Dugaan Pengaturan Skor Timnas U-23 di SEA Games 2015, La Nyalla Minta Dibuktikan
Editor Bolanet | 16 Juni 2015 22:49
- Persepakbolaan Indonesia, kembali diterpa dugaan pengaturan skor. Kali ini, menimpa tim nasional Indonisia U-23 yang berlaga di SEA Games 2015, Singapura.
Kontan, hal tersebut membuat Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), La Nyalla Mahmud Mattalitti, meradang. Hal tersebut muncul karena adanya dua rekaman percakapan, yang menyinggung pertandingan Indonesia.
Yakni, saat melawan Thailand di semifinal dan kontra Vietnam di partai perebutan medali perunggu.
Dugaan match fixing juga diperkuat oleh pernyataan Tim Advokasi #IndonesiaVSMafiaBola dalam undangan jumpa pers, Selasa (16/6). Seperti yang ditulis, Tim Advokasi #IndonesiaVSMafiaBola menyebut kekalahan bertubi-tubi Indonesia di ajang SEA Games 2015 ternyata sudah diatur mafia bola nasional-internasional.
Tim Advokasi #IndonesiaVSMafiaBola dalam undangannya juga menjelaskan timnas dibantai telak Thailand dan Vietnam bukti nyata mafia bola bekerja.
La Nyalla berharap, dugaan tersebut dapat dibuktikan. Sebab, tidak ingin hanya sekedar dugaan karena bisa disebut sebagai fitnah.
Terkait tuduhan ada match Fixing yg membawa nama timnas U-23 di SEA Games 2015, saya minta dibuktikan, jangan hanya main fitnah! tulis dalam akun @LaNyallaMM1.
Ayo buktikan, jangan asal ngomong saja. Silahkan dilaporkan kepada pihak berwajib. Jangan fitnah atau hanya pengalihan isu kegagalan di SEA Games, tambahnya.
Soal rekaman, semua orang juga bisa buat rekaman. Hanya modal rekaman suara dijadikan alat bukti, bisa kok. Jadi jangan sembarangan menuduh, tutupnya.[initial]
(esa/ada)
Kontan, hal tersebut membuat Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), La Nyalla Mahmud Mattalitti, meradang. Hal tersebut muncul karena adanya dua rekaman percakapan, yang menyinggung pertandingan Indonesia.
Yakni, saat melawan Thailand di semifinal dan kontra Vietnam di partai perebutan medali perunggu.
Dugaan match fixing juga diperkuat oleh pernyataan Tim Advokasi #IndonesiaVSMafiaBola dalam undangan jumpa pers, Selasa (16/6). Seperti yang ditulis, Tim Advokasi #IndonesiaVSMafiaBola menyebut kekalahan bertubi-tubi Indonesia di ajang SEA Games 2015 ternyata sudah diatur mafia bola nasional-internasional.
Tim Advokasi #IndonesiaVSMafiaBola dalam undangannya juga menjelaskan timnas dibantai telak Thailand dan Vietnam bukti nyata mafia bola bekerja.
La Nyalla berharap, dugaan tersebut dapat dibuktikan. Sebab, tidak ingin hanya sekedar dugaan karena bisa disebut sebagai fitnah.
Terkait tuduhan ada match Fixing yg membawa nama timnas U-23 di SEA Games 2015, saya minta dibuktikan, jangan hanya main fitnah! tulis dalam akun @LaNyallaMM1.
Ayo buktikan, jangan asal ngomong saja. Silahkan dilaporkan kepada pihak berwajib. Jangan fitnah atau hanya pengalihan isu kegagalan di SEA Games, tambahnya.
Soal rekaman, semua orang juga bisa buat rekaman. Hanya modal rekaman suara dijadikan alat bukti, bisa kok. Jadi jangan sembarangan menuduh, tutupnya.[initial]
Baca Juga:
Skandal Pengaturan Skor: BS Dapat Rp 30 Juta Tiap Pertandingan
PSSI Bantah Ada Pengaturan Skor di SEA Games
Rully Nere Tak Percaya Timnas U-23 Terlibat Pengaturan Skor
Manahati Lestusen dan Adam Alis Berniat Gabung TNI
Dugaan Pengaturan Skor Telah Sampai di Meja Bareskrim Mabes Polri
Tim Transisi Dukung Upaya Publik Bongkar Mafia Sepakbola
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal dan Agenda Timnas Indonesia 2026: Ada FIFA Series dan Piala AFF
Tim Nasional 17 Desember 2025, 10:43
-
Timnas Indonesia U-22 Gagal Total di SEA Games 2025, PSSI Pecat Indra Sjafri
Tim Nasional 16 Desember 2025, 20:32
LATEST UPDATE
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













