Di Balik Kritik, Xabi Alonso Mendapat Dukungan Kredibel dari Legenda Real Madrid
Gia Yuda Pradana | 19 November 2025 21:13
Bola.net - Proyek baru Real Madrid bersama Xabi Alonso memasuki fase yang mulai menunjukkan arah jelas. Dengan membawa reputasi besar dari Bayer Leverkusen, pelatih asal Spanyol itu datang ke Madrid dengan ekspektasi setinggi langit. Ia diharapkan memimpin generasi baru Los Blancos menuju masa depan yang sama gemilangnya dengan era-era sebelumnya.
Dalam beberapa bulan pertama, Xabi Alonso langsung memberikan sentuhan berbeda. Meski sempat merasakan kekalahan 2-5 dari Atletico di La Liga dan kalah 0-1 dari Liverpool di Liga Champions, permainan Real Madrid secara keseluruhan memperlihatkan perubahan signifikan. Para pemain tampil layaknya tim yang menemukan energi dan identitas baru selepas berakhirnya era Carlo Ancelotti.
Di tengah start positif tersebut, kritik tetap mengalir dari beberapa pihak yang mempertanyakan apakah ia benar sosok tepat untuk Real Madrid. Namun, dukungan dari legenda klub bekerja sebagai penyeimbang narasi. Restu teranyar datang dari figur besar yang mengenal Alonso dengan sangat baik: Karim Benzema.
Pujian Karim Benzema: Dia melakukan pekerjaan yang luar biasa di Real Madrid

Karim Benzema, melalui pernyataannya yang dikutip TheMadridZone, memberikan apresiasi penuh kepada Xabi Alonso. Ia bahkan mengatakan bahwa dirinya sangat ingin bermain dalam sistem sang pelatih. Sang mantan kapten Madrid itu menegaskan betapa cocoknya filosofi Alonso dengan gaya sepak bola modern yang menuntut intensitas tinggi.
Benzema mengatakan, “Xabi Alonso? Gaya melatihnya adalah PERSIS seperti yang saya suka: high pressing, vertical passing… Saya ingat ketika dia menjadi rekan setim saya, dan sekarang sebagai pelatih, dia tetap sama. Dia baru enam bulan di Real Madrid, dan dia melakukan pekerjaan yang luar biasa.”
Pujian tersebut bukan sembarangan. Benzema pernah bekerja di bawah berbagai pelatih top dunia selama membela Real Madrid. Pengalamannya membuat setiap opini yang ia keluarkan tentang seorang pelatih mempunyai bobot signifikan. Ketika seorang legenda berbicara seantusias itu, publik tahu bahwa penilaian tersebut bukan basa-basi.
Kisah dua sosok ini pun cukup dalam. Mereka sama-sama tiba pada musim panas 2009 dan menjadi rekan setim selama lima tahun sebelum Alonso hengkang pada 2014. Hubungan profesional yang panjang membuat Benzema memahami karakter Alonso lebih dari banyak figur lain di sekitar klub. Oleh karena itu, dukungan tersebut terasa sangat autentik, terutama ketika muncul di tengah kritik media yang dirasa berlebihan.
Awal Era Baru Real Madrid dan Tantangan Xabi Alonso

Mengambil alih kursi pelatih Real Madrid selalu berarti menghadapi tekanan. Reputasi klub, sejarahnya, serta tuntutan kemenangan membuat setiap langkah pelatih baru menjadi perhatian. Alonso tidak hanya membawa ide-ide segar, tetapi juga keberanian untuk mengubah struktur permainan tim agar lebih modern dan intens.
Perubahan itu tampak dari cara Real Madrid menekan lawan dari area tinggi, alur operan vertikal yang lebih cepat, dan fleksibilitas posisi para pemain. Transformasi tersebut tidak selalu mulus, tetapi perkembangan tim terasa jelas. Inilah alasan mengapa kritik yang datang kadang dianggap terlalu berlebihan, terutama bila melihat progres yang terjadi dalam waktu sesingkat ini.
Dalam konteks tersebut, dukungan dari sosok seperti Benzema memiliki arti lebih dari sekadar pembelaan. Itu menjadi pesan kepada publik bahwa proyek Xabi Alonso berada di jalur yang benar. Ketika seorang legenda yang telah merasakan pahit-manisnya era Madrid berbicara, suaranya membawa kredibilitas yang tak terbantahkan.
Ke depan, tantangan tetap besar bagi Alonso. Ia harus menjaga konsistensi, mengelola regenerasi skuad, dan membangun identitas yang kuat di tengah ekspektasi tak berujung dari publik Santiago Bernabeu. Akan tetapi, restu dari para mantan pemain besar seperti Benzema adalah modal moral yang sangat berharga.
Dengan dukungan internal yang kokoh, Xabi Alonso kini memulai babak baru yang diyakini banyak orang mampu mengembalikan Real Madrid ke puncak era kejayaannya.
Sumber: TheMadridZone, The Real Champs
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Vinicius Junior dan Peringatan Toni Kroos: Perilaku yang Bisa Merugikan Real Madrid
Juventus dan Kesenjangan Kualitas Skuad: Jalan Panjang untuk Kembali ke Puncak
Prediksi Persijap Jepara vs Semen Padang 20 November 2025
Kebangkitan Bintang Polandia: Mengapa Zielinski Jadi Pilihan Terbaik untuk Derby Milan
Statistik Berbicara: Ange-Yoan Bonny dan Status sang Pemain Inter sebagai Striker Pelapis Terbaik di Serie A
BRI Super League: Persiapan Maksimal Persebaya untuk Derby Jatim Kontra Arema
BRI Super League: Derby Jatim, 3 Pilar Arema FC Absen Lawan Persebaya Surabaya di GBT
3 Pekerjaan Rumah Mendesak Timnas Indonesia U-22 jelang SEA Games 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





