Asa Baru Jordi Amat Tembus Timnas Indonesia: Bermodal Posisi Gelandang Bertahan di Persija
Asad Arifin | 16 Februari 2026 21:26
Bola.net - Jordi Amat menunjukkan transformasi menarik di fase akhir kariernya. Pada usia 33 tahun, ia justru tampil semakin matang saat dimainkan sebagai gelandang bertahan, posisi yang lama tidak menjadi peran utamanya.
Performa terbarunya bersama Persija Jakarta menjadi bukti konkret. Dalam kemenangan 1-0 di markas Bali United pada lanjutan BRI Super League 2025/2026, Minggu (15/2/2026), Jordi tampil solid dan diganjar penghargaan pemain terbaik pertandingan.
Pengakuan itu terasa spesial karena ia tampil bukan sebagai bek tengah, melainkan sebagai jangkar di lini tengah. Adaptasinya berjalan mulus dan memberi dimensi berbeda dalam permainan Macan Kemayoran.
"Senang dengan momen ini, tidak menyangka juga. Bangga bisa menang, terima kasih kepada rekan setim dan suporter yang datang," katanya via Instagram resmi BRI Super League.
"Saya mendapatkan penghargaan player of the match sebagai gelandang bertahan. Sepertinya saya harus benar-benar mengubah posisi bermain," sambung Amat sembari tertawa.
Tantangan Fisik dan Taktis yang Tidak Ringan

Mengisi pos gelandang bertahan bukan tugas sederhana, terlebih bagi pemain yang mayoritas kariernya dihabiskan sebagai bek tengah. Peran ini menuntut mobilitas tinggi dan kecermatan membaca permainan.
Jordi harus aktif bergerak membuka ruang, menjadi penghubung antar lini, sekaligus memutus alur serangan lawan. Distribusi bola yang akurat juga menjadi syarat mutlak di posisi tersebut.
Secara fisik, tuntutan sebagai gelandang bertahan lebih besar. Intensitas duel dan jarak tempuh lari meningkat signifikan dibandingkan saat bermain di jantung pertahanan.
Namun sejauh ini, Jordi mampu menjawab tantangan tersebut. Bahkan, Persija tidak terlalu merasakan dampak absennya Van Basty Sousa yang sebelumnya rutin mengisi peran itu.
Sinyal Positif untuk Timnas Indonesia

Penampilan konsisten Jordi di lini tengah membuka peluang baru bagi Timnas Indonesia. Agenda FIFA Series 2026 pada Maret mendatang bisa menjadi panggung berikutnya bagi sang pemain.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, berpotensi mempertimbangkan Jordi sebagai opsi gelandang bertahan. Apalagi, stok lini tengah tengah menipis akibat absennya Thom Haye karena akumulasi.
Di sisi lain, komposisi bek tengah Tim Merah Putih relatif aman. Duet utama sudah mengerucut pada Jay Idzes dan Kevin Diks.
Rizky Ridho, Mees Hilgers, dan Justin Hubner pun siap menjadi pelapis. Situasi ini membuat pergeseran peran Jordi ke lini tengah menjadi opsi taktis yang realistis sekaligus menarik.
Sumber: Bola.com/Hery Kurniawan
Baca Ini Juga:
John Herdman Sebut Piala AFF 2026 Sebagai Batu Loncatan Menuju Piala Asia 2027: Uji Kedalaman Skuad Timnas Indonesia
John Herdman Blak-blakan ke ASEAN United soal Piala AFF 2026: Para Pemain Timnas Indonesia Sangat Lapar, Rivalitas Lebih Panas!
Pendapat Om Simon soal Banyaknya Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia yang Memilih Bermain di BRI Super League
Luke Vickery Kirim Sinyal ke Timnas Indonesia: Winger Berdarah Medan yang Bisa Mainkan 3 Posisi di Lini Depan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persija Ikat Pratama Arhan dengan Kontrak Berdurasi 3 Tahun
Bola Indonesia 6 Juli 2026, 23:30
-
Alfeandra Dewangga Terima Sambutan Hangat dari Skuad Arema FC
Bola Indonesia 6 Juli 2026, 19:51
LATEST UPDATE
-
Manchester United Siapkan Kontrak 5 Tahun untuk Aurelien Tchouameni
Liga Inggris 9 Juli 2026, 02:03
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia 11 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris 12 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:01
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
RESMI: PSIM Yogyakarta dan Fahreza Sudin Berpisah
Bola Indonesia 8 Juli 2026, 19:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













