HT Review: Tertunda Hujan, Indonesia Sementara Tertahan
Editor Bolanet | 12 Oktober 2013 20:25
- Timnas Indonesia U-19 sementara harus rela tertahan oleh Korea Selatan (1-1). Derasnya hujan membuat lapangan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) tergenang air dan memaksa laga penentuan babak kualifikasi Grup G Piala AFC U-19 ini ditunda.
Gerimis yang membasahi Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) membuat kedua tim bermain lambat demi menghemat stamina. Sepuluh menit awal babak pertama, Indonesia sempat menebar dua kali ancaman melalui Ilham Udin Armayn. Sayang winger kanan Timnas U-19 ini kurng tenang dalam memaksimalkannya.
Hujan kian deras sat laga memasuki menit belasan. Indonesia yang terbiasa bermain bola datar sedikit kesulitan dan lengah di lini belakang.
Korsel memanfaatkan situasi tersebut dan mulai menekan Indonesia. Pada menit ke-14 mereka mendapaatkan peluang emas pertamanya ketika bola sepakan Hwang Hee Chan sudah mampu melewati Ravi Murdianto. Beruntung bagi Timnas U-19 masih ada M Fatchur Rahman yang membuang bola tersebut.
Barulah di pertengahan babak pertama, tim asuhan Indra Sjafri mampu keluar dari tekanan dan kembali menciptakan beberapa peluang. Kemelut beberapa kali tercipta di kkotak penalti Korea, namun Maldini dan Mukhlis Hadi Ning Syaifulloh belum mampu menggetarkan jala gawang Korea.
Sepakan Evan Dimas di menit ke-30 akhirnya membawa Indonesia memimpin. Datang dari belakang, Evan langsung menyambar bola mendatar kiriman Ilham.
Namun, skor 1-0 tersebut hanya bertahan dua menit saja. Skor langsung berubah 1-1 ketika eksekusi penalti Seol Taesu mampu memperdaya Ravi. Penalti ini diberikan wasit Mohd Amirul Izwan yang menganggap Hansamu Yama melakukan pelanggaran kepada Kim Shin di kotak terlarang.
Penalti itu tak meruntuhkan semangat skuat Garuda Jaya. Bahkan di menit ke-38 Indonesia bisa saja kembali memimpin jika sambaran Mukhlis yang terbang menyongsong bola kiriman Evan tak meleset.
Genangan air di lapangan mau tak mau membuat wasit asal Malaysia ini memutuskan laga ditunda. Belum ada penjelasan resmi sampai kapan laga yang terhenti di menit ke-40 ini akan dilangsungkan kembali. [initial]
(fjr/pra)
Gerimis yang membasahi Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) membuat kedua tim bermain lambat demi menghemat stamina. Sepuluh menit awal babak pertama, Indonesia sempat menebar dua kali ancaman melalui Ilham Udin Armayn. Sayang winger kanan Timnas U-19 ini kurng tenang dalam memaksimalkannya.
Hujan kian deras sat laga memasuki menit belasan. Indonesia yang terbiasa bermain bola datar sedikit kesulitan dan lengah di lini belakang.
Korsel memanfaatkan situasi tersebut dan mulai menekan Indonesia. Pada menit ke-14 mereka mendapaatkan peluang emas pertamanya ketika bola sepakan Hwang Hee Chan sudah mampu melewati Ravi Murdianto. Beruntung bagi Timnas U-19 masih ada M Fatchur Rahman yang membuang bola tersebut.
Barulah di pertengahan babak pertama, tim asuhan Indra Sjafri mampu keluar dari tekanan dan kembali menciptakan beberapa peluang. Kemelut beberapa kali tercipta di kkotak penalti Korea, namun Maldini dan Mukhlis Hadi Ning Syaifulloh belum mampu menggetarkan jala gawang Korea.
Sepakan Evan Dimas di menit ke-30 akhirnya membawa Indonesia memimpin. Datang dari belakang, Evan langsung menyambar bola mendatar kiriman Ilham.
Namun, skor 1-0 tersebut hanya bertahan dua menit saja. Skor langsung berubah 1-1 ketika eksekusi penalti Seol Taesu mampu memperdaya Ravi. Penalti ini diberikan wasit Mohd Amirul Izwan yang menganggap Hansamu Yama melakukan pelanggaran kepada Kim Shin di kotak terlarang.
Penalti itu tak meruntuhkan semangat skuat Garuda Jaya. Bahkan di menit ke-38 Indonesia bisa saja kembali memimpin jika sambaran Mukhlis yang terbang menyongsong bola kiriman Evan tak meleset.
Genangan air di lapangan mau tak mau membuat wasit asal Malaysia ini memutuskan laga ditunda. Belum ada penjelasan resmi sampai kapan laga yang terhenti di menit ke-40 ini akan dilangsungkan kembali. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:06
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






