Musim 2020/21 Barcelona: Rugi Hingga Rp8 Triliun, Utang Terus Tanpa Rencana
Richard Andreas | 7 Oktober 2021 02:59
Bola.net - Barcelona ternyata mengalami kerugian besar di akhir tahun finansial 2020/21. Baru-baru ini, Barca mengumumkan kerugian sebesar 481 juta euro atau sekitar 8 triliun rupiah.
Angka itu tentu sangat besar untuk tim top selevel Barca. Dalam satu tahun finansial saja Barca merugi sekitar setengah miliar euro.
Mengutip Sky Sports, Barca mengalami penurunan pendapatan sebesar 26%, tapi pengeluaran bertambah sebesar 19%. Lalu, akibat pandemi virus corona, Barca mengalami kerugian sampai 181 juta euro.
Situasi ini menunjukkan bahwa pihak klub di bawah pengurus sebelumnya, Josep Maria Bartomeu, telah membuat kesalahan fatal dalam manajemen klub. Apa yang terjadi?
Belanja berlebihan
Situasi Barca ini juga dianalisis oleh Semra Hunter, analis La Liga. Menurutnya, Barca sampai di situasi sulit ini karena kesalahan klub sendiri. Mereka mengeluarkan banyak uang tanpa perhitungan yang rinci.
"Apa yang terjadi di sini? Dewan pengurus sebelumnya benar-benar keliru dalam mengelola uang dan dana belanja mereka di klub," ujar Hunter kepada Sky Sports.
"Pada awalnya Laporta mengonfirmasi ulang bahwa mereka memiliki utang sebesar 1,3 miliar euro dan menjelaskan alasan mereka bisa sampai di posisi itu."
"Ada banyak alasan, tapi yang paling fatal adalah mereka berlebihan mengeluarkan uang dalam kontrak, dalam kenaikan gaji, dalam manajemen klub, dan dalam pembelian pemain," imbuhnya.
Utang tanpa perencanaan

Lebih lanjut, Hunter juga menjelaskan bahwa cara kerja manajemen Barca sebelumnya benar-benar keliru, tidak ada rencana. Barca terlalu mudah meminjam uang ke bank tanpa melalui sidang majelis umum. Karena itulah segalanya jadi kacau.
"Lebih dari itu, mereka membayar segalanya dengan utang. Jadi biasanya mereka pergi ke bank untuk meminjam 100 juta euro dan melakukannya tanpa melalui sidang majelis umum, seharusnya di sana member klub bisa memberikan suara," lanjut Hunter.
"Mereka hanya berimprovisasi, tidak ada rencana finansial, mereka berada di garis merah dalam urusan bisnis. Hampir saja mereka mencapai kebangkrutan."
Diselamatkan pengurus baru
Untungnya, situasi itu langsung membaik setelah Laporta terpilih sebagai presiden baru. Laporta dan timnya langsung memperbaiki setiap masalah finansial yang ada.
"Namun, karena ini Barcelona, begitu dewan pengurus baru datang, mereka memperbarui keseluruhan proyek itu," sambung Hunter.
"Mereka mencoba memperbaiki situasi, memotong biaya di mana saja. Bakal butuh waktu menyelesaikan semuanya," tandasnya.
Sumber: Sky Sports
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
- Kejutan! Barcelona Berminat Beli Origi dari Liverpool
- Capello Bilang Real Madrid tak Butuh Mbappe, Kenapa Begitu?
- Termasuk Ansu Fati, Empat Pemain Barcelona Ini Bisa Ikuti Jejak Lionel Messi pada Musim Panas 2022
- Lagi Naik Daun, Barcelona Pagari Pablo Gavi dengan Klausul Rilis Super Besar!
- 8 Aktor yang Menjadi Biang Kerok Keterpurukan Barcelona, Termasuk Lionel Messi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Barcelona vs Atletico Madrid: Marc Bernal
Liga Spanyol 4 Maret 2026, 06:24
LATEST UPDATE
-
Bagaimana Nasib Rodrygo di Real Madrid usai Cedera Lutut Serius?
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:53
-
Real Madrid Mau Rekrut Vitinha? Lupakan Saja!
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:00
-
Hasil Persik vs PSBS Biak: Comeback Manis Macan Putih
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:41
-
Hasil Persijap vs Persis: Tanpa Gol di Stadion Gelora Bumi Kartini
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Perebutan Transfer Panas Man Utd vs Man City: Siapa Lebih Unggul?
Editorial 4 Maret 2026, 14:37
















