Relasi Unik Antara Karir Thiago, Xavi, dan Guardiola
Editor Bolanet | 15 Juli 2013 16:00
- Thiago Alcantara telah resmi meninggalkan Barcelona FC dan bergabung dengan Bayern Munich dengan nilai transfer 25 juta Euro. Media asal Spanyol, Diario AS, mengungkapkan bahwa saga transfer Thiago sebenarnya pernah terjadi juga pada , tepatnya empat belas tahun lalu.
Pada Juli 1999, Xavi yang saat itu juga baru saja mengkapteni Spanyol di ajang Piala Dunia U-20 dinilai sebagai seorang pemain muda paling menjanjikan di Eropa.
Sulit menembus skuad inti Barca, Xavi serius mempertimbangkan tawaran untuk pindah ke AC Milan. Namun pada akhirnya Xavi memilih bertahan di Camp Nou dan berhasil tumbuh menjadi salah satu legenda Barcelona.
Ironisnya, empat belas tahun kemudian Xavi terlibat dalam permasalahan serupa. Namun kali ini keberadaannya di skuad utama lah yang disinyalir membuat youngster Thiago tidak mendapatkan waktu bermain yang cukup.
Menghadapi dilema serupa dengan seniornya tersebut, Thiago mengambil jalan keluar yang berbeda. Pemain yang baru saja memenangkan Piala Eropa U-21 tersebut memilih hengkang untuk mengikuti eks pelatihnya, Josep Guardiola untuk bergabung dengan Bayern. Guardiola juga merupakan pelatih yang mempromosikan Thiago ke skuad utama di era kepemimpinannya.
Jika dihubungkan lagi, Guardiola juga sebenarnya adalah pemain yang mengalahkan Xavi dalam perebutan tempat di skuad utama di dekade awal 2000-an. Xavi tak mampu menggeser posisi Guardiola yang saat itu menjabat sebagai kapten Blaugrana.
Xavi dan Guardiola. (c) Barcablog
Patut ditunggu kiprah Thiago di Allianz Arena, apakah dia mampu menembus skuad inti dan menjadi pemain kelas dunia bersama Bayern, ataukah malah justru gagal bersinar. [initial]
Pada Juli 1999, Xavi yang saat itu juga baru saja mengkapteni Spanyol di ajang Piala Dunia U-20 dinilai sebagai seorang pemain muda paling menjanjikan di Eropa.
Sulit menembus skuad inti Barca, Xavi serius mempertimbangkan tawaran untuk pindah ke AC Milan. Namun pada akhirnya Xavi memilih bertahan di Camp Nou dan berhasil tumbuh menjadi salah satu legenda Barcelona.
Ironisnya, empat belas tahun kemudian Xavi terlibat dalam permasalahan serupa. Namun kali ini keberadaannya di skuad utama lah yang disinyalir membuat youngster Thiago tidak mendapatkan waktu bermain yang cukup.
Menghadapi dilema serupa dengan seniornya tersebut, Thiago mengambil jalan keluar yang berbeda. Pemain yang baru saja memenangkan Piala Eropa U-21 tersebut memilih hengkang untuk mengikuti eks pelatihnya, Josep Guardiola untuk bergabung dengan Bayern. Guardiola juga merupakan pelatih yang mempromosikan Thiago ke skuad utama di era kepemimpinannya.
Jika dihubungkan lagi, Guardiola juga sebenarnya adalah pemain yang mengalahkan Xavi dalam perebutan tempat di skuad utama di dekade awal 2000-an. Xavi tak mampu menggeser posisi Guardiola yang saat itu menjabat sebagai kapten Blaugrana.
Patut ditunggu kiprah Thiago di Allianz Arena, apakah dia mampu menembus skuad inti dan menjadi pemain kelas dunia bersama Bayern, ataukah malah justru gagal bersinar. [initial]
(as/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Paolo Maldini Mulai Revolusi Timnas Italia, Pep Guardiola jadi Pelatih?
Piala Dunia 14 Juli 2026, 01:47
-
Cari Suksesor Robert Lewandowski, Barcelona Hubungi Agen Harry Kane
Liga Spanyol 29 Juni 2026, 15:47
-
Real Madrid Keluarkan Pernyataan soal Michael Olise
Liga Spanyol 21 Juni 2026, 00:01
-
Piala Dunia 2026: Trio Bayern Unjuk Kualitas Terbaik di Matchday Pertama
Piala Dunia 18 Juni 2026, 23:04
LATEST UPDATE
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











