Berduka Cita, Jokowi Minta Liga 1 2022/2023 Dihentikan Sementara

Aga Deta | 2 Oktober 2022 12:21
Skuad Timnas Indonesia U-16 bertemu Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, Rabu (17/8/2022) (c) Biro Pers Sekretariat Presiden/Laily Rachev

Bola.net - Kerusuhan yang terjadi usai laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya pada pekan ke-11 Liga 1 2022/2023, di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022) malam WIB, tak luput dari perhatian Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Jokowi turut berbela sungkawa. Ia juga menyebut korban tewas dalam kerusuhan itu mencapai 129 jiwa.

Sebelumnya pada Minggu (2/10) dini hari, Polda Jawa Timur (Jatim) menginformasikan ada 127 orang yang meninggal dunia. Jumlah itu kemungkinan dapat bertambah karena seratusan orang masih dirawat di berbagai rumah sakit di Malang.

"Saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya 129 orang saudara-saudara kita dalam tragedi sepak bola di Kanjuruhan, Malang, Jatim," ujar Jokowi.

1 dari 1 halaman

Minta Kompetisi Dihentikan Sementara

Jokowi pun meminta agar Liga 1 2022/2023 dihentikan sementara. Sebelumnya, PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator telah memutuskan untuk menghentikan kompetisi selama sepekan.

"Saya memerintahkan PSSI untuk menghentikan sementara Liga 1 sampai evaluasi dan perbaikan prosedur pengamanan dilakukan," tegas Jokowi.

"Saya menyesalkan terjadinya tragedi ini dan saya berharap ini adalah tragedi terakhir sepak bola di Tanah Air. Jangan sampai ada lagi tragedi kemanusiaan seperti ini di masa yang akan datang."

"Sportivitas, rasa kemanusiaan, dan rasa persaudaraan bangsa Indonesia harus kita jaga bersama," imbuh Jokowi.

Adapun, kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan bermula saat suporter menyerbu lapangan usai Arema FC kalah 2-3. Aksi itu direspons polisi dengan menghalau dan menembakkan gas air mata.

(Bola.net/Fitri Apriani)

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR