FOLLOW US:


Pelatih Tak Punya Kemampuan, Pembinaan Usia Muda Susah Berjalan

18-07-2015 14:50
Pelatih Tak Punya Kemampuan, Pembinaan Usia Muda Susah Berjalan
PSSI © PSSI
Bola.netBola.net - Instruktur Pelatih sekaligus Asisten Pelatih Persija Jakarta, Satia Bagdja, mengaku dibuat gigit jari lantaran program kursus pelatih lisensi C AFC batal diselenggarakan.

Hal tersebut, sebagai akibat dari sanksi FIFA yang dijatuhkan untuk sepak bola Indonesia karena intervensi yang dilakukan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi.

Kursus pelatih C AFC yang digelar PSSI, semula dijadwalkan digelar 1-13 Juni. Sedangkan sebelumnya, juga diselenggarakan 16-28 Februari, 2-15 Maret, 6-18 April. Para peserta yang di antaranya merupakan pesepakbola seperti Eduard Ivakdalam, Budi Sudarsono, Firman Utina, harus angkat koper.

"Tentu hal tersebut sangat disayangkan. Pendidikan kepelatihan menjadi tidak bisa digelar. Padahal waktu itu, pemain seperti Ivakdalam, termasuk peserta dari Aceh sudah datang, namun batal ikut kursus kepelatihan AFC," ungkap Satia Bagdja.

"Negara sebesar ini tentu perlu punya pelatih banyak. Akhirnya, pembinaan usia muda menjadi susah berjalan baik karena dilatih pelatih yang belum punya kemampuan melatih usia dini," tambahnya.

Jika tidak aral yang merintangi, program kursus pelatih C AFC akan kembali digelar pada 14-26 September, 5-17 Oktober, 2-14 November, 1-12 Desember. PSSI dalam programnya juga berencana menggelar kursus pelatih lisensi B AFC pada 23 November13 Desember. Adapun kursus pelatih A AFC rencanaya 27 Juli-25 Agustus.

PSSI juga berencana menggelar kursus pelatih fisik level 1 AFC pada 16-21 November. Adapun kursus pelatih kiper level 1 AFC rencananya diselenggarakan 16-21 Desember.

Sementara untuk kursus pelatih futsal level 1 AFC 31 Agustus-5 September, 26-31 Oktober, dan 9-14 November. Adapun kursus pelatih futsal level 2 AFC rencananya 16-21 Desember.

Satia Bagdja pun berharap, hal tersebut menjadi perhatian. Dengan begitu, sepak bola Indonesia bisa lebih baik.