Timnas Inggris jadi Korban Rasisme, Southgate: Sangat Menyedihkan!
Asad Arifin | 26 Maret 2019 12:23
Bola.net - - Manajer timnas Inggris, Gareth Southgate, sangat kecewa dengan aksi rasisme fans Montenegro. Yang membuat Southgate sedih, di skuat Inggris adalah pemain yang baru berusia 18 tahun dan jadi korban.
Inggris menjalani laga tandang di markas Montenegro pada Kualifikasi Euro 2020, Selasa (26/3) dini hari WIB. The Three Lions menang dengan skor 5-1 atas tuan rumah. Namun, laga diwarnai aksi rasisme oleh suporter tuan rumah.
Pemain Inggris mendapat sorakan yang menyerupai suara kera. Dua pemain mengaku mendengar secara langsung aksi aksi rasisme tersebut yakni Danny Rose dan Callum Hudson-Odoi. Raheem Sterling juga turut jadi korban.
Bagaimana tanggapan Southgate terkait aksi tidak terpuji tersebut? Simak selengkapnya di bawah ini.
Southgate Sedih
Gareth Southgate mengecam dengan keras aksi rasisme yang dilakukan suporter Montenegro. Sebab, bagaimana pun, rasisme dilarang di sepak bola. Manajer berusia 48 tahun menilai sepak bola yang harusnya menggembirakan telah dinodai.
"Pertama, itu sangat menyedihkan," ucap Southgate dikutip dari Sportsmole.
"Kami bermain dengan sangat baik dan kami mendapati seorang anak berusia 18 tahun [Hudson-Odoi] setelah laga diwawancarai dan harus menanggapi apa yang terjadi ketika harusnya ini tentang rasa bahagia karena debutnya bermain penuh," sambungnya.
Southgate mengaku bahwa awalnya dia tidak secara langsung mendengar aksi rasis dari suporter Montenegro. "Tapi, saya bicara ini dalam konteks di awal laga. Saya lalu saya mendengarnya saat Danny Rose mendapat kartu dan itu tak bisa diterima," tandasnya.
Siapkan Laporan ke UEFA
Gareth Southgate memastikan tidak akan tinggal diam dengan kejadian tersebut. Dia tentu saja ingin melindungi pemain dari aksi serupa di masa depan. Sebagai wakil dari Inggris, Southgate menyebut akan ada laporan ke UEFA.
"Saya sudah bicara dengan para pemain kami satu per satu. Kami semua saling mendukung. Kami akan melaporkannya," kata Southgate.
"Tapi, saya pikir laporan ini juga sudah begitu masif sebab ada banyak orang di tempat lain yang juga mendengarnya. Saya juga percaya bahwa delegasi dari UEFA mendengarnya. Kami hanya akan memastikan ini [laporan] berjalan sesuai aturan," tutup Southgate.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Tersingkir Bersamaan di Babak 16 Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 19:43
-
Meksiko Kalah, tapi Masa Depannya Menjanjikan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 01:58
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia
Piala Dunia 11 Juli 2026, 00:14
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia
Piala Dunia 10 Juli 2026, 22:19
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
-
Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
Piala Dunia 10 Juli 2026, 17:53
-
Herdman Ingin Bawa Timnas Indonesia Angkat Trofi Piala AFF 2026
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 17:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55














