Aroma Bundesliga di Balik Sukses Chelsea Juara Liga Champions 2020/2021

Asad Arifin | 31 Mei 2021 15:10
Selebrasi pemain Chelsea bersama trofi Liga Champions 2020-2021. (c) AP Photo

Bola.net - Sukses Chelsea menjadi juara Liga Champions 2020/2021 harusnya turut melambungkan nama Bundesliga. Sebab, ada banyak produk Bundesliga yang punya andil pada sukses The Blues.

Chelsea menjadi juara Liga Champions usai menang 1-0 atas Manchester City pada laga final yang digelar di Stadion Do Dragao. Chelsea menang lewat gol tunggal Kai Havertz pada menit ke-42.

Bagi Chelsea, ini adalah gelar kedua mereka di Liga Champions. Sebelumnya, Chelsea menjadi juara Liga Champions pada musim 2011/2012.

Sukses Chelsea tak lepas dari para produk Bundesliga. Sebab, ada enam sosok yang besar di Bundesliga dalam sukses The Blues. Siapa saja? Simak ulasannya di bawah ini ya Bolaneters.

1 dari 6 halaman

Timo Werner

Timo Werner gagal memanfaatkan peluang yang didapat pada duel lawan Manchester City di final Liga Champions (c) AP Photo

Jika ada pemain Chelsea yang paling banyak mendapat kritik pada musim ini, mungkin Timo Werner lah orangnya. Datang dengan ekspektasi yang tinggi, Werner justru kesulitan untuk segera menjadi meson gol Chelsea.

Namun, agaknya gelar juara Liga Champions bisa menuyulap musim pertama Wwerner menjadi indah.

Timo Werner adalah produk dari Bundesliga. Dia hasil didikan akademi Stuttgart. Namanya melesat ketika tampil konsisten bersama RB Leipzig sejak 2016 hingga 2020 lalu. Chelsea membelinya dengan harga 53 juta euro.

2 dari 6 halaman

Christian Pulisic

Pemain Chelsea, Christian Pulisic (tengah), mengangkat trofi Liga Champions usai mengalahkan Manchester City di babak final hari Minggu (30/5/2021). (c) AP Photo

Pulisic didatangkan Chelsea setelah melepas Eden Hazard ke Real Madrid. Performa Pulisic memang belum seikonik Hazard, tetapi dia memberikan gelar yang tidak diraih era Hazard yakni Liga Champions.

Pulisic baru berusia 17 tahun saat menjalani debut profesional di Dortmund. Kala itu, Dortmund dilatih Tuchel yang kini jadi manajer Chelsea. Yap, Pulisic adalah produk dari Bundesliga.

3 dari 6 halaman

Antonio Rudiger

Bek Chelsea, Antonio Rudiger (c) Pool Reuters via AP Photo

Seperti Werner, Rudiger juga produk dari akademi Stuttgart. Rudiger promosi ke tim utama pada 2011. Setelah itu, dia mampu tampil bagus dan Roma pun meliriknya pada 2015. Rudiger baru bergabung dengan Chelsea pada 2017.

Rudiger punya hampir terbuang dari Chelsea pada Januari 2021 lalu. Namun, Tuchel datang dan mengubah nasibnya. Rudiger jadi pemain penting di Chelsea dan berjasa besar membawa klub juara Liga Champions.

4 dari 6 halaman

Andreas Christensen

Andreas Christensen berduel lawan Sadio Mane di laga pekan kedua EPL antara Chelsea vs Liverpool di Stamford Bridge, Minggu (20/09/2020). (c) Pool EPA via AP Photo

Thiago Silva cedera pada menit ke-40 dan segalanya nampak akan rumit setelahnya. Namun, ada Christensen yang dengan tenang menggantikan perannya. Bek 25 tahun tampil sangat solid pada sisa laga.

Bagaimana pun, Christensen adalah pemain yang besar di Bundesliga. Statusnya ketika membela Gladbach selama dua musim memang hanya pinjaman, tetapi dari situlah dia tumbuh menjadi salah satu bek tengguh Bundesliga dan kini jadi pilar Chelsea.

5 dari 6 halaman

Kai Havertz

Kai Havertz mengangkat trofi Liga Champions. (c) AP Photo

Havertz lebih banyak mendapat kritik daripada pujian sebelum final Liga Champions. Havertz adalah pemegang rekor transfer paling mahal di Chelsea. Akan tetapi, adaptasinya berjalan lambat.

Havertz butuh bantuan Thomas Tuchel untuk bisa menemukan ritme permainan terbaiknya. Pada akhirnya, semua fans The Blues harus mengucapkan produk akademi Bayer Leverkusen itu atas gelar Liga Champions yang diraih.

6 dari 6 halaman

Thomas Tuchel

Thomas Tuchel mencium trofi Liga Champions yang diraihnya bersama Chelsea (c) AP Photo

Di balik semua cerita sukses The Blues di Liga Champions, sosok Tuchel punya andil yang sangat besar. Tuchel ditunjuk sebagai manajer pada Januari 2021 dan mengubah segalanya.

Tuchel adalah produk Bundesliga. Dia memulai karir sebagai pelatih dari level bawah. Namanya mulai mencuat bersama Mainz. Lalu, dia pindah ke Dortmund dan diakui sebagai salah satu pelatih terbaik di Eropa.

Tuchel membuat pelatih asal Jerman hattrick juara Liga Champions setelah Jurgen Klopp dan Hansi Flick.

Sumber: Bola

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR