Reaksi Publik Inggris Atas Kekalahan
Editor Bolanet | 25 Juni 2012 07:30
- Publik seperti biasa langsung bereaksi begitu melihat klub atau timnas sepakbola negaranya bertanding. Saat Inggris dikalahkan , publik Inggris lebih memilih untuk menghargai perjuangan timnasnya lewat Twitter.
Rio Ferdinand, bek Manchester United: Pirlo melihat pertandingan ini dari sudut yang berbeda dengan seluruh pemain di lapangan, dan bahkan kita semua di rumah.
Peter Reid, mantan anggota timnas Inggris: Kaki para pemain Italia pasti kesakitan! Mereka terlalu banyak menguasai bola. Bola mati adalah satu-satunya kesempatan Inggris untuk mendapat bola.
Joey Barton, kapten QPR: Jika kata-kata saya bisa sedikit menghibur; para pemain Italia sama buruknya dengan kita dalam adu penalti, kelihatannya...
Fabrice Muamba, gelandang Bolton: Pirlo adalah pemain hebat. Di usia 33 tahun, dia bermain seperti pemuda 18 tahun. Dia yang mengatur segalanya di lini tengah. Penaltinya juga sedingin es.
Vincent Kompany, kapten Manchester City: Bahagia buat Mario, sekarang segalanya jadi mungkin buat dia. Lescott, Hart, dan Milner juga menjalani turnamen yang hebat. Italia bermain lebih baik dan Andrea Pirlo jadi Godfather malam ini. Inggris sudah menunjukkan bahwa mereka bermain dengan hati dan semangat. Tapi sepakbola memang harus ada pemenangnya.
Michael Owen, mantan penyerang inggris: Kami bermain dengan kekuatan kami, tapi ternyata itu tidak cukup. Kami sempat berharap melakukan yang seperti Chelsea. Jika anda bukan tim terbaik, maka anda harus punya alternatif untuk bisa menang. Opsi lain adalah melupakan hasil ini dan memulai lagi dengan gaya yang berbeda. [initial]
HODGSON - Kami Tak Pernah Kalah Selama Euro! (tsr/hsw)
Rio Ferdinand, bek Manchester United: Pirlo melihat pertandingan ini dari sudut yang berbeda dengan seluruh pemain di lapangan, dan bahkan kita semua di rumah.
Peter Reid, mantan anggota timnas Inggris: Kaki para pemain Italia pasti kesakitan! Mereka terlalu banyak menguasai bola. Bola mati adalah satu-satunya kesempatan Inggris untuk mendapat bola.
Joey Barton, kapten QPR: Jika kata-kata saya bisa sedikit menghibur; para pemain Italia sama buruknya dengan kita dalam adu penalti, kelihatannya...
Fabrice Muamba, gelandang Bolton: Pirlo adalah pemain hebat. Di usia 33 tahun, dia bermain seperti pemuda 18 tahun. Dia yang mengatur segalanya di lini tengah. Penaltinya juga sedingin es.
Vincent Kompany, kapten Manchester City: Bahagia buat Mario, sekarang segalanya jadi mungkin buat dia. Lescott, Hart, dan Milner juga menjalani turnamen yang hebat. Italia bermain lebih baik dan Andrea Pirlo jadi Godfather malam ini. Inggris sudah menunjukkan bahwa mereka bermain dengan hati dan semangat. Tapi sepakbola memang harus ada pemenangnya.
Michael Owen, mantan penyerang inggris: Kami bermain dengan kekuatan kami, tapi ternyata itu tidak cukup. Kami sempat berharap melakukan yang seperti Chelsea. Jika anda bukan tim terbaik, maka anda harus punya alternatif untuk bisa menang. Opsi lain adalah melupakan hasil ini dan memulai lagi dengan gaya yang berbeda. [initial]
HODGSON - Kami Tak Pernah Kalah Selama Euro! (tsr/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Drawing UEFA Nations League: Inggris Satu Grup dengan Spanyol dan Kroasia!
Piala Eropa 13 Februari 2026, 10:31
-
Dari Inggris ke Indonesia: Habis Peter Withe, Terbitlah John Herdman
Tim Nasional 14 Januari 2026, 17:31
LATEST UPDATE
-
Alejandro Garnacho Sedang Terpuruk di Chelsea dan Jadi Bahan Ejekan Fans
Liga Inggris 26 Maret 2026, 04:52
-
Bastoni Jadi Target Barcelona, Inter Siap Tolak Tawaran 60 Juta Euro
Liga Italia 26 Maret 2026, 00:55
-
Prediksi Brasil vs Prancis 27 Maret 2026
Piala Dunia 25 Maret 2026, 21:09
-
Prediksi Wales vs Bosnia dan Herzegovina 27 Maret 2026
Piala Dunia 25 Maret 2026, 20:48
-
Prediksi Slowakia vs Kosovo 27 Maret 2026
Piala Dunia 25 Maret 2026, 19:52
-
Prediksi Denmark vs Makedonia Utara 27 Maret 2026
Piala Dunia 25 Maret 2026, 19:38
LATEST EDITORIAL
-
5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Panas 2026
Editorial 25 Maret 2026, 13:37
-
6 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Baru Mohamed Salah Usai Tinggalkan Liverpool
Editorial 25 Maret 2026, 11:07
-
Tottenham Menyusul? 6 Kasus Degradasi Paling Mengejutkan di Premier League
Editorial 24 Maret 2026, 11:00












