Cerita Fakhri Husaini: Sering Dapat Bisikan Setan untuk Berkhianat
Serafin Unus Pasi | 22 Juni 2020 17:49
Bola.net - Mantan pelatih Timnas Indonesia U-16 dan U-19, Fakhri Husaini mengobrol banyak mengenai drama di luar pertandingan sepak bola. Obrolan ini terjadi dalam channel YouTube Hanif & Rendy Show.
Cerita ini tentang pengkhianatan di sepak bola. Jawaban bermula dari pertanyaan mengenai Fakhri yang dianggap sukses ketika menjadi pemain.
Secara terus terang, pria berusia 54 tahun ini tak menganggap dirinya sebagai pemain yang sukses di zamannya. Masih lebih banyak pesepakbola yang mampu mengoleksi prestasi mumpuni.
Sebaliknya, Fakhri hanya ingin disebut sebagai pemain yang meninggalkan jejak positif di lapangan hijau. Tidak pernah melakukan pengkhianatan kepada sepak bola itu, baik dari sisi fair play maupun penonton yang sudah banting tulang membeli tiket pertandingan.
"Saya lebih menempatkan diri sebagai pemain yang bisa memberi hiburan kepada orang-orang banyak. Mungkin dengan mainnya saya, dengan sportivitas, dan gol-gol yang saya buat," ujar Fakhri.
"Saya hanya betul-betul menikmati sepak bola dan tidak pernah mengkhianati sepak bola. Saya tidak pernah mengkhianatinya. Artinya saya tidak akan pernah melakukan itu, baik sebagai pemain maupun pelatih," katanya menambahkan.
Menurut Fakhri, godaan saat menjadi pemain begitu banyak. Tidak hanya datang sekali atau dua kali. Termasuk ketika menjadi pelatih. Godaannya sangat besar dan massif.
"Sepak bola itu adalah profesi yang mulia, sama seperti dokter, insinyur, dan lain-lain. Kita bekerja betul-betul dengan tenaga dan pikiran, bahkan darah dan air mata," ucap Fakhri.
"Sebagai pelatih saya juga pernah diminta secara terang-terangan di BFC (Bontang FC). Di musim terakhir BFC saat pengelolaan diserahkan kepada Pemkot Bontang, terang-terangan pengurus datang. Dan saya terang-terangan juga menolak. Tapi siapa yang menjamin penolakan saya itu juga diikuti semua pemain?" tambahnya.
Baca halaman berikutnya ya Bolaneters.
Gunakan Bakat Sebaik-baiknya
Semua godaan yang ada di sepak bola itu membuat Fakhri memberi pesan kepada para pemain sepak bola. Termasuk pelatih dan pengurus.
"Gunakanlah bakat sepak bola itu untuk kebaikan, kalau misalnya untuk mencari nafkah, carilah nafkah dengan cara yang halal lewat sepak bola," tutur Fakhri.
Fakhri pun mengaku tidak ingin melihat kemuliaan sepak bola rusak karena ulah oknum yang tidak mampu menahan godaan. "Saya sudah pernah mengalami, ditawar dan ini itu. Makanya saya omong seperti ini," imbuhnya.
(Bola.net/Fitri Apriani)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Semakin Mengaum, Persija Cuma Terpaut 3 Poin dari Puncak Klasemen BRI Liga 1
Bola Indonesia 26 Oktober 2024, 23:41
-
7 Pemain Didikan Fakhri Husaini yang Jasanya Dipakai Shin Tae-yong di Timnas Indonesia
Tim Nasional 20 September 2024, 10:17
-
Masterclass Fakhri Husaini Sudahi 16 Tahun Puasa Medali Emas Jawa Timur di Sepak Bola PON
Bola Indonesia 18 September 2024, 22:28
LATEST UPDATE
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












