Pengamat Malaysia Bongkar Satu Keputusan Patrick Kluivert yang Bikin Timnas Indonesia Kalah dari Arab Saudi, Apa Itu?
Ari Prayoga | 9 Oktober 2025 23:41
Bola.net - Menjelang laga Timnas Indonesia kontra Arab Saudi di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Kamis (9/10/2025) dini hari WIB, pengamat sepak bola asal Malaysia, Raja Isa Raja Akram, sempat memprediksi bahwa lini tengah Garuda akan menjadi titik rapuh.
Ucapan itu terbukti. Menurutnya, keputusan Patrick Kluivert menurunkan Marc Klok di sektor tengah menjadi kesalahan fatal yang membuat permainan Indonesia tak seimbang dan mudah dikontrol lawan.
"Sejak awal saya sudah bilang lini tengah kunci Timnas Indonesia untuk menang atau kalah. Timnas Indonesia memiliki banyak gelandang bagus, tapi Patrick Kluivert kurang jeli melihat potensi pemain," ujar Raja Isa.
"Saya amati Marc Klok jadi kartu mati dan titik terlemah yang bisa dieksploitasi pemain Arab Saudi. Masa emas Marc Klok sudah lewat," katanya.
Jadi Lubang di Lini Tengah
Akibatnya, lanjut pelatih berdarah keturunan Bugis ini, peran Joey Pelupessy di lini tengah Timnas Indonesia pun tidak nampak di permainan.
"Sistem permainan sektor vital Timnas Indonesia tidak jelas. Para gelandang tak tahu kapan main low, middle, atau high block. Siapa yang salah? Patrick Kluivert yang bersalah, karena dia tak punya sistem permainan lini tengah yang solid," ujarnya.
Ada lubang menganga di tengah, pemain Arab Saudi jadi penguasa pusat lapangan. Sehingga dengan kecepatan, mereka dengan bebas masuk ke kotak penalti dan melancarkan tembakan bola.
"Kalau tengah keropos, tugas pemain belakang jadi berat, termasuk kiper. Beruntung Maarten Paes tampil luar biasa, meski baru pulih cedera. Jika bukan dia kipernya, tak tahu lah. Berapa gol yang bisa bersarang di gawang Timnas Indonesia," paparnya.
Seharusnya Joey Pelupessy Main Bareng Thom Haye
Mantan arsitek Persipura dan PSM ini menyebut Joey Pelupessy tak bisa tandem dengan Marc Klok. Seharusnya Joey Pelupessy duet dengan Thom Haye.
"Lihat ketika Thom Haye masuk. Lini tengah Timnas Indonesia lebih hidup. Alur bola ke depan juga lebih banyak dan berbahaya," ujar Raja Isa.
"Namun, sayang, sekali lagi ini salah Patrick Kluivert. Karena dia telat memasukkan Thom Haye," jelasnya.
Disadur dari Bola.com (Gatot Sumitro, Benediktus Gerendo P) 9 Oktober 2025
Hasil dan Jadwal Timnas Indonesia
Timnas Indonesia 2-3 Arab Saudi
Kamis, 9 Oktober 2025
00.15 WIB
Timnas Indonesia vs Irak
Minggu, 12 Oktober 2025
02.30 WIB
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tanpa Takut, Mikel Arteta Siap Bawa Arsenal Kejar Trofi
Liga Inggris 15 April 2026, 00:31
-
Mikel Arteta Minta Arsenal Nikmati Peluang ke Semifinal Liga Champions
Liga Champions 15 April 2026, 00:01
LATEST UPDATE
-
2 Laga 3 Gol, Dembele Kembali Jadi Mimpi Buruk Liverpool di Anfield
Liga Champions 15 April 2026, 09:15
-
Atletico Madrid vs Barcelona: Pertunjukan Karakter Pasukan Diego Simeone
Liga Champions 15 April 2026, 09:13
-
Sedihnya Jangan Lama-lama Barca, Sekarang Waktunya Menangkan La Liga!
Liga Champions 15 April 2026, 08:51
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 15-16 April 2026
Liga Champions 15 April 2026, 08:31
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 15 April 2026, 07:27
-
Rapor Pemain Barcelona vs Atletico Madrid: Yamal Bagus, tapi Tidak Cukup
Liga Champions 15 April 2026, 07:01
-
Man of the Match Liverpool vs PSG: Ousmane Dembele
Liga Champions 15 April 2026, 06:37
-
Man of the Match Atletico Madrid vs Barcelona: Dani Olmo
Liga Champions 15 April 2026, 06:35
-
Liverpool Kocar-Kacir, Dembele Cengar-Cengir
Liga Inggris 15 April 2026, 05:21
-
Gagal Lagi, Barcelona Belum Pernah Tembus Final Liga Champions Sejak 2015
Liga Champions 15 April 2026, 05:12
LATEST EDITORIAL
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00
-
5 Calon Klub Baru Andy Robertson Setelah Tinggalkan Liverpool
Editorial 13 April 2026, 22:39
-
Jangan Panik! 5 Alasan Arsenal Masih Punya Harapan Besar Juara Premier League
Editorial 13 April 2026, 22:21
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51








