
Bola.net - Para pesepakbola Indonesia dinilai berpeluang besar tampil di kompetisi Eropa. Keyakinan ini diungkapkan Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin.
Menurut Djohar, Indonesia merupakan negara yang sebagian besar penduduknya cinta sepakbola. Bahkan, untuk urusan penonton liga-liga dunia yang disiarkan di televisi, Indonesia juga termasuk di atas rata-rata, baik dari segi kuantitas maupun fanatisme.
"Tentu saja, hal ini tak lepas dari pengamatan manajemen klub-klub luar negeri. Buktinya, mereka saat ini sedang giat membuka dan merawat pasar mereka yang ada di Indonesia. Dengan kedatangan tim-tim tersebut ke Indonesia misalnya," ujar Djohar, pada Bola.net.
"Hal ini bisa saja berlanjut misalnya mereka merekrut pemain kita. Selain karena masalah bisnis tadi, hal tersebut tentunya tak lepas mulai dari meningkatnya permainan pesepakbola kita," sambungnya.
Namun demikian, Djohar mengatakan bahwa minat klub-klub tersebut meminang pemain asal Indonesia juga harus diiringi meningkatnya kualitas pemain tersebut. Karena itu, dia menghimbau agar akademi-akademi dan sekolah sepakbola (SSB) yang ada bisa berperan besar dalam meningkatkan mutu pesepakbola.
"Jika mereka menggunakan kurikulum yang benar, kita bisa berharap output mereka akan bagus. Jika itu yang terjadi, pasti tak perlu waktu lama pemain kita akan menembus kompetisi-kompetisi papan atas di Eropa," tandasnya.[initial]
(den/dzi)
Menurut Djohar, Indonesia merupakan negara yang sebagian besar penduduknya cinta sepakbola. Bahkan, untuk urusan penonton liga-liga dunia yang disiarkan di televisi, Indonesia juga termasuk di atas rata-rata, baik dari segi kuantitas maupun fanatisme.
"Tentu saja, hal ini tak lepas dari pengamatan manajemen klub-klub luar negeri. Buktinya, mereka saat ini sedang giat membuka dan merawat pasar mereka yang ada di Indonesia. Dengan kedatangan tim-tim tersebut ke Indonesia misalnya," ujar Djohar, pada Bola.net.
"Hal ini bisa saja berlanjut misalnya mereka merekrut pemain kita. Selain karena masalah bisnis tadi, hal tersebut tentunya tak lepas mulai dari meningkatnya permainan pesepakbola kita," sambungnya.
Namun demikian, Djohar mengatakan bahwa minat klub-klub tersebut meminang pemain asal Indonesia juga harus diiringi meningkatnya kualitas pemain tersebut. Karena itu, dia menghimbau agar akademi-akademi dan sekolah sepakbola (SSB) yang ada bisa berperan besar dalam meningkatkan mutu pesepakbola.
"Jika mereka menggunakan kurikulum yang benar, kita bisa berharap output mereka akan bagus. Jika itu yang terjadi, pasti tak perlu waktu lama pemain kita akan menembus kompetisi-kompetisi papan atas di Eropa," tandasnya.[initial]
Semua Tentang Kompetisi Indonesia Ada Disini!
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 00:40Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 23:40MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
Resmi! Usai Tinggalkan Persebaya, Bruno Moreira Gabung Klub Thailand dan Main Bareng Asnawi Mangkualam
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
