Suporter Terbaik di Dunia: Dukungan Tanpa Batas Pemain ke-12 Timnas Indonesia
Gia Yuda Pradana | 9 Oktober 2025 13:13
Bola.net - Timnas Indonesia harus menelan kekalahan tipis 2-3 dari Timnas Arab Saudi pada laga pertama Grup B putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Jeddah, Kamis (9/10/2025) dini hari WIB. Pertandingan yang digelar di King Abdullah Sports City Stadium itu sempat membuat skuad Garuda memimpin lebih dulu sebelum akhirnya takluk akibat kebangkitan tuan rumah.
Dua gol Indonesia dicetak oleh Kevin Diks melalui titik putih pada menit ke-11 dan 88. Sementara itu, tiga gol Arab Saudi lahir dari aksi Saleh Abu Al Shamat (17’) serta dua gol Firas Al Buraikan (36’ P, 62’). Meski hasil akhir tak berpihak pada Garuda, dukungan suporter Indonesia di Jeddah tetap membara sepanjang laga.
Bek sekaligus kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, mengaku terharu dengan loyalitas para pendukung. Bagi Idzes, semangat yang diberikan suporter adalah kekuatan besar yang membuat tim tetap berdiri tegak meski hasilnya belum maksimal.
“Kami punya suporter terbaik di dunia. Saya yakin itu. Semua orang di tim sangat bersyukur atas semua dukungan itu,” ujar Idzes. “Kalian lihat, meski kami kalah 2-3, kami mendatangi para suporter, dan mereka tetap memberikan banyak apresiasi, banyak cinta. Kami ingin membalas itu, dan sayangnya, hari ini kami belum bisa melakukannya,” imbuhnya.
Energi dari Tribune Jeddah

Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, juga menaruh apresiasi tinggi kepada ribuan suporter Garuda yang hadir langsung di stadion. Menurutnya, atmosfer yang diciptakan para pendukung memberikan energi luar biasa bagi seluruh pemain di lapangan.
“Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para suporter yang datang jauh-jauh dan juga mereka yang tinggal di Arab Saudi,” kata Kluivert. Ia menambahkan bahwa dukungan tersebut menjadi sumber motivasi penting dalam pertandingan berat seperti melawan Arab Saudi.
“Mereka luar biasa seperti biasa. Saya sangat senang dengan dukungan yang mereka berikan, selalu menyemangati kami dari belakang,” lanjutnya. Bagi Kluivert, kehadiran suporter di Jeddah bukan hanya sekadar bentuk dukungan, tetapi juga bagian dari identitas perjuangan Timnas Indonesia.
“Mereka adalah pemain ke-12 kami. Mereka selalu belajar, saling mendukung, dan selalu hadir di mana pun kami bermain,” ucap pelatih asal Belanda itu.
Dukungan yang Tak Pernah Padam

Kluivert menilai bahwa semangat suporter Garuda tidak pernah surut, bahkan ketika hasil pertandingan tidak sesuai harapan. Sejak pertama kali menangani tim, ia selalu merasakan kehangatan dan kebanggaan dari komunitas besar pendukung Timnas Indonesia di mana pun laga berlangsung.
“Kami selalu memiliki komunitas besar suporter Garuda, dan saya sangat bersyukur memiliki pendukung seperti mereka yang selalu berdiri di belakang kami,” tuturnya. Ia berharap dukungan besar itu terus berlanjut pada laga berikutnya, laga terakhir yang menentukan kontra Timnas Irak di stadion yang sama, Minggu (12/10) dini hari WIB.
“Perasaan dan kepercayaan diri yang kami dapat dari mereka selalu positif,” imbuh Kluivert.
Bagi skuad Garuda, kekalahan dari Arab Saudi bukan akhir dari perjalanan, melainkan pengingat akan arti perjuangan dan kebersamaan. Sebab, selama semangat dari tribune tak pernah padam, asa menuju Piala Dunia tetap menyala.
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Dua Gol Cepat Arab Saudi Hancurkan Irama Permainan Timnas Indonesia
- Timnas Indonesia: Ketangguhan Paes, Ketenangan Diks, Semangat Romeny
- Timnas Indonesia di Ujung Jurang: Jalur Curam Menuju Piala Dunia 2026
- Firas Al-Buraikan yang Gagal Dijinakkan dan Harapan Menipis Timnas Indonesia
- Bukan Kurang Semangat, Kekalahan Timnas Indonesia Datang dari Keputusan yang Salah
- Andai Saja Ritme Permainan Timnas Indonesia Bisa Dijaga, Hasilnya Mungkin Berbeda
- Timnas Indonesia Kalah 2-3 dari Arab Saudi: Kurang Fokus, Ruang Kosong, Tembakan Jarak Jauh yang Mematikan
- Kekalahan Timnas Indonesia Akibat Persiapan Tim yang Kurang Optimal?
- 3 Kekurangan yang Membuat Timnas Indonesia Takluk dari Arab Saudi
- Hilangnya Kestabilan di Pusat Permainan Timnas Indonesia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal Kalah, Perebutan Gelar Premier League Kembali Terbuka Lebar
Liga Inggris 12 April 2026, 15:01
-
Adrien Rabiot Ungkap Masalah Milan Usai Kalah dari Udinese
Liga Italia 12 April 2026, 14:32
-
Barcelona Unggul 9 Poin, Hansi Flick Ingatkan La Liga Belum Usai
Liga Spanyol 12 April 2026, 14:02
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Como vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 13 April 2026, 07:53
-
6 Menit Hancurkan Chelsea, 6 Poin Kini Jarak Manchester City dan Arsenal
Liga Inggris 13 April 2026, 06:05
-
Apa Kata Liam Rosenior Usai Chelsea Dihancurkan Man City di Stamford Bridge?
Liga Inggris 13 April 2026, 05:48
-
Man City Permalukan Chelsea, Rosenior Soroti Penyakit Lama The Blues
Liga Inggris 13 April 2026, 05:40
-
Man of the Match Chelsea vs Man City: Marc Guehi
Liga Inggris 13 April 2026, 01:48
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45








