Regulasi Bidding Tuan Rumah Euro 2020 Telah Dirilis UEFA
Editor Bolanet | 29 Maret 2013 21:02
- Komite eksekutif persepakbolaan Eropa akhirnya melakukan finalisasi regulasi proses bidding tuan rumah Euro 2020 alias Piala Eropa.
Pada Kamis (28/3) mereka memutuskan setiap negara hanya boleh mengajukan satu kota sebagai host dari Euro 2020, yang rencananya akan dilangsungkan dari 13 negara.
UEFA pun ditugaskan untuk segera menyusun detail regulasi proses bidding ini, diharapkan pada September tahun depan seluruh stadion dari 13 negara sudah ditentukan.
Meeting yang dihadiri negara anggota UEFA dengan komite eksekutif itu menelurkan hasil, yakni dalam edisi yang bakal menjadi peringatan 60 tahun turnamen tersebut. Bakal ada 12 paket berisi 3 laga fase grup plus satu fase knockout kemudian ada satu paket spesial semifinal dan final.
Setiap negara berhak mengajukan penawaran di dua kategori, kategori bisa dan kategori babak terakhir alias empat besar. Namun nantinya tiap negara hanya akan bisa mengajukan satu venue saja, sebagai tambahan kedua semifinal dan final hanya akan dimainkan di satu stadion yang sama.
Stadion yang belum dibangun pun boleh diikutkan ke dalam bidding, hanya saja minimal pengerjaan stadion baru tersebut harus dimulai di tahun 2016 atau kalau tidak, kota yang yang mengajukan diri punya risiko digugurkan haknya.
Kunci dari proses bidding ini akan jatuh pada tanggal 11 September, ketika para calon mengajukan penawaran formal mereka kepada UEFA dan pada September 2014 13 nama kota yang terpilih akan diumumkan oleh komite eksekutif. (uefa/lex)
Pada Kamis (28/3) mereka memutuskan setiap negara hanya boleh mengajukan satu kota sebagai host dari Euro 2020, yang rencananya akan dilangsungkan dari 13 negara.
UEFA pun ditugaskan untuk segera menyusun detail regulasi proses bidding ini, diharapkan pada September tahun depan seluruh stadion dari 13 negara sudah ditentukan.
Meeting yang dihadiri negara anggota UEFA dengan komite eksekutif itu menelurkan hasil, yakni dalam edisi yang bakal menjadi peringatan 60 tahun turnamen tersebut. Bakal ada 12 paket berisi 3 laga fase grup plus satu fase knockout kemudian ada satu paket spesial semifinal dan final.
Setiap negara berhak mengajukan penawaran di dua kategori, kategori bisa dan kategori babak terakhir alias empat besar. Namun nantinya tiap negara hanya akan bisa mengajukan satu venue saja, sebagai tambahan kedua semifinal dan final hanya akan dimainkan di satu stadion yang sama.
Stadion yang belum dibangun pun boleh diikutkan ke dalam bidding, hanya saja minimal pengerjaan stadion baru tersebut harus dimulai di tahun 2016 atau kalau tidak, kota yang yang mengajukan diri punya risiko digugurkan haknya.
Kunci dari proses bidding ini akan jatuh pada tanggal 11 September, ketika para calon mengajukan penawaran formal mereka kepada UEFA dan pada September 2014 13 nama kota yang terpilih akan diumumkan oleh komite eksekutif. (uefa/lex)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
















