Review: Spanyol Peras Keringat ke Final
Editor Bolanet | 28 Juni 2012 04:33
- Semifinal Euro 2012 mempertemukan dua tim asal semenanjung Iberia. Portugal dan Spanyol yang sudah saling mengenal kekuatan satu sama lain ini bentrok di Donbass Arena, Donetsk, Kamis (28/6).
Walaupun pertandingan berjalan ketat, namun pertarungan banyak terjadi di lini tengah, sehingga laga jadi sedikit membosankan. Tak banyak peluang manis yang tercipta dan pertandingan harus ditentukan lewat adu penalti.
memulai laga dengan brilian. Pressing ketat serta permainan efektif dengan mengandalkan kecepatan sayap mereka ternyata cukup berhasil membuat Spanyol kewalahan. Portugal juga berhasil menciptakan beberapa peluang di awal laga.
Sementara itu, seperti terkejut dengan permainan Portugal yang spartan. Selain banyak membuat kesalahan sendiri, umpan-umpan Spanyol juga banyak dipotong para pemain Seleccao yang tampil disiplin.
Cristiano Ronaldo menjadi pemain yang paling mengancam gawang Iker Casillas. Beberapa kali dia berhasil melepaskan tembakan ke gawang Spanyol. Meski tak mencetak gol, namun terlihat bahwa pertahanan Spanyol tidak bisa nyaman dengan kehadirannya.
Di kubu Spanyol, Andres Iniesta yang jadi paling dominan di depan gawang Rui Patricio. Dengan Alvaro Negredo yang terisolasi, Praktis lini tengah Spanyol yang sering mengancam gawang Portugal.
Hingga peluit tanda babak pertama berakhir ditiup wasit, kedua tim masih belum mampu mencetak gol.
Portugal terus tampil disiplin ketika babak kedua dimulai. Seleccao tetap melakukan pressing ketat sejak di area pertahanan Spanyol.
Kesulitan menembus kotak penalti lawan, Spanyol akhirnya melakukan perubahan. Fabregas dimasukkan untuk mengganti Negredo yang nyaris tak pernah mendapat bola.
Kelelahan mulai nampak menghinggapi para pemain Portugal, tapi mereka tetap bermain disiplin. Di lain pihak, Spanyol masih belum bisa menemukan permainan terbaik mereka.
Tak ada gol yang tercipta hingga 90 menit berakhir. Pertandingan pun harus dilanjutkan ke babak extra time.
Di babak tambahan waktu, terlihat jelas bahwa stamina Portugal mulai habis. Mereka tak lagi memberi tekanan ketat kepada para pemain Spanyol. Hasilnya, La Roja mulai bisa berkreasi lagi.
Jordi Alba menusuk di kotak penalti Portugal lalu mengirim umpan manis kepada Iniesta. Sayang bagi Spanyol, Rui Patricio melakukan penyelamatan gemilang.
Pertahanan Portugal juga masih mampu menghalau beberapa serangan berbahaya Spanyol lainnya di sisa babak tambahan waktu. Karena tak ada gol yang tercipta, pertandingan harus dilanjutkan ke babak adu penalti.
Spanyol akhirnya menang dengan skor 4-2, dan mereka berhak ke final untuk menghadapi pemenang antara Jerman kontra Italia. Tapi Portugal pantas pulang dengan kepala tegak karena mereka telah berhasil menunjukkan permainan hebat sepanjang pertandingan.
Susunan pemain Portugal: Patrício, Alves, Pepe, Coentrão, Pereira, Veloso (Custodio 106'), Moutinho, Meireles (Varela 113'), Nani, Ronaldo, Almeida (Oliveira 81').
Susunan pemain Spanyol: Casillas, Piqué, Ramos, Arbeloa, Alba, Iniesta, Xavi (Pedro 86'), Alonso, Busquets, Silva (Navas 60'), Negredo (Fabregas 54').
Statistik Portugal - Spanyol
Walaupun pertandingan berjalan ketat, namun pertarungan banyak terjadi di lini tengah, sehingga laga jadi sedikit membosankan. Tak banyak peluang manis yang tercipta dan pertandingan harus ditentukan lewat adu penalti.
memulai laga dengan brilian. Pressing ketat serta permainan efektif dengan mengandalkan kecepatan sayap mereka ternyata cukup berhasil membuat Spanyol kewalahan. Portugal juga berhasil menciptakan beberapa peluang di awal laga.
Sementara itu, seperti terkejut dengan permainan Portugal yang spartan. Selain banyak membuat kesalahan sendiri, umpan-umpan Spanyol juga banyak dipotong para pemain Seleccao yang tampil disiplin.
Cristiano Ronaldo menjadi pemain yang paling mengancam gawang Iker Casillas. Beberapa kali dia berhasil melepaskan tembakan ke gawang Spanyol. Meski tak mencetak gol, namun terlihat bahwa pertahanan Spanyol tidak bisa nyaman dengan kehadirannya.
Di kubu Spanyol, Andres Iniesta yang jadi paling dominan di depan gawang Rui Patricio. Dengan Alvaro Negredo yang terisolasi, Praktis lini tengah Spanyol yang sering mengancam gawang Portugal.
Hingga peluit tanda babak pertama berakhir ditiup wasit, kedua tim masih belum mampu mencetak gol.
Portugal terus tampil disiplin ketika babak kedua dimulai. Seleccao tetap melakukan pressing ketat sejak di area pertahanan Spanyol.
Kesulitan menembus kotak penalti lawan, Spanyol akhirnya melakukan perubahan. Fabregas dimasukkan untuk mengganti Negredo yang nyaris tak pernah mendapat bola.
Kelelahan mulai nampak menghinggapi para pemain Portugal, tapi mereka tetap bermain disiplin. Di lain pihak, Spanyol masih belum bisa menemukan permainan terbaik mereka.
Tak ada gol yang tercipta hingga 90 menit berakhir. Pertandingan pun harus dilanjutkan ke babak extra time.
Di babak tambahan waktu, terlihat jelas bahwa stamina Portugal mulai habis. Mereka tak lagi memberi tekanan ketat kepada para pemain Spanyol. Hasilnya, La Roja mulai bisa berkreasi lagi.
Jordi Alba menusuk di kotak penalti Portugal lalu mengirim umpan manis kepada Iniesta. Sayang bagi Spanyol, Rui Patricio melakukan penyelamatan gemilang.
Pertahanan Portugal juga masih mampu menghalau beberapa serangan berbahaya Spanyol lainnya di sisa babak tambahan waktu. Karena tak ada gol yang tercipta, pertandingan harus dilanjutkan ke babak adu penalti.
Spanyol akhirnya menang dengan skor 4-2, dan mereka berhak ke final untuk menghadapi pemenang antara Jerman kontra Italia. Tapi Portugal pantas pulang dengan kepala tegak karena mereka telah berhasil menunjukkan permainan hebat sepanjang pertandingan.
Susunan pemain Portugal: Patrício, Alves, Pepe, Coentrão, Pereira, Veloso (Custodio 106'), Moutinho, Meireles (Varela 113'), Nani, Ronaldo, Almeida (Oliveira 81').
Susunan pemain Spanyol: Casillas, Piqué, Ramos, Arbeloa, Alba, Iniesta, Xavi (Pedro 86'), Alonso, Busquets, Silva (Navas 60'), Negredo (Fabregas 54').
Statistik Portugal - Spanyol
Penguasaan bola: 36% - 64%
Shot (on goal): 11 (0) - 14 (4)
Corner: 6 - 7
Pelanggaran: 31 - 21
Offside: 2 - 3
Kartu kuning: 5 - 4
Kartu merah: 0 - 0
Penyelamatan: 4 - 0
Kartu kuning: Sergio Ramos (40'), Coentrao (45'), Busquets (60'), Pepe (61'), Pereira (64'), Arbeloa (83'), Bruno Alves (86'), Veloso (90'). [initial]
HIGHLIGHTS - Euro 2012 Portugal 0 - Spanyol 0 (Adu Pen: 2-4) (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prancis vs Spanyol: Rekor Pertemuan Mbappe vs Yamal
Piala Dunia 13 Juli 2026, 14:43
-
Serangan Cepat Prancis vs Kendali Permainan Spanyol
Piala Dunia 13 Juli 2026, 11:08
-
Spanyol: Pemain Bintang dan Momen Terbaik dalam Perjalanan ke Semifinal
Piala Dunia 13 Juli 2026, 09:21
-
Prancis: Pemain Bintang dan Momen Terbaik dalam Perjalanan ke Semifinal
Piala Dunia 13 Juli 2026, 09:11
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Spanyol 15 Juli 2026
Piala Dunia 13 Juli 2026, 08:29
LATEST UPDATE
-
Paul Scholes Ingatkan MU: Youri Tielemans Saja Tidak Cukup!
Liga Inggris 14 Juli 2026, 11:00
-
Semifinal Piala Dunia 2026: 8 Pemain yang Bisa Menjadi Kunci ke Final
Piala Dunia 14 Juli 2026, 10:08
-
Prancis Tak Siapkan Strategi Khusus untuk Hentikan Lamine Yamal
Piala Dunia 14 Juli 2026, 10:05
-
Kolom Opini: Prancis vs Spanyol, Saat Adaptasi Menjadi Mazhab Baru
Piala Dunia 14 Juli 2026, 10:00
-
Legenda MU Acungi Jempol Transfer Youri Tielemans: Langkah yang Cerdas!
Liga Inggris 14 Juli 2026, 10:00
-
Pulang dari Piala Dunia 2026, Tim Nasional Norwegia Disambut Bak Juara
Piala Dunia 14 Juli 2026, 09:59
-
Gabung MU, Andrey Santos Tidak Sabar Disulap Tangan Dingin Carrick
Liga Inggris 14 Juli 2026, 09:30
-
Inggris vs Argentina: Adu Mental dan Ketahanan Menuju Final
Piala Dunia 14 Juli 2026, 09:13
-
Youri Tielemans Tes Medis di MU Hari Ini, Segera Diperkenalkan ke Publik
Liga Inggris 14 Juli 2026, 08:59
-
Prancis, Spanyol, dan Sebuah Hati yang Terbagi
Piala Dunia 14 Juli 2026, 08:29
-
Julian Alvarez, Bocah dari Calchin yang Tak Pernah Berhenti Mengejar Bola
Piala Dunia 14 Juli 2026, 07:05
-
Emiliano Martinez, Monster di Bawah Mistar Gawang Argentina
Piala Dunia 14 Juli 2026, 06:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55




