FOLLOW US:


Starting XI AS Roma yang Digeprek Manchester United 7-1, Halo Apa Kabarnya Nih?

30-04-2021 19:00

 | Dimas Ardi Prasetya

Starting XI AS Roma yang Digeprek Manchester United 7-1, Halo Apa Kabarnya Nih?
Francesco Totti © AFP

Bola.net - Skuat Manchester United pernah melumat AS Roma dengan skor 7-1 di pentas Liga Champions pada tahun 2007 silam.

Saat itu keduanya dipertemukan di babak perempat final. Di leg pertama yang digelar di Olimpico, AS Roma menang 2-1 atas Manchester United.

Lalu di pertemuan kedua, pada 10 April di Old Trafford, Man United mengamuk. Roma mereka geprek alias dilumat habis-habisan dengan skor telak 7-1.

Skuat Man United saat itu tentu masih dipimpin oleh Sir Alex Ferguson. Sementara AS Roma diarsiteki oleh Luciano Spalletti.

Roma saat itu juga masih diperkuat oleh ikon mereka, Francesco Totti. Jadi apa kabarnya Totti dkk itu saat ini?

Simak informasinya berikut ini Bolaneters.

1 dari 12

Kiper - Doni

Doni memperkuat AS Roma selama enam tahun. Ia cabut dari klub Serie A tersebut pada tahun 2011.

Setelah itu, pria asal Brasil ini pindah ke Inggris dan sempat memperkuat Liverpool selama dua tahun. Pada Januari tahun 2013, ia akhirnya pulang kampung dan memilih memperkuat Botafogo.

Tapi pada bulan Agustus, ia memilih untuk gantung sepatu. Keputusan itu ia ambil karena ia mengalami penyakit jantung.

Ia kemudian sempat terjun ke dunia wisata. Doni membangun taman rekreasi bertemakan dinosauris pada tahun 2017 lalu. Kini ia tampaknya juga terjun ke bidang real estate dan cukup sukses.

2 dari 12

Bek Kanan - Marco Cassetti

Marco Cassetti terus memperkuat AS Roma hingga tahun 2012. Setelah itu ia sempat berpetualang ke beberapa klub.

Ia sempat memperkuat Udinese. Namun ia tak sempat bermain di klub itu dan malah dipinjamkan ke Watford pada musim 2012-13.

Di musim berikutnya ia ditransfer secara permanen ke klub Inggris tersebut. Pada tahun 2015, Cassetti sempat bermain untuk klub Como. Sekarang ia tentu sudah gantung sepatu.

Cassetti sekarang terjun ke dunia kepelatihan. Sebelumnya ia sudah mengantongi Lisensi UEFA Pro.

3 dari 12

Bek Tengah - Philippe Mexes

Philippe Mexes terhitung pemain yang setia. Di sepanjang karirnya ia cuma memperkuat tiga klub saja; Auxerre, AS Roma, dan AC Milan.

Ia membela Roma dari tahun 2004 hingga 2011. Setelah itu pria asal Prancis ini gabung dengan Milan.

Ia cabut dari Milan pada Mei 2016. Pada November 2017, Mexes mengumumkan dirinya gantung sepatu.

Pasca pensiun, eks bek Timnas Prancis ini sepertinya sedang menikmati kehidupannya bersama dengan keluarganya. Ia tak terjun ke dunia kepelatihan seperti banyak eks pemain lainnya.

4 dari 12

Bek Tengah - Cristian Chivu

Cristian Chivu dulu merupakan pemain kebanggaan Rumania. Ia besar di Ajax dan kemudian sempat membela AS Roma selama empat tahun (2003-2007).

Setelah itu ia pndah ke klub Serie A lainnya, Inter Milan. Ia bermain bagi Nerrazzuri hingga tahun 2014.

Ia cabut dari Inter setelah sepakat untuk bersama-sama mengakhiri kontraknya di klub tersebut. DI hari yang sama ia juga mengumumkan dirinya pensiun dari sepak bola.

Kini Chivu terjun ke dunia kepelatihan. Pada 2019 lalu, ia sempat mengikuti kursus untuk mengambil lisensi UEFA Pro di Coverciano. Terakhir ia menjadi pelatih untuk tim U-18 Inter Milan.

5 dari 12

Bek Kiri - Christian Panucci

Christian Panucci adalah bek serba bisa asli Italia. Namanya memang tak sementereng Paolo Maldini atau Fabio Cannavaro, namun kualitasnya jangan dipertanyakan.

Ia pernah membela AC Milan, Real Madrid, dan Inter Milan. Namun klub yang paling lama ia bela di Italia adalah AS Roma.

Kolektor 57 caps di skuat Azzurri ini membela Roma dari tahun 2001 hingga 2009. Setelah itu ia pindah ke Parma dan bermain semusim saja sebelum akhirnya gantung sepatu.

Kini kehidupan Panucci tak jauh-jauh dari sepak bola. Ia jadi pelatih dan sempat menjadi asisten pelatih di Timnas Rusia. Kemudian ia sempat melatih Livorno dan Ternana serta timnas Albania.

6 dari 12

Gelandang Bertahan - David Pizarro

Salah satu gelandang top asal Chile yang pernah bermain di Serie A. David Pizzaro membela AS Roma selama enam tahun, dari 2006 hingga 2012.

Ia kemudian sempat memperkuat Fiorentina hingga 2015. Setelah itu, Pizarro balik ke Chile dan memperkuat Santiago Wanderers selama semusim.

Setelah itu, ia pindah klub lagi ke Universidad de Chile. Ia bermain di sana semusim sebelum akhirnya gantung sepatu pada akhir tahun 2018 lalu.

7 dari 12

Gelandang Bertahan - Daniele De Rossi

Pemain yang setia membela AS Roma. Ia memulai karir profesionalnya pada tahun 2001 dan baru berhenti bermain bagi Roma pada tahun 2019 lalu.

Namun Daniele De Rossi tidak langsung pensiun. Ia memilih bermain di Argentina pada musim 2019-20 lalu, tepatnya di klub Boca Juniors.

Ia cuma bermain tujuh kali saja bersama Boca. Pada akhirnya eks gelandang timnas Italia ini mengumumkan dirinya pensiun pada Januari 2020 lalu.

Pasca pensiun, ia mengambil kursus untuk mengambil lisensi pelatih UEFA A. Maret lalu, ia diangkat sebagai asisten Roberto Mancini di timnas Italia.

8 dari 12

Winger Kanan - Christian Wilhelmsson

Christian Wilhelmsson sebenarnya cuma numpang lewat di AS Roma. Ia memperkuat I Lupi dengan status pinjaman saat itu dari klub Nantes.

Pemain asal Swedia itu bermain selama setengah musim saja bersama Roma. Setelah itu Wilhelmsson melanglang buana ke berbagai kompetisi.

Ia sempat membela Bolton Wanderers di Inggris. Kemudian ia juga sempat membela Deportivo La Coruna.

Pada tahun 2008 hingga 2012, ia memperkuat klub Al-Hilal di Arab Saudi dan sempat dipinjamkan ke Al Ahli pada musim 2011-12. Setelah itu ia bermain di LA Galaxy, Baniyas, Mjallby AIF dan terakhir sebelum pensiun, ia memperkuat Torsby IF.

Sekarang ia terjun ke dunia bisnis dan menjadi pemilik Star Agency, yang berbasis di Dubai.

9 dari 12

Gelandang Serang - Mirko Vucinic

Mirko Vucinic merupakan eks pemain timnas Montenegro. Ia memperkuat AS Roma selama lima tahun, tepatnya dari tahun 2006 hingga 2011.

Setelah Roma, ia pindah ke Juventus. Vucinic bermain bagi Bianconeri sampai tahun 2014.

Dari Italia, ia memutuskan berpetualang ke klub asal Dubai, Al Jazira. Pada tahun 2017, Vucinic akhirnya gantung sepatu.

Pasca pensiun, ia memulai karir di cabang olahraga lain yang masih berhubungan dengan bola yang bundar, yakni golf. Ia bergabung dengan klub golf Princess Milica di Montenegro.

10 dari 12

Winger Kiri - Mancini

Salah satu winger ciamik asal Brasil yang pernah bermain di Italia. Mancini membela AS Roma dari tahun 2003 hingga 2008.

Setelah itu ia sempat membela Inter Milan dan AC Milan. Pada 2011, ia memutuskan balik ke Brasil dan memperkuat Atletico Mineiro dan Bahia.

Mancini juga sempat memperkuat Villa Nova dan America-MG, sebelum akhirnya pensiun pada tahun 2016. Ia kini terjun sebagai pelatih.

Terakhir, ia menjadi pelatih di klub Serie A Italia, Foggia pada Agustus 2019 lalu. Sayangnya karirnya sebagai pelatih pendek saja karena langsung mengundurkan diri setelah menjalani satu laga saja.

11 dari 12

Penyerang Tengah - Francesco Totti

One Man Club. Ya, Francesco Totti di sepanjang karirnya memang cuma memperkuat satu klub saja yakni AS Roma. Ia mengawali karir profesionalnya bersama I Lupi pada 1992 silam.

Banyak klub telah mencoba merekrutnya. Namun semuanya kembali dengan tangan hampa.

Totti mengakhiri karirnya pada tahun 2017. Saat itu pula ia berhenti memperkuat Roma.

Pasca pensiun, Totti sempat menjadi direktur Roma dan mengambil kursus untuk mengambil lisensi UEFA B. Namun ia berhenti di tengah jalan karena kesibukannya sebagai direkrut di I Lupi.

Francesco Totti kemudian mengundurkan diri dari jabatannya sebagai direktur AS Roma. Di luar itu, ia memiliki sejumlah bisnis, di antaranya akademi sepak bola, kamp sepak bola untuk anak-anak berkebutuhan khusus dan tim balap bernama Totti Top Sport.

12 dari 12

Pelatih - Luciano Spalletti

Luciano Spalletti menukangi AS Roma dari tahun 2005 hingga 2009. Setelah itu pelatih plontos ini berkarir di Rusia bersama klub Zenit St Petersburg selama lima tahun.

Pada musim 2016-17, ia kembali ke Italia. Spalletti kembali menerima tugas sebagai pelatih AS Roma.

Setelah itu, Luciano Spalletti menerima tantangan untuk membangkitkan Inter Milan. Namun pada 2019 kemarin, ia digantikan oleh Antonio Conte. Sekarang ia masih menganggur.

(UEFA/Wiki)