi Omonia vs Celta 16 September 2026
Liga Eropa UEFA 15 September 2026, 09:11
-
5 Alasan Hansi Flick Bisa Bawa Barcelona Juara La Liga dan Liga Champions 2026/2027
Lain Lain 15 September 2026, 09:00
-
Jose Mourinho Ingin Vinicius Junior Kembali ke Performa Terbaik
Liga Spanyol 15 September 2026, 08:49
-
Pelajaran dari Comeback Inter Milan: Mental Juang Bisa Jadi Kekuatan Utama
Liga Italia 15 September 2026, 08:14
-
Marcus Thuram Puas dengan Respons Inter Milan Usai Comeback Lawan Udinese
Liga Italia 15 September 2026, 07:39
-
Cristian Chivu Tak Khawatir Inter Milan Kebobolan Banyak Gol Usai Menang 5-3
Liga Italia 15 September 2026, 06:52
-
Rapor Pemain Inter Milan saat Comeback Lawan Udinese: Barella Gemilang, Martinez Bikin Cemas
Liga Italia 15 September 2026, 06:08
-
Vinicius Junior, Kontribusinya Belum Sebanding dengan Perlakuan Khusus yang Ia Terima
Liga Spanyol 15 September 2026, 06:00
-
Manchester United dan Sebuah Masalah Lama yang Kembali Terlihat
Liga Inggris 15 September 2026, 05:54
-
Bagaimana Ruben Amorim Temukan Solusi untuk Masalah Lini Tengah AC Milan
Liga Italia 15 September 2026, 05:10
-
Luka Modric Mulai Kesulitan di Sistem Ruben Amorim
Liga Italia 15 September 2026, 05:05
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
