FOLLOW US:


Pergantian Pemain Diubah, Yuk Simak 6 Aturan Baru yang Berlaku Shopee Liga 1 2020

14-09-2020 07:40

 | Asad Arifin

Pergantian Pemain Diubah, Yuk Simak 6 Aturan Baru yang Berlaku Shopee Liga 1 2020
Duel antara pemain muda Arema FC, Feby Eka Putra, dan bek senior Persib Bandung, Supardi Nasir, kala kedua tim bertemu di pekan kedua Shopee Liga 1 2020 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (8/3/2020). © Bola.com/Iwan Setiawan

Bola.net - Shopee Liga 1 2020 bakal kembali bergulir pada awal Oktober yang akan datang. Beberapa aturan baru akan diberlakukan pada kompetisi kasta paling tinggi di Indonesia itu menyusul situasi pandemi COVID-19 yang terjadi.

Setelah menghentikan kompetisi Shopee Liga 1 2020 pada Maret lalu, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru, selaku federasi dan operator kompetisi sepak bola Indonesia, akhirnya memutuskan bahwa 1 Oktober 2020 merupakan waktu yang ideal untuk melanjutkan kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia itu.

Satu di antara pertimbangan di balik keputusan PSSI itu adalah persiapan para pemain muda Indonesia yang akan menjadi pilar Timnas Indonesia U-20 di Piala Dunia U-20 2021, di mana Indonesia telah ditetapkan sebagai tuan rumah oleh FIFA.

Pro dan kontra mewarnai keputusan PSSI untuk melanjutkan kompetisi. Sejumlah klub, seperti Madura United, Persebaya Surabaya, dan Barito Putera, awalnya tidak menyetujui kompetisi berlanjut lantaran tak ada tanda-tanda pandemi COVID-19 di Indonesia bakal segera berakhir.

Namun, dengan sejumlah pertimbangan dan rencana kebijakan baru yang bakal diterapkan dalam lanjutan Liga 1 2020, termasuk dengan adanya rencana memberikan sanksi cukup berat kepada klub yang tidak melanjutkan kompetisi, akhirnya semua kontestan pun bersiap untuk melanjutkan kompetisi.

Tentunya ada sejumlah regulasi dan kebijakan baru yang bakal mewarnai lanjutan Shopee Liga 1 2020, yang rencananya digelar mulai 1 Oktober 2020 hingga 28 Februari 2021. Apa saja yang baru dalam lanjutan Liga 1 2020 itu?

1 dari 6

Pergantian Pemain

Pergantian Pemain
Persija Jakarta © Bola.com/M Iqbal Ichsan

Dalam sebuah pertandingan sepak bola, normalnya masing-masing tim mendapatkan kesempatan untuk melakukan tiga kali pergantian selama 90 menit. Namun, karena kesepakatan yang diatur oleh Badan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB), pergantian pemain dalam sebuah laga sepak bola pun diubah.

Seperti permintaan IFAB, yang mengatur law of the game sepak bola, kepada FIFA, peraturan pergantian pemain diubah. IFAB memberi saran agar pergantian pemain yang semula hanya tiga pemain setiap timnya, diubah menjadi lima pemain.

Hal tersebut juga diterapkan oleh kompetisi-kompetisi sepak bola di Eropa ketika melanjutkan kompetisi musim 2019/2020 lalu. Dan tentu Shopee Liga 1 2020 pun mengikuti kebijakan ini.

Pertimbangan pertama karena sisa kompetisi yang masih panjang, di mana setiap tim masih akan melakoni 31 hingga 32 pertandingan lagi dalam kurun waktu lima bulan, dari 1 Oktober 2020 hingga 28 Februari 2021. Belum lagi jadwal pertandingan bakal sangat padat, di mana setiap tim akan bermain dalam jeda 4 hari yang membuat setiap klub bisa bertanding sampai 6 atau 7 kali dalam satu bulan.

Belum lagi kebijakan setiap tim yang bertandang wajib menggunakan transportasi darat. Meski tim-tim dari luar Jawa sudah dipastikan menjadi tim musafir di Yogyakarta, namun bagi sebagian tim yang tetap menggunakan markas utamanya, seperti Bhayangkara FC, Persib Bandung, Persikabo, Persela Lamongan, dan Arema FC akan menjadi perjalanan yang melelahkan harus berpergian menggunakan bus dan menempuh 7-12 jam perjalanan.

Kebijakan pergantian lima pemain ini setidaknya bisa membantu setiap klub mengelola kebugaran pemainnya dalam mengaruni perjalanan musim yang masih panjang.

2 dari 6

Protokol Kesehatan yang Ketat

Protokol Kesehatan yang Ketat
Tes swab pemain Persebaya Surabaya © Official Persebaya

Ini merupakan kebijakan yang paling utama dalam lanjutan Shopee Liga 1 2020. Penerapan protokol kesehatan menjadi prioritas utama dalam lanjutan kompetisi ini, di mana setiap klub sepakat melanjutkan musim ini karena mendapatkan jaminan penerapan protokol kesehatan.

Penerapan protokol kesehatan tersebut diterapkan klub sejak memulai aktivitas latihan bersama dalam persiapan menuju lanjutan Liga 1 2020. Setiap klub menggelar rapid test dan swab test ketika mengumpulkan para pemainnya dan memastikan latihan bersama aman setelah para pemain dipastikan negatif dari COVID-19.

Bahkan PT Liga Indonesia Baru memastikan setiap klub bakal mendapatkan kesempatan menggelar 11 kali swab test ketika kompetisi Liga 1 2020 berlanjut. Swab test tersebut akan berlangsung setiap dua pekan.

Setiap klub memang harus melakukan swab test mandiri ketika mengumpulkan pemain dalam persiapan menjalani Liga 1 2020. Namun, menjelang laga perdana lanjutan kompetisi, PT LIB bakal menanggung pelaksanaan swab test yang dijalani klub-klub peserta.

Bahkan PT LIB menegaskan bahwa setiap klub peserta kompetisi harus memastikan para pemain dalam kondisi sehat jelang pertandingan. Satu di antaranya adalah tidak memperbolehkan pemain yang dalam kondisi flu untuk bermain.

3 dari 6

Tanpa Penonton di Stadion

Tanpa Penonton di Stadion
Salah satu aksi suporter Persebaya Surabaya © Bola.com/Aditya Wany

Sebagai pendukung dari penerapan protokol kesehatan yang ketat, kompetisi Shopee Liga 1 2020 akan digelar tanpa adanya penonton di stadion. Hal ini memang sempat mengundang perdebatan karena setiap klub peserta cukup mengandalkan pemasukan dari penjualan tiket pertandingan.

Sayangnya, pandemi COVID-19 membuat risiko penularan atau terbentuknya cluster stadion memaksa kompetisi harus digelar tanpa ada penonton di stadion.

Namun, para penggemar sepak bola Indonesia dan suporter dari ke-20 klub peserta Liga 1 2020 tidak perlu khawatir. Dukungan untuk tim kesayangan tetap bisa diberikan dari jauh jauh, di mana EMTEK Group melalui Indosiar, O Channel, dan Vidio, berkomitmen menayangkan semua pertandingan tersisa di Liga 1 2020.

Bahkan EMTEK Group akan berusaha membuat atmosfer pertandingan tetap semarak seperti yang dilakukan saat kompetisi-kompetisi sepak bola di Eropa berlanjut lagi setelah sempat terhenti karena masalah yang sama.

4 dari 6

Tanpa Degradasi

Tanpa Degradasi
Kapten Persela, Eky Taufik, dan pelatih Nil Maizar © Bola.com/Aditya Wany

Kebijakan ini sudah ditetapkan oleh PSSI dan PT LIB sejak memutuskan Shopee Liga 1 2020 berlanjut kembali. Hal tersebut karena Liga 1 tahun ini benar-benar berbeda dari tiga edisi sebelumnya.

Kebijakan ini diambil satu di antara pertimbangannya karena enam klub di antara 18 peserta Liga 1 2020 harus menjadi tim musafir karena kompetisi terpusat di Pulau Jawa.

Meski Persija Jakarta juga memutuskan untuk menggunakan Stadion Sultan Agung Bantul dan tidak bermarkas di Jakarta, enam klub dari luar Jawa, seperti Persiraja Banda Aceh, PSM Makassar, Barito Putera, Borneo FC, Persipura Jayapura, dan Bali United tak punya pilihan selain mengikuti arahan PSSI untuk bermarkas di Pulau Jawa, di mana mayoritas bakal bermarkas di Yogyakarta.

Hal tersebut membuat PT LIB dan PSSI memutuskan untuk tidak mengadakan degradasi pada akhir musim nanti. Namun, rencananya tetap akan ada promosi dari Liga 2 ketika kompetisi Liga 1 2021 bergulir, di mana hanya akan dua klub yang promosi pada saat itu, berbeda dengan sebelumnya, di mana ada tiga klub yang promosi.

Dengan demikian, Liga 1 2021 tidak lagi hanya diikuti oleh 18 tim, melainkan ada 20 tim yang bersaing di kasta tertinggi sepak bola Indonesia itu.

5 dari 6

Pemain U-20

Pemain U-20
Dicky Kurniawan mencetak gol pada laga uji coba bersama Persebaya Surabaya © Offcial Persebaya

Seperti halnya satu pertimbangan utama ketika kompetisi Shopee Liga 1 2020 diputuskan bergulir kembali, yaitu memberikan kesempatan dan jam terbang kepada pemain muda untuk membentuk Timnas Indonesia U-20 yang bakal tampil di Piala Dunia U-20 2021, regulasi untuk memiliki pemain muda pun ditetapkan.

Awalnya regulasi pemain muda kategori U-20 diprediksi akan berjalan seperti aturan pemain muda di Liga 1 2017. Saat itu setiap klub wajib mendaftarkan pemain muda kategori U-22 ke dalam tim dan mewajibkan klub untuk memainkannya dalam durasi waktu tertentu dalam setiap pertandingan.

Namun, pada akhirnya PT LIB menjelaskan bahwa setiap klub hanya wajib memiliki dua pemain U-20 di dalam timnya dan ada dalam daftar susunan pemain pada setiap pertandingan. Hal ini untuk mengakomodasi adanya beberapa tim yang kekurangan pemain U-20.

Bahkan PT LIB memastikan pemain U-20 itu hanya wajib masuk dalam daftar susunan pemain. Tapi, anehnya pelatih tidak wajib untuk memainkannya dalam setiap pertandingan. Namun, hal ini memang untuk mengantisipasi ketika setiap klub harus melepaskan pemain U-20 mereka mengikuti pemusatan latihan sebagai persiapan untuk Piala Dunia U-20 2021.

Yang menarik, ada tiga klub yang mendapatkan investasi pemain asing asal Brasil yang masih muda, dan kabarnya bakal menjadi naturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia U-20 di Piala Dunia U-20 2021. Dua pemain berlatih bersama Persija Jakarta, dua pemain lainnya di Arema FC, dan satu lagi di Madura United.

6 dari 6

Bursa Transfer Dibuka Lebih Awal

Bursa Transfer Dibuka Lebih Awal
Latihan Sylvano Comvalius di Persipura © Bola.com/Iwan Setiawan

Satu kebijakan lain jelang lanjutan Shopee Liga 1 2020 adalah bursa transfer yang akan dibuka lebih awal. Setelah mendengarkan aspirasi dan mengakomodasi kebutuhan para kontestan kompetisi, PSSI memutuskan memajukan bursa transfer periode kedua.

Hal ini tidak lepas dari banyaknya pemain asing yang mundur dari klubnya masing-masing jelang lanjutan Liga 1. Petteri Pennanen menjadi pemain pertama yang mundur dari klubnya, Persikabo.

Kemudian sejumlah pemain mulai mengambil sikap yang sama, seperti Jonathan Bauman dan Oh In-kyun dari Arema FC dan Sylvano Comvalius dan Arthur Cunha dari Persipura Jayapura.

Awalnya, bursa transfer periode kedua Shopee Liga 1 2020 merujuk kepada kalendar FIFA, yaitu pada 20 Juli hingga 19 Agustus 2020. Namun, karena kompetisi terhenti dan periode pertandingan menjadi berantakan, PT LIB mengubahnya menjadi 8 hingga 23 Desember 2020.

PSSI, selaku pembuat regulasi, memilih untuk memajukan periode transfer pemain sebelum lanjutan Liga 1 2020 dimulai. Namun, PSSI masih belum mengungkapkan periode pastinya.

"Sebetulnya tidak harus kami sampaikan hari ini. Nanti biar PT LIB yang mengumumkan. Sedikit kami sampaikan, ada pendaftaran pemain baru yang kami percepat. Kami mengantisipasi pemain asing yang susah masuk ke Indonesia," kata Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi, pada konferensi pers lanjutan Shopee Liga 1, Jumat (11/9/2020).

"Kami memberikan keleluasaan kepada klub untuk mendatangkan pemain baru. Nanti selengkapnya disampaikan oleh PT LIB saat workshop Shopee Liga 1. Di sana nantinya, akan dijelaskan secara detail," jelasnya.

Yunus Nusi masih merahasiakan rincian peraturan pada bursa transfer periode kedua Shopee Liga 1. Apakah boleh mendatangkan pemain asing dan lokal, atau hanya pemain asing saja. Pada keputusan PT LIB sebelumnya, para peserta dilarang untuk mendatangkan pemain dari sesama kontestan kompetisi.

Disadur dari Bola.com (Penulis: Benediktus Gerendo, 14 September 2020)