Real Madrid Kalah dari Barcelona, tapi Vinicius Junior Menunjukkan Sinyal Kebangkitan
Gia Yuda Pradana | 12 Januari 2026 18:39
Bola.net - Real Madrid gagal membawa pulang trofi Piala Super Spanyol 2026 setelah kalah tipis 2-3 dari Barcelona. Akan tetapi, pertandingan di Jeddah itu menghadirkan cerita lain yang bernilai besar bagi kubu Madrid.
Di tengah hasil yang tidak berpihak, Vinicius Junior tampil sebagai figur paling hidup dalam serangan tim. Performa itu terasa istimewa karena datang setelah periode panjang yang menguji kepercayaan dirinya.
Final El Clasico di ajang Supercopa de Espana tersebut juga memberi gambaran tentang arah permainan Real Madrid ke depan. Energi, keberanian, dan ketajaman Vinicius menjadi fondasi penting di tengah musim yang padat.
Kebangkitan Vinicius Junior

Sejak menit awal, Vinicius terlibat aktif dalam alur serangan dan sering menerima bola di area berbahaya. Ia mengambil tanggung jawab ketika tim membutuhkan inisiatif untuk memecah kebuntuan.
Upaya tanpa henti itu berbuah gol pada masa injury time babak pertama. Gol tersebut mengakhiri puasa panjangnya yang mencapai 19 laga tanpa mencetak gol.
Rentetan tanpa gol itu sempat menurunkan produktivitas Vinicius ke level terendah dalam lima tahun terakhir. Rata-ratanya hanya satu gol setiap 360 menit, angka yang jauh dari standar terbaiknya.
Gol di final tidak mengubah hasil akhir pertandingan. Namun, momen itu memiliki makna personal yang kuat bagi sang penyerang Brasil.
Secara statistik, Vinicius menjadi penyerang paling menonjol di lapangan. Ia melepaskan lima tembakan dengan empat di antaranya mengarah ke gawang.
Ia juga mencatat dribel sukses terbanyak dalam laga tersebut. Empat kali ia melewati lawan langsungnya dan memaksa Jules Kounde terus melakukan penyesuaian bertahan.
Catatan Final dan Dampak bagi Real Madrid

Laga besar kerap memunculkan versi terbaik Vinicius, dan final ini mempertegas kecenderungan tersebut. Ia kini mengoleksi sembilan gol dari 15 final bersama Real Madrid.
Catatan itu membuatnya sejajar dengan Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, dan Ferenc Puskas dalam kontribusi gol di final. Keempatnya sama-sama mengoleksi total 16 kontribusi gol.
Vinicius mengakhiri pertandingan pada menit ke-82 setelah digantikan Franco Mastantuono. Pergantian itu terjadi karena kram dan kelelahan fisik, bukan keputusan taktis.
Pertandingan final Piala Super Spanyol 2026 digelar di King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi. El Clasico tersebut berlangsung Senin, 12 Januari 2026, dengan kick-off pukul 02.00 WIB.
Barcelona unggul lebih dulu lewat Raphinha pada menit ke-36, lalu Vinicius menyamakan kedudukan pada menit 45+2. Barcelona kembali memimpin melalui Robert Lewandowski menit 45+4, tapi Real Madrid langsung membalas lewat Gonzalo Garcia di menit 45+6.
Gol kedua Raphinha pada menit ke-73 memastikan kemenangan Barcelona. Meski bermain dengan 10 orang setelah Frenkie de Jong menerima kartu merah di menit 90+1, Barcelona mampu menjaga keunggulan hingga laga usai.
Sumber: Madrid Universal
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Kesempurnaan Hansi Flick di Partai Puncak: 8 Final, 8 Menang, 8 Juara
- Blunder Pergantian dan Miskin Taktik: Biang Kerok Kekalahan Real Madrid di El Clasico?
- Barcelona Bungkam Real Madrid di Final Piala Super Spanyol, Lamine Yamal dkk. Langsung Joget TikTok
- Kylian Mbappe Cegah Pemain Real Madrid Beri Guard of Honour ke Barcelona Usai Final Piala Super Spanyol 2026
- 5 Pelajaran dari El Clasico Barcelona vs Real Madrid di Final Piala Super Spanyol: Dominasi Blaugrana atas Sang Rival Abadi
- Kok Bisa Real Madrid Kalah?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Viktor Gyokeres Mulai Membuktikan Diri di Arsenal pada 2026
Liga Inggris 27 Februari 2026, 13:53
-
Jadwal Lengkap La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 27 Februari 2026, 13:20
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 27 Februari 2026, 13:00
-
Yann Sommer Tinggalkan Inter Milan pada Akhir Musim, Siapa Penggantinya?
Liga Italia 27 Februari 2026, 11:03
LATEST UPDATE
-
Hasil Latihan MotoGP Thailand 2026: Marco Bezzecchi Tercepat, Ungguli Marc Marquez
Otomotif 27 Februari 2026, 16:05
-
Profil Almeria: Klub Andalusia yang Kini Dimiliki Cristiano Ronaldo
Liga Spanyol 27 Februari 2026, 15:55
-
Marc Guiu Tak Menyerah di Chelsea Meski Minim Menit Bermain
Liga Inggris 27 Februari 2026, 15:17
-
Nicolas Jackson Bakal Kembali ke Chelsea, Bayern Munchen Tolak Transfer Permanen
Liga Inggris 27 Februari 2026, 14:36
-
Dusan Vlahovic Prioritaskan Barcelona, Juventus Terancam Kehilangan Striker Andalan
Liga Italia 27 Februari 2026, 14:26
-
Manchester City Dekati Vinicius Junior, Siap Guncang Bursa Transfer
Liga Inggris 27 Februari 2026, 14:08
-
Hasil Latihan Moto3 Thailand 2026: David Almansa Tercepat, Veda Ega Pratama Lolos ke Q2
Otomotif 27 Februari 2026, 14:00
-
Viktor Gyokeres Mulai Membuktikan Diri di Arsenal pada 2026
Liga Inggris 27 Februari 2026, 13:53
-
Jadwal Lengkap Manchester United 2025/2026
Liga Inggris 27 Februari 2026, 13:30
-
Jadwal Lengkap La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 27 Februari 2026, 13:20
-
Luca Marini Tanggapi Rumor Lirikan Yamaha: Saya Memang yang Terbaik untuk Kembangkan Motor
Otomotif 27 Februari 2026, 13:14
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 27 Februari 2026, 13:12
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 27 Februari 2026, 13:00
LATEST EDITORIAL
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21



