FOLLOW US:


Kiper Ini Tanpa Ragu Sebut Ronaldo Sebagai Pemain Terbaik di Dunia

14-05-2019 20:54

 | Cristiano Ronaldo

Kiper Ini Tanpa Ragu Sebut Ronaldo Sebagai Pemain Terbaik di Dunia
Cristiano Ronaldo © AP Photo

Bola.net - Eks kiper Schalke Timon Wellenreuther tanpa ragu menyebut Cristiano Ronaldo sebagai pemain terbaik dunia setelah merasakan pengalaman berduel langsung dengan superstar Juventus tersebut.

Wellenreuther pernah bermain melawan Ronaldo sebanyak dua kali. Tepatnya saat Schalke masih bermain di liga Champions pada tahun 2015 lalu.

Saat itu Ronaldo sendiri masih bermain di Real Madrid. Di leg pertama, Schalke kalah 0-2. Namun pada leg kedua timnya berhasil menang 3-4 di Santiago Bernabeu.

Sejak saat itulah, kiper berusia 24 tahun ini mengaku paham betul betapa hebatnya CR7. Maka ia pun tak ragu untuk melabelinya sebagai pemain terbaik di dunia.

1 dari 2

Istimewa

"Bermain melawan Cristiano Ronaldo adalah sesuatu yang sangat istimewa," katanya kepada Goal dan SPOX.

“Bagi saya, ia adalah pemain terbaik di dunia. Lari dan kekuatannya luar biasa," puji Wellenreuther.

“Juga di pertandingan melawan saya, Anda sayangnya telah melihat bahwa ia begitu dingin dan selalu tepat sasaran. Meskipun saya menyelamatkan beberapa bola darinya, pada akhirnya ia mencetak dua gol,” kenangnya.

2 dari 2

Predator

Sebelumnya, Kapten Ajax Amsterdam, Matthijs de Ligt juga mengaku menyadari betapa mematikannya seorang Ronaldo di depan gawang lawan. De Ligt menyaksikan langsung kehebatan CR7 ketika Ajax bermain imbang 1-1 dengan Juve pada leg pertama perempat final Liga Champions 2018-19, April 2019 lalu.

"Kualitas terbaik Ronaldo, selain talentanya, adalah bagaimana ia menjadi predator di kotak penalti. Ia melihat peluang, hanya celah kecil, dan ia mengejar peluang itu dengan begitu cepat. Ia berlari ke ruang kosong di antara dua pemain," ungkap De Ligt di Football Italia.

"Kami tahu bahwa anda tidak bisa membiarkan ruang terbuka di belakang saat melawan Juventus, sebab itulah yang mereka persiapkan. Kami terus mengalirkan bola dan berusaha menemukan lubang dalam pertahanan mereka."