FOLLOW US:


Menjamu Borneo FC, Arema Anggap Lebih dari Sekadar Balas Dendam

11-09-2019 12:08

 | Gia Yuda Pradana

Menjamu Borneo FC, Arema Anggap Lebih dari Sekadar Balas Dendam
Arema FC © Arema FC Official

Bola.net - Arema FC menyebut tak mau menuntaskan dendam mereka kala kembali bertemu Borneo FC pada laga lanjutan Shopee Liga 1 musim 2019. Klub berlogo singa mengepal ini menyebut ada yang jauh lebih penting ketimbang balas dendam dalam pertandingan tersebut.

"Ini sama sekali bukan tentang balas dendam. Ini adalah bagian kompetisi, mungkin juga soal gengsi," ucap Pelatih Arema, Milomir Seslija.

"Ini adalah sebuah pertandingan yang sangat krusial," sambungnya.

Arema akan menghadapi Borneo FC pada laga pekan ke-18 Shopee Liga 1 musim 2019. Pertandingan ini akan dihelat di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Jumat (13/09) mendatang.

Pertandingan ini akan menjadi pertemuan kedua Arema dengan Borneo pada musim ini. Pada pertemuan pertama lalu, Arema harus menelan kekalahan dua gol tanpa balas kala berjamu ke kandang Pesut Etam. Dua gol Borneo pada laga yang dihelat di Stadion Segiri Samarinda, Rabu (22/05) ini dicetak Abrizal Umanailo dan Lerby Eliandry.

Saat ini, Arema berada di posisi empat klasemen sementara Liga 1 dengan raihan 26 poin dari 16 pertandingan. Sementara, Borneo berada di peringkat enam dengan koleksi 25 angka dari 16 laga.

Bagaimana Milo memandang kekalahan anak asuhnya pada pertemuan pertama dengan Borneo lalu? Simak di bawah ini.

1 dari 1

Bukan Semata Teknis

Bukan Semata Teknis
Borneo FC © Bola.com/Vincentius Atmaja

Milo menyebut, kekalahan anak asuhnya pada putaran pertama lalu, bukan berarti timnya lebih lemah dari Pesut Etam. Pelatih asal Bosnia ini menilai kekalahan tersebut sejatinya tak sekadar urusan teknis belaka.

"Kami berdua sama-sama bermain buruk pada pertandingan tersebut," kata Milo.

"Gol-gol yang bersarang ke gawang Arema pun lebih karena ketidakberuntungan kami," sambungnya.

Selain itu, menurut Milo, anak asuhnya gagal fokus pada pertandingan tersebut. Hal ini, sambung pelatih berusia 55 tahun tersebut, tak lepas dari keberhasilan mereka, yang waktu itu baru menjuarai Piala Presiden 2019.

"Kami waktu itu ada di awang-awang. Namun, setelah kekalahan dari mereka, kami bisa bangkit kembali," tutur Milo.

"Saat ini, kami memiliki motivasi tinggi untuk bisa meraih kemenangan pada pertandingan yang akan dijalani, termasuk lawan Borneo," ia menandaskan.

(Bola.net/Dendy Gandakusumah)