FOLLOW US:


'Ramalan' Sergio Aguero 2014: Saya di Man City Sampai Juara Liga Champions

05-05-2021 08:27

 | Asad Arifin

'Ramalan' Sergio Aguero 2014: Saya di Man City Sampai Juara Liga Champions
Striker Manchester City, Sergio Aguero © AP Photo

Bola.net - Sergio Aguero punya kesempatan untuk mewujudkan 'ramalan' yang diucapkan pada 2014 silam. Ketika itu, Aguero berikrar akan bertahan di Manchester City sampai meraih gelar juara Liga Champions.

Man City selangkah lagi menjadi juara Liga Champions musim 2020/2021. Sebab, Man City baru saja mengamankan satu tempat di laga final usai menyisihkan PSG pada babak perempat final.

Man City menang dengan skor 2-0 pada semifinal leg kedua, Rabu (5/5/2021) dini hari WIB. Laga di Stadion Etihad itu membuat Man City menang dengan agregat dengan kedudukan 4-1 atas tim asal Paris.

1 dari 2

Tentang 'Ramalan' Sergio Aguero

Bagi Man City, ini adalah kali pertama mereka menjejakkan kaki di final Liga Champions. Satu capaian yang sudah dinantikan untuk waktu lama. Man City harus mengeluarkan banyak uang untuk mencapai level ini.

Ada satu fakta menarik di balik sukses Man City ke final Liga Champions. Pada 2014 lalu, Sergio Aguero membuat sebuah pernyataan yang kini berada di ambang kenyataan.

Ketika itu, pada sebuah sesi wawancara dengan media Inggris, Aguero mengatakan tidak akan meninggalkan Man City sebelum meraih gelar juara Liga Champions. Kini, momen itu selangkah lagi jadi kenyataan.

Aguero telah sepakat berpisah dengan Man City akhir musim 2020/2021. Kontrak Aguero di Man City habis. Dan, sebelum berpisah, Aguero punya peluang untuk mewujudkan 'ramalan' pada 2014 lalu.

2 dari 2

Harus Lebih Solid

Aguero belum benar-benar mewujudkan 'ramalan' pada 2014 lalu. Masih ada laga final yang harus dimainkan, lawannya antara Real Madrid dan Chelsea. Man City pun diminta tampil lebih solid lagi jika ingin menjadi juara.

"Kamu harus solid dan setiap orang harus solid secara pertahanan dan itulah mengapa kami melakukannya," ucap winger Man City, Riyad Mahrez.

"Pertahanan kami tak diserang terlalu banyak dan saya pikir itulah mengapa kami ke final. Ini bagus. Kami memiliki satu laga lain di hari Sabtu mendatang dan kami harus memenangkan liga untuk kemudian berkonsetrasi di final Liga Champions," tutupnya.

Sumber: ESPN, UEFA