Ketum PSSI Tidak Ingin TC Timnas U-23 Tertunda
Editor Bolanet | 21 Februari 2014 17:08
- Tim nasional Indonesia U-23 dipastikan menjalani training centre/pemusatan latihan di Yogyakarta, pada 24 Februari-7 Maret mendatang. Hal tersebut, sebagai persiapan untuk tampil di Asian Games 2014, Korea Selatan, 19 September-4 Oktober.
Program ini, tidak boleh tertunda dengan situasi yang ada. Misalnya saja, belakangan ini terjadi bencana alam gunung meletus. Jika tidak bisa digelar di Yogyakarta, kita masih banyak tempat untuk menggelar TC, seperti Sumatera dan Kalimantan. Kami berharap mendapatkan dukungan terhadap program-program ini, ungkap Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Djohar Arifin Husin.
Terkait peluang di Asian Games 2014, Djohar mengatakan jika PSSI menargetkan Timnas U-23 bisa menembus babak delapan besar. Pada keikutsertaan terakhir di Asian Games 2006 Qatar, Timnas U-23 mentok di dasar grup B, yang diisi Singapura, Suriah, dan Irak.
Kita tahu diri dengan kekuatan yang dimiliki. Sebab, yang main adalah level Asia. Ini bukan sekedar ikut-ikutan, Timnas U-23 diharapkan menjadi tim masa depan. Karena itu, perlu banyak diberikan kesempatan turun dalam pertandingan. Tim ini memiliki kesempatan dan target yang panjang, imbuhnya.
Tim ini (U-23) ditarget menjadi pengganti senior-senior yang ada saat ini. Karena itu, mereka butuh jam terbang yang banyak. Ketika masanya tiba, maka Timnas ini (U-23) mampu mengangkat martabat anak bangsa, pungkasnya.
Selain TC, Timnas Indonesia U-23 akan mendapatkan kesempatan beruji coba lawan Malaysia U-23, di Yogyakarta, 5 Maret 2014. Kemudian, TC dibagi hingga tujuh fase sebelum terjun ke Asian Games.
Sehingga, selama menjalani TC diharapkan mendapatkan lawan uji coba sebanyak sembilan kali. Rencana lokasi dan waktu pertandingan, tengah dirumuskan Badan Tim Nasional (BTN).
Rencana sekitar sembilan uji coba tersebut, masih disusun BTN. Sebab, masih harus mematangkan dan melihat perkembangan tim secara keseluruhan, tutur Pelatih Timnas U-23, Aji Santoso.
Lebih jauh diharapkannya, skuadnya mampu memberikan yang terbaik di ajang multi cabang yang bergulir empat tahun sekali tersebut.
Target menembus babak delapan besar, adalah tantangan. Sama seperti hidup, yang selalu saja ada tantangan di setiap langkah. Karena itu, tinggal bagaimana proses untuk menjawab tantangan tersebut, pungkasnya. (esa/dzi)
Program ini, tidak boleh tertunda dengan situasi yang ada. Misalnya saja, belakangan ini terjadi bencana alam gunung meletus. Jika tidak bisa digelar di Yogyakarta, kita masih banyak tempat untuk menggelar TC, seperti Sumatera dan Kalimantan. Kami berharap mendapatkan dukungan terhadap program-program ini, ungkap Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Djohar Arifin Husin.
Terkait peluang di Asian Games 2014, Djohar mengatakan jika PSSI menargetkan Timnas U-23 bisa menembus babak delapan besar. Pada keikutsertaan terakhir di Asian Games 2006 Qatar, Timnas U-23 mentok di dasar grup B, yang diisi Singapura, Suriah, dan Irak.
Kita tahu diri dengan kekuatan yang dimiliki. Sebab, yang main adalah level Asia. Ini bukan sekedar ikut-ikutan, Timnas U-23 diharapkan menjadi tim masa depan. Karena itu, perlu banyak diberikan kesempatan turun dalam pertandingan. Tim ini memiliki kesempatan dan target yang panjang, imbuhnya.
Tim ini (U-23) ditarget menjadi pengganti senior-senior yang ada saat ini. Karena itu, mereka butuh jam terbang yang banyak. Ketika masanya tiba, maka Timnas ini (U-23) mampu mengangkat martabat anak bangsa, pungkasnya.
Selain TC, Timnas Indonesia U-23 akan mendapatkan kesempatan beruji coba lawan Malaysia U-23, di Yogyakarta, 5 Maret 2014. Kemudian, TC dibagi hingga tujuh fase sebelum terjun ke Asian Games.
Sehingga, selama menjalani TC diharapkan mendapatkan lawan uji coba sebanyak sembilan kali. Rencana lokasi dan waktu pertandingan, tengah dirumuskan Badan Tim Nasional (BTN).
Rencana sekitar sembilan uji coba tersebut, masih disusun BTN. Sebab, masih harus mematangkan dan melihat perkembangan tim secara keseluruhan, tutur Pelatih Timnas U-23, Aji Santoso.
Lebih jauh diharapkannya, skuadnya mampu memberikan yang terbaik di ajang multi cabang yang bergulir empat tahun sekali tersebut.
Target menembus babak delapan besar, adalah tantangan. Sama seperti hidup, yang selalu saja ada tantangan di setiap langkah. Karena itu, tinggal bagaimana proses untuk menjawab tantangan tersebut, pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal dan Agenda Timnas Indonesia 2026: Ada FIFA Series dan Piala AFF
Tim Nasional 17 Desember 2025, 10:43
-
Timnas Indonesia U-22 Gagal Total di SEA Games 2025, PSSI Pecat Indra Sjafri
Tim Nasional 16 Desember 2025, 20:32
-
Bung Towel Kritik Zainudin Amali usai Timnas Indonesia U-22 Gagal di SEA Games 2025
Tim Nasional 13 Desember 2025, 23:11
LATEST UPDATE
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












